skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara Penularan Penyakit Cacingan

Cara Penularan Penyakit Cacingan

Penyakit cacingan bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktornya bisa disebabkan oleh kurangnya menjaga kondisi kebersihan dan kesehatan pada tubuh atau badan. Penyakit ini, bisa dialami oleh siapa saja dan tidak dibatasi oleh umur atau usia sekalipun. Penyakit ini bisa terjadi karena adanya cacing yang ada didalam tubuh atau badan Anda, terutama pada bagian usus, seperti usus halus dan usus besar.

Ada beberapa macam dan jenis cacing yang bisa mengakibatkan penyakit ini datang dan kambuh. Ada yang seperti cacing pita, ada yang seperti cacing gelang, dan ada juga yang seperti cacing kremi. Selain itu ada juga cara mengobati, cara menyembuhkan, cara mengatasi, dan cara menghindarkan serta cara mencegah dari penyakit ini.

Salah satu cara mencegah dari penyakit cacingan ini adalah denagn cara menjaga kebersihan tubuh atau badan, serta juga bisa menjaga pola asupan makanan yang baik dan benar. Dan mengkonsumsi vitamin dengan rutin dan teratur, agar terhindar dari penyakit ini.

Cara menjaga pola asupan makanan yang baik adalah dengan cara memakan makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna. Makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna adalah makanan yang didalamnya mengandung karbohidarat, vitamin, protein dan serat.

Cara Penularan Penyakit Cacingan

Cacing biasanya terhadap lingkungan dan dapat menular melalui larva/telur yang tertelan dan masuk ke dalam tubuh. Cacing juga merupakan hewan yang tida bertulang yang berbentuk longjong dan panjang dan berawal dari larva/telur hingga berubah menjadi bentuk cacing dewasa.

Cacing dapat menginfeksibagian tubuh manapun yang tinggal pada bagian kulit, paru paru, otot, ataupun usus/saluran pencernaan. Penyakit cacingan khususnya pada anak yang sering dianggap sebagai penyakit yang sepele oleh sebagian besar kalangan masyarakat.

Padahal penyakit cacingan bisa menurunkan tingkat kesehatan anak, yang diantaranya menyebabkan penyakit anemia, IQ menurun, lemas tidak bergairah, ngantuk, malas beraktivitas serta berat badan rendah namun, biasa dengan melakukan pengobatan penyakit cacingan dengan rutin.

Cacingan pada manusia pun banyak jenisnya ada cacing pita, cacing pipih, dan cacing gelang. Ada beberapa jenis cacing, yaitu :

  1. Cacing Cambuk

Cara penularannya:

– Telur cacing tertelan bersama dengan air atau makanan

– Menetas di usus dan tinggal di usus besar.

– Telur cacing keluar melalui kotoran jika telur tertelan.

  1. Cacing Tambang

Cara penulrannya:

– Larva menembus kulit kaki.

– Melalui saluran darah larva dibawa ke paru paru yang menyebabkan batuk.

– Larva yang di telan menjadi dewasa pada usus kecil dimana mereka menancapkan dirinya untuk mengisap darah.

  1. Cacing Gelang

Cara penularannya:

– Telur cacing masuk melalui mulut.

– Menetas di usus kecil menjadi larva.

– Larva di bawa oleh aliran darah ke paru paru melalui hati.

– Bila larva ini sampai ke tenggorokan dan tertelan mereka masuk ke dalam usus kecil dan menjadi dewasa di sana.

Pemeriksaan Dan Pengobatan Penyakit Cacingan

Cacingan bisa dibuktikan dengan menguji sampel darah, fases urin, atau jaringan lain yang terinfeksi.Jika cacingan ada disaluran cerna, telur atau kistanya kan terlihat di dalam fases orang yang terinfeksi ketika dilihat dibawah mikroskop. Adapun gejala cacingan yang mungkin muncul diantara lain:

Lesu dan lemas ini diakibatkan oleh kurangnya darah, terutama jika terinfeksi disebabkan oleh cacingan tambang yang memerlukan darah untuk hidup. Cacingan ini akan mengmbil daah dari tuan rumahnya sehingga penderita cacinganb mengalami kekurangan darah.

– Nyeri di perut. Kadang juga menyebabkan diare.

– Berat badan rendah.Karena nutrisi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan malah serap oleh cacing, penderita cacingan menjadi kekurangan gizi.

– Gatal di anus pada malam hari, terutama akibat cacing kremi. Pada malam hari cacing betina bertelur didaerah anus sehingga menimbulkan gatal. Cacingan kremi terlihat seperti parutan kelapa pada anus.

Obat cacingan bekerja berdasarkan perbedaan toksisitas ang mengharapkan obat tersebut akan lebih toksik pada cacingan ketimbang pada manusia, tuan rumahnya. Efek samping yang muncul antara lain mual, muntah, sakit perut, sakit kepala.

Oleh karena itu lsebaiknya tidak menggunakan obat cacing sampai benar-benar terdiagnosis cacingan.Terutama untuk anak dibawah 2 tahun pemberian obat cacingan sebaiknya dengan saran dokter. Anjuran pemberian 6 bulan didasarkan pada siklus hidup cacing agar tidak sampai berkembang menjadi dewasa.

Baca juga artikel menarik lainnya disini