skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Ada 2 Cara Pencegahan Penyakit Thypoid!

Ada 2 Cara Pencegahan Penyakit Thypoid!

Thypoid (Typhus abdominalis, Thypoid fever, enteric fever) adalah penyakit infeksi sistemik akut yang biasanya terdapat pada saluran pencernaan dengan gejala demam selama satu minggu atau lebih dengan disertai gangguan pada saluran pencernaan dan dengan atau tanpa gangguan kesadaran yang disebabkan infeksi salmonella thypi.

Penyakit ini bisa menyerang saat bakteri tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Kemudian mengikuti peredaran darah, bakteri ini mencapai hati dan limpa sehingga berkembang biak disana yang menyebabkan rasa nyeri saat diraba.

Gejala klinik Thypoid pada anak biasanya memberikan gambaran klinis yang ringan bahkan dapat tanpa gejala (asimtomatik). Secara garis besar, tanda dan gejala yang ditimbulkan antara lain ;

  1. Demam lebih dari seminggu

Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi.

  1. Diare atau Mencret

Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar).

  1. Lemas, pusing, dan sakit perut

Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas, pusing. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut.

  1. Lidah kotor

Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.

  1. Mual Berat sampai muntah

Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hatidan limpa, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.

  1. Pingsan, Tak sadarkan diri

Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan, namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran.

Diagnosis Penyakit Thypoid

Thypoid dapat didiagnosis berdasarkan gejala serta sejarah medis dan perjalanan Anda. Untuk mengonfirmasi kondisi Anda, diperlukan identifikasi S. typhi pada kultur darah atau cairan tubuh atau jaringan lainnya. Tes antibodi untuk memeriksa DNA Thypoid pada darah Anda.

Pemeriksaan Penunjang

– Darah tepi: leukopeni, aneosinofilia, limofositosis relatif, trombositopenia (pada Thypoid berat).

– Serologi: Uji serologi standar yang rutin digunakan untuk mendeteksi antibody terhadap kuman S.typhi yaitu uji Widal. (interpretasi dengan sangat hati-hati).

Pencegahan Penyakit Thypoid

Ada beberapa pencegahan yang dapat kita lakukan:

  1. Non vaksin

Secara umum, untuk memperkecil kemungkinan tercemar S.typhi, maka setiap individu harus memperhatikan kualitas makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Salmonella typhi di dalam air akan mati apabila dipanasi setinggi 57ºC untuk beberapa menit atau dengan proses iodinasi/klorinasi.

Untuk makanan, pemanasan sampai suhu 57ºC beberapa menit dan secara merata juga dapat mematikan kuman Salmonella typhi. Penurunan endemisitas suatu negara/daerah tergantung pada baik buruknya pengadaan sarana air dan pengaturan pembuangan sampah serta tingkat kesadaran individu terhadap higiene pribadi. Imunisasi aktif dapat membantu menekan angka kejadian Thypoid.

  1. Dengan vaksin

Saat sekarang dikenal tiga macam vaksin untuk penyakit Thypoid, yaitu yang berisi kuman yang dimatikan, kuman hidup dan komponen Vi dari Salmonella typhi. Vaksin yang berisi kuman Salmonella typhi hidup yang dilemahkan (Ty-21a) diberikan peroral tiga kali dengan interval pemberian selang sehari, memberi daya perlindungan 6 tahun.

Vaksin ini diberikan pada anak berumur diatas 2 tahun. Vaksin yang berisi komponen Vi dari Salmonella typhi diberikan secara suntikan intramuskular memberikan perlindungan 60-70% selama 3 tahun.