skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara Mengobati Penyakit Vertigo Gimana?

Cara Mengobati Penyakit Vertigo Gimana?

Penyakit vertigo adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan gangguan ilusi gerakan dan bukan merupakan salah satu bentuk migrain. Jika yang terasa berputar adalah diri sendiri, disebut vertigo subyektif. Bila yang berputar adalah diri sendiri, disebut vertigo subyektif. Kalau yang berputar adalah lingkungan sekitarnya, disebut vertigo obyektif.

Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena trauma, penyakit telinga, otitis media, vestibular neuritis, penyakit meniere dan penyakit lainnya. Namun, 39 persen dari terjadinya BPPV tersebut adalah idiopatik atau tidak diketahui penyebabnya. Berdasarkan amnesis, BPPV terjadi secara tiba-tiba terutama pada saat perubahan posisi.

Vertigo dapat membaik dalam beberapa hari hingga beberapa minggu, namun dapat juga bertahan sampai beberapa bulan. Penatalaksanaannya sendiri dapat melalui beberapa pendekatan, tergantung penyebabnya. Pendekatannya bisa berupa pemberian obat-obatan antivertigo, bisa juga dalam terapi atau latihan fisik atau bahkan pembedahan.

Gejala Penyakit Vertigo

Gejala yang muncul serasa berputar saat berbaring, berdiri, atau memutar kepala dengan cepat. Ada gangguan keseimbangan tubuh, mual dan muntah, telinga berdengung, dan ada gerakan pada bola mata.

Penderita vertigo disarankan untuk menghindari gerakan, posisi, atau beberapa substansi yang dapat menyebabkan vertigo. Saat ada tanda-tanda serangan akan terjadi, pusatkan perhatian pada sesuatu hal yang dapat mengurangi rasa pusing dan mual. Obati dengan obat antimuntah atau antivertigo.

Bagi penderita migrain maupun vertigo, sebaiknya rajinlah berolahraga dan melakukan olah pernapasan. Tariklah napas yang dalam sebanyak-banyaknya setiap pagi saat udara masih bersih. Cara ini bisa menimbulkan perasaan tenang dan menghadirkan oksigen lebih banyak ke paru-paru.

Dengan demikian tubuh menjadi lebih nyaman. Dalam waktu tertentu upaya ini akan menambah kebugaran sehingga kepala tak mudah lagi mengalami gangguan.

Selain itu bersikap lebih santai dalam menghadapi hidup serta terampil dalam mengelola stres akan sangat membantu mengusir migrain dan vertigo. Akan lebih baik lagi jika segera memeriksakan diri ke dokter. Karena bisa jadi gejala yang dirasakan bukan migrain, tetapi mengarah ke stroke.

Cara Mengobati Penyakit Vertigo

Sebelum terjadi hal ataupun parahnya penyakit vertigo hal yang dapat anda lakukan untuk mengobati vertigo yaitu:

  1. Yoghurt

Obat penyakit vertigo secara alami adalah dengan menggunakan yogurt. Cara menggunakan yogurt ini, untuk mengobati vertigo adalah dengan cara dicampurkan dengan jus strawberry. Pakailah cara ini, dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini dapat segera sembuh dengan cepat. Cara ini paling efektif dan ampuh, untuk mengatasi vertigo tanpa efek samping. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami vertigo ini.

  1. Susu hangat

Obat penyakit vertigo secara alami adalah dengan menggunakan susu hangat. Cara menggunakan susu hangat ini, untuk mengobati vertigo adalah dengan cara dicampurkan dengan bubuk kacang almond. Setelah itu, diminum campuran susu hangat ini. Pakailah cara ini, dengan rutin dan teratur, agar penyakit ini dapat segera sembuh dengan cepat.

Cara ini paling efektif dan ampuh, untuk mengatasi vertigo tanpa efek samping. Oleh karena itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami vertigo ini.

  1. Teh jahe

Minuman seperti ini sangat bermanfaat sekali untuk tubuh. Dan bahan bahan yang di gunakan juga gampang sekali di temui. Salah satu obat vertigo dari bahan alami adalah menggunakan teh hijau. Untuk mengolahnya kalian bisa mengikuti langkah langkah berikut. Jika bahan sudah di persiapkan, jangan lupa di bersihkan.

Baru jahe di kupas dan di gepengkan. Celupkan saja ke teh yang sudah di seduh. Minumlah ramuan ini dengan rutin, agar vertigo yang di alami dapat sembuh. Sama sekali tidak menimbulkan efek samping dan aman di pergunakan dalam jangka panjang.