skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara Mencegah Penyakit Kuning Pada Bayi

Cara Mencegah Penyakit Kuning Pada Bayi

Sebagai orang tua memang sudah menjadi kewajiban untuk menjaga bayi agar sehat dan tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas dan bisa dibanggakan. Namun yang perlu Anda ketahui saat menjaga seorang bayi tentu saja Anda harus membekali diri dengan pengetahun berbagai macam penyakit, salah satunya yaitu penyakit kuning pada bayi.

Seperti yang Anda ketahui, penyakit kuning merupakan salah satu penyakit yang menyerang hati dan sering ditemui pada bayi yang baru lahir. Dalam istilah bahasa Inggris penyakit ini sering disebut dengan Jaundice.

Walaupun masuk ke dalam golongan penyakit yang umum, akan tetapi penyakit kuning memiliki sifat patologis, yang artinya jika tidak segera mendapatkan perawatan penyakit ini dapat membahayakan kesehatan hingga jiwa bayi. Lalu apa penyebab penyakit kuning pada bayi itu sendiri?

Penyebab dari penyakit ini adalah hiperbilirubinemia atau yang lebih sering disebut dengan kelebihan bilirubin. Bilirubin sendiri merupakan suatu zat yang menyebabkan warna kuning dari sebagian anggota tubuh. Zat tersebut merupakan suatu limbah yang dihasilkan akibat aktivitas pemecahan sel darah merah di dalam tubuh.

Biasanya, organ yang betugas untuk menyaring zat ini adalah hati. Akan tetapi ada kalanya hati bayi belum berfungsi sempurna ketika ia dilahirkan. Seorang bayi yang lahir prematur memiliki resiko yang lebih besar terkena penyakit ini. Hal ini dikarenakan hatinya belum terbentuk dan berfungsi secara sempurna.

Nah itulah penyebab dari penyakit kuning pada bayi, lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya di bawah ini.

  1. Perbanyak konsumsi zat besi selama masa hamil

Penyebab bayi kuning salah satunya adalah penumpukan biliribun. Yang merupakan hasil pecahan dari sel darah merah. Fungsi hati yang tidak bekerja dengan baik pada tubuh bayi yang menyebabkan penumpukan bilirubin tersebut.

Dan, sejak dalam kandungan agar fungsi hati dapat tetap terjaga dengan baik, sebaiknya ibu hamil rajin mengkonsumsi sumber makanan yang memiliki asupan zat besi yang banyak. Tidak hanya mencegah bayi kuning saja, tapi zat besi ini mampu menjaga daya tahan dan juga menhindari penyakit anemia pada ibu hamil.

Jadi, fungsi dari zat besi ini memang sangatlah banyak jika kita ingin menguraikan fungsinya satu persatu.

  1. Jaga Pembentukan Enzim G6PD selama masa hamil

Enzim ini adalah enzim turunan, yang akan diturunkan oleh sang ibu melalui sel-sel darahnya. Nah, agar penurunan enzim G6PD melalui sel darah tidak pecah, maka sel darah tersebut harus dapat terlindungi dengan baik dengan banyak mengkonsumsi zat besi seperti pada point ketiga di atas tadi.

  1. Jemur di bawah sinar matahari pagi

Cara ini juga terbilang sangatlah ampuh untuk mencegah bayi kuning. Ini karena, sinar matahari pagi dapat membantu penumpukan bilirubin dalam tubuh bayi menjadi pecah. Jika, Anda memang ingin mendapatkan manfaat dari matahari saat menjemur bayi sebaiknya lakukan antara pukul 8 dengan pukul 9 pagi selama sekitar 10 – 15 menit.

Janganlah terlalu lama menjemur bayi Anda, karena jangan sampai bayi kuning berubah menjadi bayi gosong alias hitam. Tapi, jika kadar bilirubin dalam tubuh bayi Anda tergolong tinggi, maka biasanya dokter akan memberikan paparan sinar matahari khusus yang berwarna biru.

Sinar biru khusus ini mampu mengubah bilirubin dalam tubuh sang bayi kuning dalam bentuk yang lebih mudah untuk dikeluarkan melalui urin atau pada saat bayi BAB.

  1. Beri ASI

Jika, Anda mendeteksi bayi Anda terkena penyakit kuning atau biasa disebut dengan bayi kuning langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memberinya asupan ASI yang lebih banyak. Jika, sebelumnya Anda memberi ASI hanya setiap 3 – 5 jam sekali, sebaiknya porsinya ditambah hingga 2 jam sekali.

Ini adalah langkah awal saja dan juga merupakan cara yang merupakan paling ampuh untuk mengatasi bayi kuning. Fungsi pemberian ASI dengan porsi yang lebih sering dari sebelumnya ini mampu membuat bayi lebih mudah mencerna dan mengurai bilirubin dalam tubuhnya.

Ini karena, ASI memiliki zaat yang dinamakan colostrums pada 48 jam pertama memiliki zat laksatif yang  sangat berfungsi untuk mengubah meconium dalam perut bayi yang mengandung bilirubin. Dengan ini maka bilirubin tersebut akan kembali larut dalam terserap dalam sel darah sang bayi. Nah, jika Anda telah melakukan cara ini, sebaiknya Anda kombinasikan dengan cara kedua di bawah ini.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.