skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
4 Gejala Umum Penyakit Thypoid!

4 Gejala Umum Penyakit Thypoid!

Thypoid adalah penyakit akut yang disertai dengan demam, yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi atau Salmonella paratyphi. Bakteri tersebut ditemukan di air atau makanan yang terkontaminasi dan disebarkan oleh orang lain di area yang sama.

Thypoid umum terjadi di negara-negara berkembang, terutama pada anak-anak. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, namun dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun.

Kuman Thypoid masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau air yang kita konsumsi. Seorang penderita Thypoid dapat mencemari air di sekitarnya melalui kotoran yang penuh dengan kuman Thypoid. Air yang tercemar ini bila digunakan untuk mengolah makanan maka makanan pun akan ikut tercemar terutama makanan yang tidak dimasak dengan baik.

Tidak semua penderita Thypoid mengalami gejala yang kasat mata, banyak diantaranya yang walaupun terinfeksi tetapi tidak merasakan apa apa. Nah, mereka inilah yang berbahaya sebab mereka dapat menulari orang lain sementara karena tidak merasakan sakit, mereka enggan untuk ke dokter berobat. Orang orang seperti ini dikenal dengan nama carier.

Kuman Thypoid berkembang biak dan bertambah banyak di dalam kandung empedu dan hati yang selanjutnya masuk ke dalam usus. Hebatnya, kuman ini mampu bertahan berminggu minggu di dalam air atau kubangan yang telah kering.

Gejala Thypoid

Gejala Thypoid berangsur-angsur akan muncul setelah seseorang terinfeksi kuman selama satu sampai dua minggu. Gejala Thypoid dapat berupa gejala sistemik (umum) dan gejala pada saluran pencernaan.

Gejala umum pada Thypoid yang sering muncul antara lain:

  • Demam dengan suhu badan yang naik dan turun terutama pada sore dan malam hari
  • Sakit kepala yang dirasakan terutama di kepala bagian depan
  • Nyeri otot dan pegal-pegal
  • penurunan nafsu makan

Gejala pada saluran pencernaan, yaitu:

  • mual dan muntah
  • sakit perut
  • konstipasi (susah buang air besar) dengan perut kembung, lebih cendrung pada dewasa.
  • mencret (diare) lebih cendrung pada anak-anak.
  • buang air besar berdarah.

Gejala Thypoid pada anak biasanya berupa demam yang tinggi terus menerus selama lebih dari tujuh hari, disertai gejala saluran pencernaan seperti mual muntah, sakit perut, mencret dan buang air besar berdarah.

Pengobatan Thypoid

Jika Thypoid didiagnosis pada tahap awal, sederet tablet antibiotik dapat diresepkan untuk Anda. Kebanyakan orang perlu mengkonsumsi ini selama 7-14 hari. Beberapa strain bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan Thypoid telah resistensi terhadap satu atau lebih jenis antibiotik. Ini menjadi masalah khususnya peningkatan dalam infeksi Thypoid yang berasal di Asia Tenggara.

Oleh karena itu, setiap darah, tinja atau urin sampel yang diambil selama diagnosis, biasanya akan diuji di laboratorium sehingga Anda dapat diobati dengan antibiotik yang tepat. Gejala seharusnya mulai membaik dalam 2-3 hari minum antibiotik, tapi sangat penting bahwa Anda menyelesaikan seluruh pengobatan untuk membantu memastikan bakteri benar-benar dikeluarkan dari tubuh Anda.

Pastikan bahwa Anda beristirahat, minum banyak cairan dan makan makanan biasa. Anda mungkin dapat mentolerir makan kecil, makan lebih sering daripada tiga kali makan besar dalam sehari.

Anda juga harus berhati-hati dalam kebersihan personal, seperti rutin mencuci tangan dengan sabun dan air hangat, untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi kepada orang lain. Hubungi dokter sesegera mungkin jika gejala bertambah buruk atau jika Anda terkena gejala baru saat dirawat di rumah.

Dalam beberapa kasus gejala ringan atau infeksi bisa kambuh. Hal ini dikenal sebagai relaps. Kebanyakan orang yang dirawat karena Thypoid dapat kembali bekerja atau sekolah segera setelah mereka mulai merasa lebih baik.

Pengecualian untuk ini adalah orang-orang yang bekerja dengan makanan dan orang yang rentan terhadap penyakit seperti anak-anak di bawah 5 tahun, orang tua dan orang-orang dalam kesehatan yang buruk. Dalam kasus ini, Anda hanya dapat kembali bekerja setelah tes pada tiga sampel tinja diambil pada interval mingguan telah menunjukkan bahwa bakteri tidak lagi ada.