skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
7 Cara Mengatasi Penyakit Diare Yang Sederhana

7 Cara Mengatasi Penyakit Diare Yang Sederhana

Menurut WHO pengertian penyakit diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair (mencret) sebanyak 3 kali atau lebih dalam satu hari (24 jam). Ingat, dua kriteria penting harus ada yaitu BAB cair dan sering, jadi misalnya buang air besar sehari tiga kali tapi tidak cair, maka tidak bisa disebut diare.

Begitu juga apabila buang air besar dengan tinja cair tapi tidak sampai tiga kali dalam sehari, maka itu bukan penyakit diare.

Penyebab Penyakit Diare

Beberapa prosedur bedah dapat menyebabkan diare karena mempengaruhi pergerakan makanan melalui sistem pencernaan. Jika bagian dari usus dibuang, maka pasien dapat mengembangkan sindrom usus pendek. Dalam sindrom ini, usus pendek tidak mampu menyerap semua makanan yang dimakan akibatnya timbullah diare. Operasi Kandung empedu dan lambung juga dapat menyebabkan diare.

Hal-hal lain yang dapat menjadi penyebab diare termasuk racun seperti insektisida, jamur psychedelic, arsenik, dan terlalu sering minum alkohol atau kafein.

Penyebab diare akut dan kronis tidak selalu dapat diidentifikasi. Jika diare hilang dalam beberapa hari, biasanya tidak perlu bagi kita untuk mencari tahu penyebabnya. Diare akut dapat berkembang menjadi diare kronis jika diperlakukan tidak benar.

Oleh karena itu, jika diare datang dan tak kunjung sembuh atau Anda mengalami dehidrasi maka segeralah mencari pertolongan medis.

Faktor yang mungkin menyebabkan seseorang terkena penyakit diare yaitu:

  1. Intoleransi Makanan

Ketidakmampuan untuk mencerna zat makanan tertentu, seperti laktosa (jenis gula yang ditemukan pada produk susu), gandum, atau biji-bijian lainnya, juga dapat menyebabkan diare; diare kronis dapat disebabkan oleh alergi makanan atau makanan tambahan, seperti sorbitol dan fruktosa.

  1. Obat Penyebab Diare

Diare dapat disebabkan oleh reaksi terhadap obat-obatan. Banyak obat dapat menyebabkan diare, yang paing sering adalah antibiotik, beberapa obat tekanan darah, obat kemoterapi, dan antasida yang mengandung magnesium.

Obat lain yang dapat menyebabkan diare termasuk digitalis (digunakan untuk mengobati penyakit jantung), diuretik (digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan pemebengkakan), obat penurun kolesterol, lithium (yang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar), teofilin (obat sesak napas karena asma), hormon tiroid, dan colchicine (digunakan untuk mengobati asam urat).

Diare kronis kemungkinan besar disebabkan oleh antibiotik, obat untuk tekanan darah tinggi, dan obat kanker.

Ciri Penyakit Diare

Beberapa ciri yang biasa terjadi pada penderitanya seperti:

  1. Perut kembung

Perut kembung adalah penyakit yang di alami pada bagian perut di mana mengalami pembesaran. Orang yang kekembungan akan bersendawa dan terasa begah sekali. Kebanyakan minum pun juga bisa mengakibatkan perut menjadi kembung.

Mengobati perut kembung bisa dengan menggunakan jahe yang caranya dengan di jadikan minuman hangat. Yang mengolahnya, bisa dengan mengikuti langkah langkah sebagai berikut. Bersihkan jahe dari kulitnya dan parut. Letakkan pada air yang ada di panci dan masak hingga mendidih.

Jika telah matang, saring dan terakhir minum selagi masih hangat. Dari usia muda sampai tua bisa mengalami perut kembung. Ciri ciri penyakit diare pun akan mengalami kembung di bagian perut.

  1. Mual

Mual yang bisa di alami oleh siapa pun dan biasanya orang yang mengalami kemualan ini pada wanita yang sedang hamil dan masuk angin.

Mual ini bisa diobati dengan menggunakan air hangat yang di konsumsinya. Mual adalah dimana kondisi perut tidak bisa menerima makanan dan minuman. Ada salah satu penyakit yang awalnya akan mengalami mual, yaitu ciri ciri penyakit diare. Mual ini bukan termasuk penyakit yang berbahaya, melainkan penyakit ringan, tapi berisiko besar.

  1. Nafsu makan menghilang

Orang yang kehilangan nafsu makan ini akan membuat tubuh semakin kurus, seperti orang yang kekurangan gizi. Ciri ciri penyakit diare pun akan mengalami hal seperti ini. Dan untuk mengatasi kondisi seperti ini sangat mudah untuk di lakukan.

Salah satunya dengan menggunakan kencur. Cara mengolah kencur ini bisa dengan di rebus yang sebelumnya sudah di potong potong menjadi beberapa bagian. Ramuan ini sangat bermanfaat sekali untuk tubuh dan juga tidak menimbulkan efek samping sama sekali.

Mengatasi Penyakit Diare

Menurut ahli gizi dari Stanford Health Care, gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut dapat membantu Anda mengatasi diare:

– Minum jus buah tanpa gula tambahan

– Konsumsi makanan kaya akan potassium, seperti pisang, kentang

– Konsumsi makanan dan minuman kaya akan sodium, seperti air kaldu, sup, minuman energi, dan biskuit asin

– Konsumsi makanan kaya akan serat, seperti pisang, oatmeal, nasi

– Batasi makanan dengan krim, gorengan, dan makanan manis, yang dapat memperburuk diare

– Hindari kafein, teh, dan minuman ringan

– Hindari produk susu dan makanan yang kaya akan magnesium.

Anda dapat membaca artikel kita lainnya disini