skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apakah Penyakit Hepatitis B Dapat Menular?

Apakah Penyakit Hepatitis B Dapat Menular?

Hepatitis B adalah penyakit infeksi yang sering terjadi dan disebabkan oleh virus Hepatitis B. Virus ini menyerang hati, menyebabkan peradangan dan menimbulkan terjadinya gejala penyakit.

Infeksi Hepatititis B dapat terjadi secara berkepanjangan/kronis maupun tiba-tiba/akut. Infeksi yang berkepanjangan/kronis dapat menyebabkan pengerasan/sirosis hati dan kerusakan hati yang berat.

Berikut ini adalah cara penularan penyakit hepatitis B:

  1. Penularan Hepatitis B Melalui Hubungan Seksual

Selain darah, virus hepatitis B juga mengunakan media cairan yang ada dalam organ reproduksi manusia. Ketika hubungan seksual dilakukan dengan penderita hepatitis B, maka virus pun berpindah ke tubuh pasangan seksual tersebut.

Untuk itu, disarankan agar tidak sembarangan dalam berhubungan seksual. Apalagi dengan pasangan yang tidak jelas kesehatannya, seperti melakukan hubungan seksual dengan pelacur. Aktivitas ini harus segera dihentikan karena rentan dengan penularan penyakit hepatitis B.

Berhubungan seksual dengan pasangan yang sah (menikah) pun tidak membuat kemungkinan terjangkit hepatitis B menjadi nol.

Kedua pasangan yang hendak menikah dianjurkan terlebih dahulu melakukan medical check-up. Ini untuk mengetahui apakah pasangan tersebut sehat dan bebas dari virus hepatitis B.

Jika salah satu pasangan mengidap hepatitis B, maka bisa segara dilakukan pengobatan sebelum pernikahan dilangsungkan.

  1. Penularan Hepatitis B Melalui Jarum Suntik

Jarum suntik merupakan salah satu alat yang dapat menularkan penyakit hepatitis B. Itulah mengapa ditempat-tempat kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas.

Jarum suntik haruslah steril dari berbagai macan virus. Hal ini dilakukan agar pasien yang hendak menggunakan jarum tersebut tidak tertular virus lainnya.

  1. Penularan Hepatitis B Melalui Transfusi Darah

Jika seseorang mengidap hepatitis B, maka jangan pernah berniat apalagi sampai mendonorkan darah. Karena, virus hepatitis B hidup dalam aliran darahnya.

Ketika donor darah dilakukan, maka virus mengerikan itu pun ikut terbawa bersama darah penderita hepatitis B.

Jika darah yag sudah terinfeksi ditranfusikan kepada orang lain, maka otomatis virus akan masuk dan menginfeksi orang tersebut.

Untuk mencegah penularan secara massal virus hepatitis B, Palang Merah Indonesia (PMI) punya proses standar dalam mengecek dan ricek darah yang layak pakai. Melalui proses screening hepatitis B, darah yang terinfeksi dapat segera dimusnahkan.

  1. Penularan Hepatitis B Melalui Penggunaan Barang Bersama

Sejak kecil, di dalam keluarga biasanya sudah ditanamkan kebiasaan tidak menggunakan barang-barang pribadi orang lain secara sembarangan.

Baik itu baju dalam, handuk, peralatan makan, alat cukur atau sikat gigi. Kebiasaan tersebut ternyata positif dalam menangkal penularan dari hepatitis B.

Khusus barang pribadi seperti alat cukur atau sikat gigi, jadi media bagi virus hepatitis B untuk menular ke orang lain.

Alat cukur atau sikat gigi biasanya rentan dengan noda darah yang tertinggal tanpa sengaja. Nah, jika alat cukur atau sikat gigi penderita hepatisi B yang ada noda darahnya digunakan oleh orang lain, tentu saja orang tersebut jadi tertular.

Ini juga berlaku bagi para pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik. Mereka termasuk kelompok yang rentan terinfeksi.

Umumnya para pecandu menggunakan satu jarum suntik yang kemudian dipakai bersama-sama. Jika ada satu saja penderita di dalam kelompok tersebut, maka anggota kelompok yang lain jadi berpeluang sangat besar terinfeksi.

Lagi-lagi, darah sebagai media paling efektif dalam menularkan virus hepatitis B dapat leluasa menginfeksi para pecandu itu.

Penanganan Lebih Awal

Untung saja walaupun penyakit hepatitis B merupakan salah satu penyakit yang ganas, mematikan dan punya daya tular yang amat cepat, jika ditemukan lebih awal maka kemungkinan untuk sembuhnya sangat besar. Bisa mencapai 90 persen penderita dapat hidup normal kembali.

Sisa yang 10 persen, menjadi hepatitis akut. Ini merupakan awal dari terjadinya kanker hati. Karena itu, berhati-hatilah terhadap hepatitis B.

Penyakit yang merusak sel-sel hati ini harus diantisipasi sejak dini. Demikian artikel tentang penularan hepatitis B, diharapkan dengan mengetahui cara penularannya, penyakit ini bisa dihindari.

Hey! I am first heading line feel free to change me

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.