skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Waspada Terhadap Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis B Berikut!

Waspada Terhadap Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis B Berikut!

Infeksi virus hepatitis B yang oleh masyarakat awam dikenal sebagai ‘penyakit kuning’masih merupakan masalah kesehatan serius sampai saat ini. Infeksi yang terjadi dapat bersifat sementara (transient), yaitu pada hepatitis B akut.

Ini terutama dijumpai pada penderita dewasa dengan kompetensi imunitas yang baik. Umumnya penderita hepatitis akut pada orang dewasa akan sembuh secara sempurna ( > 90%). Hanya sebagian kecil yang menetap (permanent) dan menjadi kronik (5 – 10%).

Sebaliknya jika infeksi terjadi pada masa bayi dan anak-anak, sebagian besar akan menjadi kronik (pengidap > 90%). Ini disebabkan karena sistem imunologi bayi belum sempurna dan bersifat toleran terhadap virus. Sebagian dari pengidap ini akan berkembang menjadi sirosis hati bahkan karsinoma hepatoseluler primer.

Terdapat suatu fenomena, di mana makin tinggi prevalensi infeksi hepatitis B di suatu tempat, maka infeksi pada bayi dan anak-anak makin banyak dijumpai.

Berikut ini adalah beberapa penjabaran dari penyebab hepatitis b yaitu:

  1. Penularan dari ibu pada anaknya

Seorang wanita hamil yang mengalami infeksi hepatitis B dapat beresiko untuk menularkan infeksi yang sama pada bayi pada saat proses kelahiran nantinya. Untuk itu sebaiknya bayi yang baru lahir segera mendapatkan vaksin untuk menghindari penularan tersebut.

  1. Kontak seksual

Seseorang yang melakukan hubungan badan dengan orang yang memiliki infeksi HBV dapat beresiko untuk mengalami infeksi yang sama. Dimana virus tersebut dapat ditularkan melalui darah, air liur, air mani, maupun cairan vagina yang masuk ke dalam tubuhnya.

  1. Berbagi jarum

HBV merupakan suatu jenis virus yang mudah ditularkan melalui jarum suntik yang terkontaminasi oleh darah yang telah terinfeksi. Untuk itu sebaiknya penggunaan jarum suntik secara bersamaan selalu dihindari.

Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis B

Kebanyakan orang yang sudah terinfeksi Hepatitis B akut tidak menyadari gejalanya. Akut disini bukan berarti penyakit sudah dalam kondisi parah, melainkan, penyakit ini baru mulai dan menunjukkan gejala perkembangannya. Dikatakan akut apabila peradangan hati belum sampai enam bulan.

Kalaupun jika gejala tersebut memang dirasakan, maka seperti inilah gejala Hepatitis B pada umumnya:

– Kelelahan yang teramat sangat.

– Demam ringan.

– Sakit kepala.

– Kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.

– Rasa tidak nyaman di sisi kanan perut di bawah tulang rusuk.

– Tinja berwarna pucat (dempul).

– Urin berwarna gelap (kecoklatan).

Penyakit kuning. Ketika kulit dan bagian putih pada mata terlihat kuning. Penyakit kuning dapat dikatakan sebagai tanda utama kerusakan hati. Biasanya muncul setelah gejala lain di atas mulai hilang.

Sedangkan bagi kebanyakan orang yang memiliki infeksi kronis (hepatitis kronis) biasanya tidak menimbulkan gejala hepatitis B akut seperti di atas. Ya, gejala akut tersebut akan berangsur-angsur membaik, namun virus masih tetap ada dalam organ hati.

Meskipun tidak lagi merasakan gejala sakit hepatitis, namun pada hepatitis kronis, virus masih tetap ada dan menggerogoti hati hingga menimbulkan kerusakan yang luas. Disebut kronis apabila penyakit ini berlangsung lebih dari enam bulan sebagai kelanjutan dari fase akut.

Anda tidak pernah tahu bahwa Anda sudah terinfeksi atau belum, untuk mengetahuinya maka diperlukan pemeriksaan oleh dokter. Disamping itu, perlu juga mencari tahu apakah anggota keluarga atau seseorang yang dekat dengan Anda terinfeksi virus hepatitis B atau tidak. Jika seseorang diantara mereka ada yang positif memiliki virus hepatitis B, maka Anda perlu diperiksa juga.

Hal ini penting, karena beberapa orang bahkan tidak menyadari jikalau mereka terkena Hepatitis B sampai dokter mendiagnosis dirinya mengidap sirosis atau kanker hati dengan segudang tanda dan gejala yang ditimbulkannya.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.