skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cek Darah Hepatitis

Cek Darah Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan hati karena berbagai sebab. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut hepatitis akut. Lakukan tes cepat jika mengalami gejala hepatitis.

Selain hepatitis akut ada juga hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan yang disebut hepatitis kronis. Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E.

Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan. Umumnya Hepatitis yang sering menjadi per harian adalah Hepatitis B dan C.

Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB), suatu anggota famili Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati.

Kebanyakan gejala Hepatitis B tidak nyata. Pada umumnya, gejala penyakit Hepatitis B ringan. Gejala tersebut dapat berupa selera makan hilang, rasa tidak enak di perut, mual sampai muntah, demam ringan, kadang-kadang disertai nyeri sendi dan bengkak pada perut kanan atas. Setelah satu minggu akan timbul gejala utama seperti bagian putih pada mata tampak kuning, kulit seluruh tubuh tampak kuning dan air seni berwarna seperti teh.

Hepatitis B merupakan bentuk Hepatitis yang lebih serius dibandingkan dengan jenis hepatitis lainnya. Penderita Hepatitis B bisa terjadi pada setiap orang dari semua golongan umur.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan virus Hepatitis B ini menular. Secara vertikal, cara penularan vertikal terjadi dari Ibu yang mengidap virus Hepatitis B kepada bayi yang dilahirkan yaitu pada saat persalinan atau segera setelah persalinan.

Secara horisontal, dapat terjadi akibat penggunaan alat suntik yang tercemar, tindik telinga, tusuk jarum, transfusi darah, penggunaan pisau cukur dan sikat gigi secara bersama-sama serta hubungan seksual dengan penderita.

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV= Hepatitis C virus). Virus Hepatitis C masuk ke sel hati, menggunakan mesin genetik dalam sel untuk menduplikasi virus Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak sel lainnya. Sebanyak 15% dari kasus infeksi Hepatitis C adalah akut, artinya secara otomatis tubuh membersihkannya dan tidak ada konsekuensinya.

Sayangnya 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun. Dalam waktu tersebut, hati bisa rusak menjadi sirosis (pengerasan hati), stadium akhir penyakit hati dan kanker hat

Alkohol akan memperparah kerusakan hati, baik dalam pengobatan ataupun tidak. Salah satu gejala umum dari Hepatitis C adalah kelelahan kronis. Kelelahan juga bisa sebagai efek samping pengobatan Hepatitis C. Rasa lelah akibat Hepatitis C dapat diatasi dengan istirahat cukup dan menjalankan olah raga yang rutin.

Sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Jika gejala-gejala di bawah ini ada yang mungkin samar seperti lelah, hilang selera makan, sakit perut, urin menjadi gelap, kulit atau mata menjadi kuning (disebut jaundice) malah jarang terjadi.

Penularan Hepatitis C biasanya melalui kontak langsung dengan darah atau produknya dan jarum atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi. Dalam kegiatan sehari-hari banyak risiko terinfeksi Hepatitis C seperti berdarah karena terpotong atau mimisan, atau darah menstruasi. Perlengkapan pribadi yang terkena kontak oleh penderita dapat menularkan virus Hepatitis C (seperti sikat gigi, alat cukur atau alat manicure). Risiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan.

SD Bio Line HBV dan HCV

Melihat banyaknya kasus hepatitis B dan hepatitis C di Indonesia maka dipandang perlu adanya alat untuk mendeteksi hepatitis secara cepat, tepat dan akurat. PT Indofarma Tbk bekerja sama dengan SD (Standard Diagnostics, Inc) memasarkan produk Rapid Test (Tes Cepat) HBV (HBs Ag, Anti HBs, HBe Ag) dan HCV untuk mendeteksi secara cepat apakah seseorang terinfeksi virus hepatitis atau tidak. Produk-produk ini telah dievaluasi oleh badan kesehatan dunia (WHO) sehingga kualitas produk ini dapat dipertanggungjawabkan.

Rapid Test SD (Standard Diagnostics, Inc) Bio Line HBV (HBs Ag, Anti HBs, HBe Ag) dan HCV ini dapat digunakan untuk mendeteksi hepatitis dengan sangat cepat karena hanya diperlukan waktu kurang dari 20 menit. Penggunaan alat ini sangat sederhana dan hampir mirip dengan cara penggunaan tes kehamilan pada umumnya, hanya saja untuk tes kehamilan spesimen yang digunakan adalah urin sedangkan untuk mendeteksi hepatitis diperlukan spesimen yang dapat berupa darah (Whole Blood), serum ataupun plasma.

Spesimen dari darah (whole blood) dapat di ambil dari ujung jari (darah perifer) maupun dari pembuluh darah vena dan spesimen ini adalah spesimen yang paling mudah memperolehnya dibanding menggunakan serum atau plasma karena untuk memperolehnya diperlukan alat tambahan berupa sentrifuge dan tambahan reagen lain.

Cara Penggunaan rapid test ini adalah dengan menggunakan mikropipet, masukkan 100 ml spesimen ke dalam tempat sample dan tunggu 20 menit. Cara membaca hasil (interpretasi) rapid test ini juga sangat sederhana dan hampir mirip dengan cara membaca alat uji kehamilan Jika pada colom bertanda C (Control) dan T (Test) keluar garis berwarna merah maka dapat dinyatakan positif hepatitis B.

Jika hanya satu garis saja pada colom C (Control) saja maka pasien dapat dinyatakan negatif hepatitis B. Perlu diperhatikan, jika dalam colom C tidak keluar garis maka hasil tes dinyatakan invalid (Advetorial Indofarma).

Informasi lebih lanjut hubungi PT Indofarma Tbk

Jl Indofarma No 1 Cibitung-Bekasi

Telp: 021-88323971

Fax: 021-88373667

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.