skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Bahaya Penyakit Paru Basah

Bahaya Penyakit Paru Basah

Paru-paru basah (pneumonia) adalah peradangan pada paru-paru yang biasanya disebabkan oleh infeksi. Paru-paru basah dapat juga disebabkan karena menghisap iritan seperti muntahan, cairan, atau bahan kimia. Dengan Paru-paru basah, kantung udara dalam paru-paru dipenuhi cairan atau nanah, yang akan mengganggu kemampuan paru-paru untuk mentransfer oksigen ke darah.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab penyakit paru-paru basah. Secara umum, paru-paru disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun, pada beberapa kasus, paru-paru basah juga bisa disebabkan oleh virus.

Pada beberapa kasus, paru-paru basah juga bisa disebabkan oleh infeksi kuman yang masuk melalui peredaran namun, Namun, kebanyakan kasus paru-paru basah biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus yang masuk ke dalam paru-paru melalui udara yang dihirup oleh penderita.

Apabila penyakit paru paru basah tidak segera diobati, maka dapat lebih membahayakan bagi kesehatan tubuh. Karena akan menimbulkan komplikasi lain dalam tubuh, seperti:

  1. TBC

Selain itu, bahaya paru-paru basah lainnya yang berpotensi terjadi adalah TBC alias tuberkulosis di mana gejala utama yang paling umum adalah terjadinya batuk berdahak yang bisa lebih dari 3 minggu yang bahkan terkadang disertai darah. Tubuh yang lelah, demam, turunnya berat badan dan hilangnya selera makan merupakan gejala yang patut untuk Anda waspadai sesegera mungkin.

  1. Efusi Pleura

Ketika gejala paru-paru basah sudah muncul dan Anda merasakan ketidaknyamanan selama beraktivitas yang berhubungan dengan pernapasan, segeralah ke dokter sebelum terjadi kondisi lebih lanjut yang tak diharapkan. Efusi pleura merupakan salah satu gangguan kesehatan akibat paru-paru basah yang tak segera mendapat pertolongan.

Efusi pleura mungkin masih kurang begitu familiar bagi sebagian dari kita di mana kondisi ini adalah adanya cairan menumpuk di antara 2 lapisan pleura. Pleura sendiri adalah membran pemisah antara dinding dada bagian dalam dengan paru-paru dan fungsi dari cairan yang dihasilkan pleura adalah melumasi paru-paru.

Paru-paru kita bisa bergerak secara lancar saat bernapas itu semua berkat pelumas yang diproduksi oleh pleura. Hanya saja, saat terjadi penumpukan cairan yang berlebihan, otomatis akan timbul gejala-gejala yang cukup tak nyaman bagi penderitanya.

  1. Abses Paru-paru

Jika sudah timbul gejala paru-paru bermasalah, seperti halnya paru-paru basah, maka Anda perlu segera tanggap dan melakukan pemeriksaan. Sebelum gejala bertambah serius dan bisa menjadi komplikasi, pneumonia perlu ditangani sesegera mungkin. Salah satu bahayanya adalah terjadinya abses paru-paru.

Abses paru sendiri merupakan sebuah kondisi paru-paru yang terinfeksi dan penyakit ini mampu memicu pembengkakan di mana di dalamnya berisi nanah. Tak hanya bengkak, terjadi pula nekrotik di bagian jaringan organ paru-paru, ditambah pula dengan rongga berisi butiran nekrotik yang terbentuk.

Semuanya itu merupakan efek akibat dari adanya infeksi mikroba.Kondisi gangguan kesehatan ini bisa dialami oleh siapapun dengan usia berapapun, tapi orang-orang dengan usia 60 tahun lebih akan lebih berisiko mengalami komplikasi ini

  1. Infeksi Darah

Terjadinya infeksi darah atau yang juga disebut dengan sepsis merupakan sebuah kondisi yang tak bisa dianggap enteng. Menjadi salah satu bahaya dari paru-paru basah, infeksi darah ini mampu berpengaruh terhadap sistem daya tahan tubuh. Bila penanganannya cukup cepat, risiko terjadinya reaksi tubuh yang tak diharapkan pun menjadi lebih kecil.

  1. Bronkitis

Pasti sudah tak asing dengan penyakit bronkitis di mana kondisi ini adalah adanya infeksi yang menyerang bagian saluran pernapasan utama. Ternyata bronkitis tidaklah terjadi begitu saja karena kondisi ini pun mampu menjadi akibat atau bahaya dari paru-paru basah.

  1. Kanker Paru-paru

Tumbuhnya tumor yang berkembang menjadi kanker paru-paru juga sangatlah memungkinkan bagi para penderita paru-paru basah, terutama yang memang sudah berada pada usia lanjut. Kanker paru-paru tidaklah hanya berisiko bagi orang-orang yang merokok secara aktif, tapi juga orang-orang yang mengalami masalah pada paru-parunya dan tidaklah ditangani dengan cepat dan benar.

Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Paru Paru Basah

Paru-paru basah yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan antibiotik, seperti dapat yang disebabkan oleh Mycoplasma. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan antibiotik dengan resep persis seperti yang ditentukan oleh dokter, jika Anda ingin merasa lebih baik.

Tidak ada obat untuk infeksi virus yang paling cepat- namun hanya akan menunggu untuk sembuh. Dokter juga akan memberitahu Anda tentang cara untuk meringankan gejala pneumonia karena virus. Infeksi jamur juga dapat diobati dengan obat antijamur.

Berikut ini adalah cara untuk mencegah paru-paru basah, yaitu:

– Mendapatkan vaksinasi. Tidak ada vaksin bagi sebagian besar jenis paru-paru basah, tetapi ada dua jenis yang paling umum (virus influenza dan pneumococcus) yang dapat dicegah dengan vaksin.

– Untuk mencegah paru-paru basah adalah pergi dokter jika mengalami batuk yang terus memburuk setelah 3 atau 4 hari. Dokter Anda akan segera melihat dahak dengan darah, berwarna aneh, atau berbau busuk. Bahkan jika penyakit dimulai dengan demam, bakteri dapat dengan mudah menyebabkan infeksi sekunder yang bisa menyebabkan paru-paru basah yang serius.

– Untuk membatasi penyebaran virus dan bakteri yang dapat menyebabkan paru-paru basah adalah dengan sering mencuci tangan dengan benar, atau menggunakan pembersih tangan.

– Makan banyak buah-buahan dan sayuran, tetap fit secara fisik, dan cukup tidur. Hal ini akan menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat.

 

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.