skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara Mengobati Hepatitis A

Cara Mengobati Hepatitis A

Hepatitis A merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis tipe A dan menyerang sel-sel hati manusia. Setiap tahunnya di Asia Tenggara, kasus hepatitis A menyerang sekitar 400.000 orang per tahunnya dengan angka kematian hingga 800 jiwa. Sebagian besar penderita hepatitis A adalah anak-anak.

Gejala awal yang dapat muncul meliputi demam, mual, muntah, nyeri pada sendi dan otot, serta diare. Ketika organ hati sudah mulai terserang, ada beberapa gejala lain yang akan muncul, yaitu urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat, sakit kuning dan gatal-gatal. Selain itu, daerah perut bagian kanan atas juga akan terasa sakit terutama jika ditekan.

Tetapi tidak semua pengidap mengalami gejala hepatitis A. Karena itu, penyakit ini kadang sulit untuk disadari. Hanya satu dari sepuluh penderita hepatitis A di bawah umur 6 tahun yang mengalami sakit kuning. Sedangkan pada remaja dan orang dewasa, penyakit ini biasanya menyebabkan gejala yang lebih parah dan 70 persen di antaranya akan mengalami sakit kuning.

Tidak seperti dua jenis hepatitis lainnya yakni hepatitis B dan hepatitis C, infeksi akibat hepatitis A ini tidak menyebabkan gangguan hati jangka panjang (kronis), dan jarang berakibat fatal. Namun, hepatitis A dapat menyebabkan munculnya gejala kerusakan hati akut, yang mana cukup berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa.

Maka dari itu kesehatan yang selalu diperiksakan setiap bulan nya bagus untuk di lakukan. Pengobatan penyakit hepatitis A hanya bisa di lakukan setela pemeriksaan darah, dan jika setelah melakukan pemeriksaan darah baru bisa di lakukan pengobatan.

Cara mengobati penyakit hepatitis A bisa di lakukan secara herbal yang akan menggunakan obat hepatitis A  untuk menghentikan infeksi semakin parah. Jika ingin melakukan pengobatan secara herbal, maka berikut cara mengobati penyakit hepatitis A yang bisa di lakukan:

  1. Buah mengkudu

Cara mengobati penyakit hepatitis A bisa dengan menggunakan buah mengkudu juga, karena buah mengkudu buah yang menyimpan berbagai macam khasiat di dalam nya. Cara mengobati penyakit hepatitis A pun bisa dengan menggunakan buah mengkudu yang di konsumsi.

  1. Daun dewa

Cara mengobati penyakit hepatitis A yang dapat di lakukan agar infeksi virus tidak akan semakin berkembang parah maka  bisa dengan menggunakan bahan alami seperti daun dewa. Daun dewa merupakan bahan alami yang akan membantu menyembuhkan penyakit hepatitis A.

Cara mengobati penyakit hepatitis A dengan menggunakan daun dewa, bisa dengan menggunakan mengkonsumsi daun dewa serta buah dewa nya yang di rebus secara bersamaan untuk menyembuhkan penyakit hepatitis.

  1. Temulawak

Temulawak juga bahan alami yang bisa di gunakan untuk membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit karena kandungan baik di dalam nya yang bisa di gunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang bisa di sembuhkan oleh temulawak yaitu infeksi virus hepatitis. Cara mengobati penyakit hepatitis A dengan menggunakan temulawak sama seperti sebelum nya yang akan di konsumsi, karena temulawak akan melawan infeksi virus dan juga meningkatkan daya tahan tubuh juga.

  1. Brotowali

Pengobatan hepatitis secara herbal dengan menggunakan buah alami dari rempah yang memiliki kandungan vitamin di dalam nya. Dan salah satu bahan alami yang bisa di gunakan brotowali. Brotowali merupakan bahan alami yang rasa nya pahit namun juga bisa di gunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk infeksi penyakit hepatitis A.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.