skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apa Penyakit Hepatitis A Berbahaya?

Apa Penyakit Hepatitis A Berbahaya?

Hati merupakan organ dengan tekstur yang lembut, berwarna merah – kecoklatan. Hati tersusun atas empat lembaran atau lobus yang terdiri dari dua lobus utama kanan dan kiri yang berukuran besar serta dua lobus kecil berada di belakang lobus kanan. Lobus kanan merupakan lobus hati yan paling besar, antara lobus kanann dan kiri dipisahkan oleh ligamen.

Hati memiliki peraan penting bagi tubuh. Sebagaimana organ vital lainnya, tubuh akan mendapatkan masalah yang serius jika terjadi kelainan pada hati. adapun fungsi hati bagi tubuh ialah sebagai berikut:

  1. Menetralkan Racun (Detoksifikasi)

Saluran pencernaan akan memungkinkan zat aing dari luar masuk ke dalam tubuh mungkin saja bersama makanan atau di dalam makanan mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh. Seperti alkohol, obat – obatan, dan lainnya. Oleh karena itu, setelah diserap di usus halus, makanan akan memasuki hati terlebih dahulu melalui vena porta hepatica.

  1. Organ ekskresi

Hati merupakan salah satu organ ekskresi. eksret yang dihasilkan oleh hati ialah empedu dan urea. Cairan empedu yang dibuang dan ditampung di dalam kantung empedu merupakan hasil pemecahan sel darah merah yang telah tua. Empedu digunakan untuk mencerna lemak serta mewarnai feses dan urin.

  1. Tempat perombakan dan pembentukan Eritrosit

Sel darah merah manusia tidak berinti, sehingga siklus hidup sel darah merah dilakukan oleh bagian lain dalam tubuh. Pada usia janin, pembentukan sel darah merah berlangsung didalam hati. Namun, setelah tulang terbentuk, semua sel darah dibentuk di dalam sumsum tulang.

  1. Kelenjar Pencernaan

Hati adalah salah satu organ pencernaan. Peranan hati dalam pencernaan makanan ialah menghasilkan cairan empedu yang berfungsi untuk mencerna lemak.

Penyakit Hati Hepatitis A

Hepatitis A adalah infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A dan sangat mudah menular. Virus tersebut merupakan salah satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang menyebabkan peradangan dan berdampak pada kemampuan hati untuk berfungsi.

Kebanyakan penderita dapat sembuh dalam jangka waktu 2 sampai 6 bulan tanpa masalah kesehatan yang serius. Namun di beberapa kasus yang jarang terjadi, hepatitis A dapat menyebabkan komplikasi gagal hati/liver akut.

Penderita hepatitis A biasanya merupakan orang yang tinggal atau berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi, juga bepergian ke negara-negara di mana hepatitis A biasa terjadi. Anda dapat meminimalisir risiko terkena penyakit hepatitis A dengan menghindari faktor-faktor penyebab risiko.

Apa Penyakit Hepatitis A Berbahaya?

Tentunya penyakit ini adalah penyakit yang berbaha walaupun berbeda dengan hepatitis B dan C, infeksi hepatitis A umumnya tidak menyebabkan penyakit hati jangka panjang (kronis) dan jarang yang berakibat fatal.

Tapi beberapa kelompok seperti manula, orang dengan penyakit kronis seperti diabetes, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun seperti penderita HIV, dan orang yang telah menderita penyakit hati sebelum terinfeksi hepatitis A lebih rentan untuk mengalami komplikasi. Berikut adalah komplikasi yang bisa terjadi:

  1. Risiko Kambuhnya Infeksi

Infeksi hepatitis A terkadang dapat datang kembali. Kambuhnya hepatitis A bisa terjadi lebih dari satu kali setelah infeksi pertama.

  1. Risiko Mengalami Kolestasis

Kolestasis biasanya terjadi pada pengidap hepatitis A yang berusia lebih tua. Kondisi ini dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Komplikasi ini terjadi ketika cairan empedu menumpuk di dalam hati. Gejala-gejalanya meliputi penurunan berat badan, demam, sakit kuning yang tidak kunjung sembuh, dan diare.

  1. Risiko Mengalami Gagal Hati

Komplikasi ini terjadi ketika fungsi hati menurun drastis. Gagal hati dapat menyebabkan pengidapnya mengalami muntah-muntah parah, rentan pendarahan, mudah mengantuk, penurunan konsentrasi dan daya ingat, serta gangguan konsentrasi. Jika tidak segera diobati, gagal hati bisa menyebabkan kematian.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.