skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Tips Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Malnutrisi!

Tips Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Malnutrisi!

Kekurangan gizi (malnutrisi) merupakan gangguan kesehatan serius yang terjadi ketika tubuh tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup. Padahal, nutrisi ini sangat penting agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Malnutrisi tidak terjadi dalam satu atau dua hari, tapi terakumulasi selama periode yang lama. Tanda tubuh mengalami kekurangan gizi pun mungkin kamu tidak begitu menyadarinya.

Seorang penderita malnutrisi biasanya memiliki berat badan 10-25% berat normal, ukuran tersebut menandakan bahwa kondisi kurang gizi masih dalam tahap ringan. Namun, jika kondisi berat badan menurun mulai dari 25-40% berat normal bahkan lebih dari 40%, Anda perlu waspada karena batas tersebut merupakan kondisi malnutrisi tahap sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan.

Tanda Penyakit Malnutrisi

Berikut ini tanda-tanda seseorang yang terkena penyakit malnutrisi, antara lain:

  1. Kulit dan rambut kering

Jika kita perhatikan secara seksama maka penderita dengan keluhan kekurangan gizi maka pada bagian permukaan kulit akan nampak kering dan bersisik.

Ini menjadi pertandan kurangnya nutrisi yang diedarkan untuk menjaga kesehatan kulit secara normal, hal lain dapat terjadi pada kondisi rambut penderita yang cenderung kusam dan kering jauh dari ciri rambut sehat yang tercukupi nutrisinya.

  1. Terkikisnya kekebalan tubuh

Para penderita kekurangan gizi akan lebih mudah untuk terserang beragam bibit penyakit lantaran kondisi tubuhnya jauh dari kondisi fit dan kekuatannya pun jauh berkurang, kebanyakan gangguan organ dalam pun menjadi salah satu penyakit yang mengintai para penderita gizi buruk tersebut, mulai dari luka lambung.

Hingga dapat pula rentannya semisal organ paru-paru untuk mengalami beragam masalah yang mengancam kesehatan poenderita dan tentunya dengan minimnya sistem kekebalan tubuh yang ada maka lebih mudah bagi para penderita ini tumbang karena beragam penyakit dan permasalahan kesehatan lainnya yang menyertai bagaikan efek domino yang tak dapat terelakkan.

Karen pada dasarnya untuk bisa hidup nutrisi lah yang paling dibutuhkan tubuh untuk senantiasa bertahan menjalani keseharian.

  1. Masalah kesehatan mulut

Pada penderita dengan keluhan gizi kurang maka berbagai asupan vitamin pun kurang memadai yang dapat digunakan tubuh untuk memaksimalkan kinerjanya, beberapa dampak yang kentara yakni munculnya beragam masalah pada mulut, mulai dengan gusi bengkak hingga cenderung mudah berdarah.

  1. Berat badan kurang

Penderita kurang gizi identik dengan berat badan yang di bawah normal seharusnya, tubuh yang kurus kering dan memunculkan gambaran tulang belulang yang mencolok, disertai pula biasanya dengan gangguan maupun hambatan pertumbuhan fisik.

Sehingga sulit untuk normal secara maksimal, tak dapat dipungkiri untuk terus bertumbuh dan berkembang optimal tubuh sanatlah mengandalkan kinerjanya dari asupan nutrisi yang terdapat dalam tubuh kita.

  1. Terhambatnya aktifitas

Kurangnya asupan nutrisi dapat membuat orang dengan gejala kurang gizi menjadi sangat lemah maka dari itu aktifitas hariannya pun sangat kurang dari produktif, di sisi lain aktifitas otak dalam berkonsentrasi pun akan mulai terganggu dan tidak maksimal, keluhan pinsan pun akan jamak ditemui pada penderita dengan keluhan kekurangan gizi tersebut.

Cara Mengatasi Penyakit Malnutrisi

Cara mengatasi orang yang menderuti malnutrisi yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Memberikan ASI eksklusif (hanya ASI) sampai penderita berumur 6 bulan. Setelah itu, penderita mulai dikenalkan dengan makanan tambahan sebagai pendamping ASI yang sesuai dengan tingkatan umur, lalu disapih setelah berumur 2 tahun.
  2. Penderita diberikan makanan yang bervariasi, seimbang antara kandungan protein, lemak, vitamin dan mineralnya. Perbandingan komposisinya: untuk lemak minimal 10% dari total kalori yang dibutuhkan, sementara protein 12% dan sisanya karbohidrat.
  3. Rajin menimbang dan mengukur tinggi penderita dengan mengikuti program Posyandu. Cermati apakah pertumbuhan penderita sesuai dengan standar di atas. Jika tidak sesuai, segera konsultasikan hal itu ke dokter.
  4. Jika penderita dirawat di rumah sakit karena gizinya buruk, bisa ditanyakan kepada petugas pola dan jenis makanan yang harus diberikan setelah pulang dari rumah sakit.
  5. Jika penderita telah menderita karena kekurangan gizi, maka segera berikan kalori yang tinggi dalam bentuk karbohidrat, lemak, dan gula. Sedangkan untuk proteinnya bisa diberikan setelah sumber-sumber kalori lainnya sudah terlihat mampu meningkatkan energi penderita. Berikan pula suplemen mineral dan vitamin penting lainnya.

Penanganan dini sering kali membuahkan hasil yang baik. Pada kondisi yang sudah berat, terapi bisa dilakukan dengan meningkatkan kondisi kesehatan secara umum. Namun, biasanya akan meninggalkan sisa gejala kelainan fisik yang permanen dan akan muncul masalah intelegensia di kemudian hari.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..