skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
3 Macam Cara Mencegah Penyakit Asma

3 Macam Cara Mencegah Penyakit Asma

Penyakit asma ini terjadi karena adanya peradangan di dalam saluran pernafasan dan bronkus. Bronkus ini merupakan organ kecil didalam tubuh yang berbentuk tabung dan fungsinya adalah sebagai tempat gelembung udara masuk dan keluar dari dalam tubuh. organ bronkus yang dimiliki oleh para penderita asma biasanya lebih sensitive serta mudah terjadi peradangan di dalamnya.

Adapun beberapa faktor penyebab penyakit asma yaitu:

  1. Faktor Makanan

Makanan juga menyebabkan timbulnya asma. Beberapa makanan yang dapat menyebabkan asma dan perlu untuk dihindari diantaranya adalah makanan junk food yang memiliki kadar MSG dan pengawet yang tinggi, minuman es atau dingin, kacang dan coklat yang mengandung allergen.

  1. Bawaan atau Turunan

Asma merupakan penyakit turunan. Jika riwayat keluarga kita pernah memiliki asma, maka tidak menutup kemungkinan anda atau anak anda juga akan mengidap penyakit tersebut. Jadi perlu diketahui kalau penyakit asma itu tidak menular melainkan penyakit keturunan.

  1. Faktor Lingkungan

Lingkungan yang kotor yang dipenuhi dengan debu dan asap merupakan awal dari timbulnya asma. Debu yang terdapat dirumah maupun ditempat umum lainnya adalah penyebab terjadinya asma, begitu halnya dengan asap rokok asap kendaraan dan asap-asap lainnya, semua itu merupakan faktor pemicu penyakit asma.

Gejala Penyakit Asma

Gejala asma yang timbul adalah sulit bernapas, perut kelihatan tertarik ke atas karena anak berusaha menarik napas, gejala asma tampak tercekik, napas berbunyi atau mengi (wheezing), gejala asma juga menyebabkan batuk terus-menerus, dan gejala asma membuat bibir tampak kebiruan (cyanosis) karena kekurangan oksigen.

Gejala asma lainnya yang biasa ditemukan pada penyakit asma adalah napas berbunyi “ngik” ada batuk kering dan rasa sakit di dada. Pada penderita berat, gejala asma dapat disertai sesak napas, jantung berdebar, berkeringat, susah tidur, dan sulit diajak bicara.

Diagnosis Asma

Untuk mengetahui apakah seorang pasien menderita penyakit asma, maka dokter perlu melakukan sejumlah tes. Namun sebelum tes dilakukan, dokter biasanya akan mengajukan pertanyaan pada pasien mengenai gejala apa saja yang dirasakan, waktu kemunculan gejala tersebut, dan riwayat kesehatan pasien serta keluarganya.

Jika seluruh keterangan yang diberikan pada pasien mengarah pada penyakit asma, maka selanjutnya dokter bisa melakukan tes untuk memperkuat diagnosis, misalnya:

– Pengukuran Status Alergi,

– CT Scan,

– Spirometri,

– Tes Arus Puncak Ekspirasi (APE),

– Uji Provokasi Bronkus,

– Rontgen.

Jika seseorang terdiagnosis mengidap asma saat kanak-kanak, gejalanya mungkin bisa menghilang ketika dia remaja dan muncul kembali saat usianya lebih dewasa. Namun gejala asma yang tergolong menengah atau berat di masa kanak-kanak, akan cenderung tetap ada walau bisa juga muncul kembali. Kendati begitu, asma bisa muncul di usia berapa pun dan tidak selalu berawal dari masa kanak-kanak.

Cara Mencegah Penyakit Asma

Apabila anda terdiagnosis ataupun mengalami gejala asma segeralah lakukan pencegahan. Berikut beberapa cara mencegah asma:

  1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang kotor merupakan salah satu penyebab terjadinya asma. Sehingga kebersihan lingkungan misalnya rumah sangat penting diperhatikan. Rumah sebaiknya tidak lembab, cukup ventilasi dan cahaya matahari.

  1. Menghindari Faktor Pencetus

Menghindari faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit asma merupakan cara mudah yang dapat kita lakukan. Misalnaya menghindari alergen yang sering menyebabkan asma seperti bulu hewan, tungau debu dan serbuk sari.

  1. Menjaga Kesehatan

Menjaga kesehatan merupakan usaha yang tidak terpisahkan dari pengobatan penyakit asma. Bila penderita lemah dan kurang gizi, tidak saja mudah terserang penyakit tetapi juga berarti mudah untuk mendapat serangan penyakit asma beserta komplikasinya.

Usaha menjaga kesehatan ini antara lain berupa makan makanan yang bernilai gizi baik, minum banyak, istirahat yang cukup, rekreasi dan olahraga yang sesuai.

Apa Itu Pulmohealer?

Obat Penyakit Paru-Paru Pulmohealer adalah formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit Tuberkulosis,Asma, Bronkitis, legionnaire, Paru-Paru Basah, Pneomonia Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer memiliki kandungan antibiotik alami yang mampu membersihkan racun dalam darah, memperbaiki sel-sel yang rusak (regenerasi sel), bersifat antipiretik, analgesic, dan diuretic. Sangat berkhasiat dan signifikan menurunkan gula darah.