skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apakah Hepatitis A Bisa Sembuh Total

Apakah Hepatitis A Bisa Sembuh Total

Hepatitis A adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh kotoran/tinja penderita; biasanya melalui makanan (fecal – oral), bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. Hepatitis A paling ringan dibanding hepatitis jenis lain (B dan C). Sementara hepatitis B dan C disebarkan melalui media darah dan aktivitas seksual dan lebih berbahaya dibanding Hepatitis A.

Masa inkubasi:

Penularan virus Hepatitis A atau Hepatitis Virus tipe A (HVA) melalui fecal oral, yaitu virus ditemukan pada tinja. Virus ini juga mudah menular melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi, juga terkadang melalui hubungan seks dengan penderita.

Gejala Hepatitis A biasanya tidak muncul sampai Anda memiliki virus selama beberapa minggu. Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi Hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah Hepatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati. Meski demikian, Hepatitis A tetap harus diobati dengan baik karena mengurangi produktivitas bagi yang harus dirawat di rumah sakit.

Gejala awal yang dapat muncul meliputi demam, mual, muntah, nyeri pada sendi dan otot, serta diare. Ketika organ hati sudah mulai terserang, ada beberapa gejala lain yang akan muncul, yaitu urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat, sakit kuning dan gatal-gatal. Selain itu, daerah perut bagian kanan atas juga akan terasa sakit terutama jika ditekan.

Tetapi tidak semua pengidap mengalami gejala hepatitis A. Karena itu, penyakit ini kadang sulit untuk disadari. Hanya satu dari sepuluh penderita hepatitis A di bawah umur 6 tahun yang mengalami sakit kuning. Sedangkan pada remaja dan orang dewasa, penyakit ini biasanya menyebabkan gejala yang lebih parah dan 70 persen di antaranya akan mengalami sakit kuning.

Langkah Pengobatan Hepatitis A

Tidak ada terapi spesifik yang harus diberikan pada pasien Hepatitis A karena sesungguhnya penyakit ini dapat sembuh sendiri, selama kondisi daya tahan tubuh pasien sehat. Pasien dapat sembuh dari infeksi virus tanpa meninggalkan kerusakan hati yang menentap. Pemberian obat yang dapat diberikan hanyalah bersifat simptomatis, untuk mengurangi gejala-gejala yang dirasakan pasien. Asupan makanan yang baik dan pemberian nutrisi kepada pasien agar daya tahan tubuhnya tetap terjaga.

Beberapa tindakan suportif lain yang dapat mempercepat penyembuhan Hepatitis A, diantaranya:

  1. Istirahatkan fungsi hati. Obat-obatan tertentu dan alkohol dimetabolisme di organ hati. Hindari penggunaan obat-obatan yang tidak perlu, agar fungsi metabolisme hati dapat berkurang. Tidak minum minuman beralkohol selama infeksi masih berlangsung.
  2. Banyak istirahat. Sebagian besar pasien Hepatitis A mengeluhkan terasa lemas dan tidak memiliki tenaga.
  3. Mengatasi mual. Rasa mual menyebabkan tidak nafsu makan, akan tetapi pasien harus tetap makan untuk memenuhi kebutuan energinya. Oleh karena itu dapat disiasati dengan memperbanyak cemilan sehat, dibanding dengan porsi makan yang banyak. Perbanyak frekuensi makan, porsi sediki-sedikit namun lebih sering. Banyak minum jus buah atau susu.

Upaya Pencegahan

Untuk mengurangi angka kejadian Hepatitis A, maka berbagai langkah pencegahan perlu dilakukan diantaranya adalah:

– Menyediakan sumber air bersih untuk minum

– Menyediakan tempat sanitasi yang baik bagi warga

– Melatih pola perilaku hidup bersih, seperti cara mencuci tangan yang baik dan benar. Mencuci tangan harus menggunakan sabun dan air mengalir. Dilakukan dapat sesering mungkin, paling tidak setelah menggunakan toilet atau sebelum makan.

– Orang yang sedang sakit sebaiknya tidak memasak atau menyediakan makanan, dikhawatirkan terjadi kontaminasi pada makanan.

– Tidak melakukan hubungan seksual dengan orang yang sedang terinfeksi Hepatitis A. Penggunaan kondom tidak menjamin dalam pencegahan penularan.

Pemberian vaksin cukup efektif untuk mencegah infeksi virus, namun pemberian tidak dianjurkan untuk anak dibawah usia 1 tahun. Vaksin Hepatitis A diberikan sebanyak 2 kali, dengan jarak pemberian booster vaksin adalah 6 bulan setelah pemberian vaksin yang pertama.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.