skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apakah Penyakit Gastritis Bisa Sembuh?

Apakah Penyakit Gastritis Bisa Sembuh?

Pada umumnya orang dengan gastritis akan mengalami suatu kondisi yang di sebut dyspepsia. Apa itu dyspepsia? Dyspepsia adalah kumpulan keluhan atau gejala klinis yang terdiri dari rasa tidak enak atau rasa sakit perut bagian atas yang menetap atau sering mengalami kekambuhan.

Kumpulan keluhan itu bisa berupa nyeri di belakang dada, perih, sebah, perut terasa penuh walau belum makan, kembung, mual disertai muntah maupun tidak, perut terasa cepat kenyang sehingga tidak selera makan.

Selain itu sering mengeluarkan gas yang berlebihan atau sering bersendawa, sering mengeluarkan air liur dalam volume yang banyak dapat dikategorikan sebagai gejala-gejala klinis penyakit gastritis. Sebuah ciri khas lain yang bisa membedakan penyakit asam lambung dengan penyakit seputar perut lainnya adalah, rasa sakit yang di derita oleh penderita ada di area ulu hati atau bagian perut paling atas.

Jika memang anda sedang mengalami kondisi seperti di atas, segera periksakan ke dokter, apakah memang itu adalah gejala penyakit gastritis

Gastritis dapat disembuhkan tapi butuh waktu yang lama. Pada lambung yang mengalami peradangan atau luka, akan mengalami proses penyembuhan seperti sel tubuh lainnya kecuali sel syaraf. Sebagai contoh, jika tangan anda tergores hingga berdarah, cukup anda diamkan selama 3-5 hari tentu luka akan menutup kembali dengan normal.

Akan tetapi pada proses penyembuhan luka tersebut selain membutuhkan waktu, membutuhkan faktor lain juga untuk menjaga proses penyembuhan luka agar dapat berjalan lancar. Faktor lain yang diperlukan adalah keadaan luka dimana luka tetap terjaga kering tidak basah, tidak digoyang-goyang atau digosok-gosok.

Pada lambung, anda tidak mungkin menjaga agar luka di lambung tetap kering atau tidak digoyang-goyang/digerakkan. Hal ini dikarenakan manusia butuh makan dan minum yang dimana kedua hal ini pasti masuk dan diolah oleh lambung.

Obat yang ada selama ini hanyalah melindungi dinding lambung secara langsung atau menjaga agar tidak mengeluarkan asam lambung berlebih yang dapat memperparah luka pada dinding lambung.

Karena keadaan lambung yang selalu basah dan digerak-gerakkan oleh makanan dan minuman, butuh waktu penyembuhan yang tergolong lama bisa 1-2 bulan. Dan ketika lambung sembuh, tidak menutup kemungkinan anda akan mengalami hal yang sama lagi setelah periode waktu tertentu (bisa bulanan hingga tahunan).

Obat Sakit Gastritis

Gastritis merupakan gangguan pencernaan yang terjadi di lambung akibat adanya peradangan. Pengobatan yang tepat untuk gastritis sangat bergantung pada faktor penyebabnya. Misalnya gastritis akut yang disebabkan oleh obat anti-inflamasi nonsteroid atau alkohol, dapat dihilangkan dengan menghentikan penggunaan kedua zat pemicu tersebut.

Sedangkan untuk gastritis kronis yang disebabkan oleh infeksi H. Pylori, dapat diobati dengan mengkonsumsi antibiotik. Mayoritas penderita gastritis akan merasa baikan setelah mengkonsumsi obat-obat asam lambung.

Di bawah ini adalah jenis obat yang biasanya digunakan dalam terapi pengobatan penderita gastritis, diantaranya:

  1. Antasida

Antasida merupakan jenis obat yang hampir tak pernah absen dari resep bikinan dokter. Antasida bekerja menetralisir asam lambung berlebih sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan. Obat ini juga memiliki efek samping pada pencernaan, yakni sembelit atau diare, tergantung dari bahan utamanya.

  1. Obat antibiotik

Obat ini diperlukan untuk menyembuhkan gastritis yang dipicu oleh bakteri Helicobacter Pylori yang berkembang di saluran pencernaan Anda. Jenis obat-obatan antibiotik yang biasa diresepkan oleh dokter diantaranya adalah klaritromisin (Biaxin), amoksisilin, atau metronidazol.

Pastikan untuk mengkonsumsi obat antibiotik hingga habis resep selama 10 hingga 14 hari untuk menghindari resistensi bakteri.

  1. Inhibitor Pompa Proton

Inhibitor pompa proton berfungsi mengurangi asam dengan menghalangi kerja dari bagian-bagian sel yang menghasilkan asam. Obat-obatan yang termasuk dalam jenis ini diantaranya adalah omeprazole (Prilosec), lansoprazole (Prevacid), rabeprazole (Aciphex), esomeprazole (Nexium), dexlansoprazole (Dexilant), dan pantoprazole (Protonix).

Penggunaan obat ini dalam jangka panjang harus disertai pengawasan dari dokter, karena dapat meningkatkan resiko patah tulang, apalagi jika dikonsumsi dalam dosis yang tinggi.

  1. Blocker Asam

Blocker asam disebut juga histamin (H-2) blocker. Obat ini bekerja mengurangi jumlah asam yang dilepaskan ke saluran pencernaan Anda, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri akibat gastritis. Obat – obatan yang termasuk dalam kategori blocker asam adalah ranitidine (Zantac), famotidine (Pepcid), simetidin (Tagamet), dan nizatidin (Axid).

Apa Itu ElderlyCare?

Elderlycare adalah Produk PT. Autoimun Care Indonesia yang merupakan Formula Organik yang diciptakan khusus untuk membantu menyembuhkan penyakit Maag, membantu mengatasi Gangguan pada Sistem Pencernaan, dan membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Elderlycare ini di Produksi dengan teknologi canggih Nanotechnology yang dapat menjaga kesehatan dan membantu menyembuhkan gangguan pencernaan tubuh serta membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.