skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
8 Gejala Sakit Hipotensi  Wajib Kamu Tau!

8 Gejala Sakit Hipotensi Wajib Kamu Tau!

Hipotensi atau tekanan darah rendah adalah sebuah ukuran dari jantung untuk memompakan darah dan bersirkulasi ke seluruh tubuh. Sirkulasi darah ini akan menekan dinding-dinding pembuluh darah. Tekanan darah akan memompa darah ke arteri-arteri tubuh dan dikembalikan lagi ke jantung melalui pembuluh vena.

Perbedaan tekanan inilah yang akan menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi), tekanan darah normal, atau tekanan darah rendah (hipotensis). Gejala ini dapat dilihat dari kecenderungan fisik seseorang yang mengalami hipotensi, yaitu:

  1. Otak tidak mampu bekerja

Konsentrasi akan berkurang, dan penderita tidak bisa berpikir jernih. Hal ini akan membuat penderita mengalami kebingungan karena kekurangan suplai oksigen dalam otak. Kalau sedang bekerja (atau sekolah) tidak mampu berpikir cepat dan mengerjakan tugas dengan tangkas. Dalam beberapa kasus sering menyebabkan depresi.

  1. Mengantuk

Kurangnya suplai oksigen juga akan membuat penderita sering menguap, mengantuk. Darah yang berisi oksigen dan kaya nutrisi/energi terlalu lemah untuk dipompakan ke otak.

  1. Rasa haus yang berlebihan

Minum banyak merupakan kompensasi tubuh untuk memacu pergerakan sirkulasi cairan dalam tubuh. Air menjadi sangat penting untuk menormalisir tekanan darah.

  1. Penderita pusing, sakit kepala

Hal ini terjadi karena darah tidak mampu membawa oksigen yang cukup ke otak. Akibatnya penderita akan mengeluh pusing di kepala. Kepala berkunang-kunang yang sering disebut sebagai pusing tujuh keliling. Tekanan darah rendah dapat menyebabkan pingsan. Sakit kepala karena tekanan darah tidak stabil disebut dengan ortostatik.

  1. Kabur dan berkunang-kunang

Penglihatan tiba-tiba akan kabur beberapa saat kemudian, dan kadang selalu berulang. Hal ini bisa dibedakan dengan kekaburan karena mata minus. Bisa juga hal ini terjadi karena duduk terlalu lama kemudian berdiri. Biasanya keseimbangan terganggu, dan bisa menyebabkan penderita jatuh ambruk. Bisa juga terjadi pada saat penderita berdiri terlalu lama, misalnya saat antre atau mengikuti upacara.

  1. Pucat, loyo, dan tidak bersemangat

Penderita akan terlihat pucat, dingin, denyut nadi lemah (atau denyut tidak stabil) karena suplai darah ke otak sedikit sekali. Tubuh terasa dingin karena suplai darah lambat dan tidak sampai ke jaringan tepi/mucosa tubuh. Rasa dingin biasanya mudah dideteksi terjadi di kaki, tangan, telinga, atau di bibir yang membiru. Biasanya diiringi dengan peluh deras yang keluar.

  1. Perut mual-mual

Mual-mual biasanya akan menyerang tiba-tiba dan terjadi berulang. Tubuh akan merasa letih-lemas, tidak bertenaga, bahkan untuk sekadar menopang kedua kaki dan membawa kedua tangan saja tidak cukup kuat. Hal ini terjadi karena tidak cukup energi yang dibawa darah ke otak, organ atau kulit.

  1. Nafas cepat dan dangkal

Hal ini merupakan reaksi tubuh (paru-paru) untuk mengimbangi ketidakmampuan darah untuk mengikat oksigen yang akan diedarkan ke ke seluruh tubuh. Sesak nafas terjadi karena ketika tekanan darah ke jantung melemah maka otot jantung dan otot intra-tulang dada terganggu.

Akibatnya akan terjadi sesak nafas dan nyeri pada dada. Kadang dirasakan denyut jantung terganggu dan tidak teratur (aritmia).

Cara Menghindari Penyakit Hipotensi

Untuk mempertahankan kondisi seseorang agar tidak terserang hipotensi sebaiknya membiasakan diri sejak usia dini untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak zat besi, serat, mineral serta vitamin yang lengkap yang dapat diperoleh dari tukang sayur keliling.

Untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi yang menormalkan tekanan darah tidak selamanya harus dengan menyantap makanan yang mahal tetapi cukup pada makanan bernutrisi lengkap yang dapat dibuat sendiri dirumah dengan tingkat kebersihan dan ketelitian yang sudah bisa dipastikan lebih baik.

Makanan mahal yang masuk dalam kategori makanan siap saji atau junk foods sangat tidak baik untuk dikonsumsi secara berlebihan apalagi dalam jangka panjang.

Makanan siap saji relatif memiliki lemak jenuh, lemak trans, sedikit serat, tidak memiliki kandungan vitmin dan mineral yang cukup dan cenderung mengandung tinggi kolesterol yang mampu menyumbat aliran darah dan merusak pembuluh arteri penting yang ada disekitar jantung.

Hipotensi dapat segera dinormalkan dengan mempertimbangkan asupan makanan yang banyak mengandung serat dan zat besi setiap harinya terutama pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Namun untuk mendapatkan tekanan darah yang seimbang hendaknya dilakukan secara teratur dan konsisten. Untuk menghindari hipotensi pada anak-anak dapat diberikan nutrisi sayuran dan buah dalam bentuk suplemen, dimana dalam satu tabletnya terdapat asupan nutrisi lengkap untuk digunakan tubuh selama 24 jam.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..