skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Tips Cara Pengobatan Hepatitis B Mudah Dan Aman!

Tips Cara Pengobatan Hepatitis B Mudah Dan Aman!

Penyakit hepatitis (Hepatitides) B sama juga dengan yang A, yang disebabkan oleh infeksi virus. tetapi penyakit hepatitis B cara penularannya berbeda dengan yang A. Penularan penyakit hepatitis B dari kontak dengan darah penderita hepatitis, karena di dalam darah mengandung virusnya.

jadi ketika menggunakan jarum suntik bersamaan, penggunaan sikat gigi yang terdapat darah bersamaan dengan penderita hepatitis B, kontak langsung dengan luka berdarah, transfusi darah dan hal lainnya yang berhubungan dengan kontak langsung dengan darah penderita penyakit hepatitis maka akan lebih mudah untuk terkena penyakit hepatitis tersebut.

Pengobatan Penyakit Hepatitis B

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit hepatitis B adalah dengan menggunakan interferon. Interferon (IFN) adalah salah satu unsur di dalam sistem kekebalan tubuh yang alami yang bisa membentuk daya antivirus, antipoliferatif, dan juga immunodulasi yang biasanya akan terbentuk dari rangsangan pada virus atau juga pada jenis mitogen yang lainnya.

Dalam kasus penyakit hepatitis virus yang akut biasanya akan terjadi suatu peningkatan pada interferon, namun hal ini tidak akan terjadi untuk penyakit hepatitis fulminan akut dan juga penyakit hepatitis kronik khususnya adalah untuk penyakit hepatitis B.

Terapi menggunakan interferon untuk penyakit hepatitis B ini mempunyai tujuan unutk membantu menghambat replikasi dari virus hepatitis B, dengan menghambat nekrosis dan juga dalam mencegah terjadinya transformasi maligna yang ada di dalam sel hati.

IFN ini diberikan dengan suatu indikasi yang paling utama adalah HbeAg dan juga HBV-DNA yang positif dan juga adanya penyakit hepatitis kronik aktif. Respon yang terjadi pada IFN bisa dalam bentuk respon yang sementara, respon yang tidak lemgkap dan juga respon yang lengkap.

IFN akan berkerja lebih efektif jika digunakan dengan dosis 510 MU/kali 3 kali dalam seminggu dan paling tidak sedikitnya bisa diberikan selama kurang lebih 3 bulan. Keberhasilan dari terapi Interferon ini terhadi sekitar pada 1/3 kasus penyakit hepatitis B kronik. Hasil yang paling baik adalah jika terapi IFN ini diberikan sedini mungkin, yakni pada fase replikasi aktif dari virus B. IFN lebih efektif lagi jika diberikan pada pengidap yang mengalami infeksi di usia dewasa dibandingkan pada usia anak-anak.

Faktor lainnya yang juga turut berperan dalam keberhasilan dari IFN adalah jenis kelamin, kadar transminase serum sebelum dan juga selama proses terapi sedang berlangsung, kadar dari HBV-DNA sebelum terapi dan adanya suatu antibodi pada kasus penyakit HIB dan HDV.

Untuk membantu meningkatkan rangsangan dari terapi, maka Anda bisa melakukan kombinasi dari IFN dengana menggunakan anti virus misalnya adalah seperti ARA-A, ARA-AMP atau juga acyclovir.

Vaksin dan Pencegahan Hepatitis B

Langkah efektif dalam pencegahan hepatitis B adalah dengan melakukan vaksin. Di Indonesia sendiri, vaksin hepatitis B termasuk vaksin wajib dalam imunisasi. Proses pemberian vaksin dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu saat anak lahir, saat anak berusia 1 bulan, dan pada saat anak berusia 3-6 bulan. Meskipun begitu, orang dewasa dari segala usia pun dianjurkan untuk menerima vaksin hepatitis B, terutama apabila mereka berisiko tinggi tertular hepatitis B. Contohnya seperti:

– Orang yang memiliki lebihdari satu pasangan seksual.

– Petugas kesehatan (paramedis) yang berisiko terpapar virus hepatitis B.

– Orang yang tinggal serumah dengan penderita hepatitis B.

– Orang yang menggunakan obat suntik atau berhubungan seks dengan pengguna obat suntik.

– Penderita penyakit hati kronis.

– Penderita penyakit ginjal.

Pemeriksaan hepatitis B juga diterapkan bagi ibu hamil. Jika sang ibu mengidap penyakit ini, bayinya harus menerima vaksin pada saat lahir (12 jam setelah persalinan) untuk mencegah penularan dari ibu ke bayi.

Langkah lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena hepatitis B di antaranya adalah:

– Berhenti atau jangan menggunakan obat-obatan terlarang.

– Hindari berbagi penggunaan barang seperti sikat gigi, anting-anting, ataualat cukur.

– Waspadalah saat ingin menindik atau menato tubuh.

– Jangan berhubungan seks tanpa alat pengaman kecuali Anda yakin pasangan Anda tidak memiliki hepatitis B atau penyakit kelamin menular lainnya.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.