skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Ciri-Ciri Sakit Hepatitis

Ciri-Ciri Sakit Hepatitis

Penyakit hepatitis terdiri dari berbagai macam jenis hepatitis , diantaranya adalah Hepatitis A, B, C, D, E, G serta hepatitis akut lainnya. Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati manusia yang bersifat menular, di indonesia penyakit hepatitis sering disebut penyakit kuning. Penyakit Hepatitis disebabkan oleh virus juga bisa disebabkan oleh obat-obatan dan toksin. Penyakit hepatitis bisa berlangsung selama 6 bulan.

Mengenali ciri-ciri penyakit hepatitis merupakan salah satu cara mengurangi resiko yang lebih besar terhadap penyakit hati dalam tubuh seseorang. Seperti yang kita ketahui, hati merupakan organ dalam tubuh yang terletak dibawah tulang rusuk pada bagian kanan perut. Fungsi hati adalah untuk membantu mencerna makanan dan membersihkan racun dalam tubuh, sehingga ketika hati mengalami permasalahan berarti sistem pencernaan dan pembasmian racun berbahaya dalam tubuh menjadi tidak maksimal.

Berikut ini beberapa ciri-ciri penderita penyakit hepatitis seperti:

  1. Kaki menjadi bengkak

Salah satu dari fungsi hati adalah menyimpan glikogen yaitu gula pada otot, jika glikogen tidak tersimpan dengan baik maka otot-otot pada bagian tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga penderita hepatitis akan lebih mudah merasakan sakit dan nyeri pada bagian otot. Selain itu, hal ini akan membuat kaki dan tangan menjadi mudah bengkak, terutama pada kaki karena kaki merupakan salah satu anggota tubuh yang banyak digunakan dalam beraktivitas seperti berjalan, berlari, dan lain sebagainya.

  1. Pandangan menjadi kabur

Pandangan orang yang menderita hepatitis tentu juga akan menjadi kabur, seperti sedikit penjelasan di atas bahwa orang yang menderita hepatitis akan mengalami perubahan warna pada bagian putih mata sehingga pengelihatan pun terganggu dan pada akhirnya menjadi tidak jelas atau kabur, bahkan dalam kondisi yang lebih serius dapat mengakibatkan kebutaan.

  1. Perut merasa nyeri

Perut akan merasa mudah nyeri karena perut adalah tempat penyimpanan organ-organ pencernaan dimana organ tersebut salah satunya adalah hati. Dengan demikian, gangguan pada organ hati dapat menjadi salah satu penyebab nyeri perut bagian bawah.

  1. Tinja menjadi kaku dan keras

Karena tidak adanya penyaringan yang seharusnya dilakukan oleh hati maka tinja dapat berubah menjadi keras, bila diibaratkan seperti adukan semen. Warna tinja pun tidak hijau ataupun kuning, tetapi berubah menjadi putih. Hal ini menunjukan bahwa fungsi hati pada tubuh sedang mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Ini merupakan salah satu gejala yang dapat dilihat secara nyata. Jadi baik itu warna urine dan warna tinja merupakan tanda untuk mengetahui penyakit yang diderita seseorang.

  1. Mudah merasa lelah

Orang yang terserang penyakit hepatitis akan cepat lelah. Hal ini disebabkan penderita hepatitis akan lebih sering merasakan nyeri pada hati sehingga pikiran dan tenaga habis untuk menahan rasa sakit tersebut. Dengan demikian,  pada saat penderita bekerja atau melakukan aktivitas sedikit saja akan mudah merasa kelelahan. Bagi penderita penyakit hepatitis, lebih baik menggunakan waktunya untuk beristirahat, jika tetap harus beraktivitas maka lakukan sesuatu yang memang penting saja agar tubuh segera sembuh dan penyakit hepatitis yang diderita tidak menjadi kronis.

  1. Nyeri pada otot

Otot-otot akan lebih merasakan nyeri ketika seseorang terserang penyakit hepatitis. Hal ini dikarenakan otot terutama otot pada bagian perut akan lebih tertarik sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri. Selain pada otot perut, rasa nyeri juga muncul pada pada otot-otot yang lain karena hati tidak dapat berfungsi dengan maksimal sehingga tidak dapat menyaring kotoran terutama kotoran pada darah.

  1. Merasa mual

Mual tentu akan dirasakan oleh penderita hepatitis, karena hepatitis sendiri terjadi di area sekitar perut, apalagi hati berhubungan dengan organ-organ pencernaan lainnya. Jika hati seseorang sakit, maka secara tidak langsung tubuh akan meresponkan kepada lambung dan lambung akan memberikan respon berupa rasa mual. Itulah sebabnya orang yang terkena hepatitis lebih sering merasa mual. Selain itu, hal ini disebabkan karena setiap saraf dalam tubuh saling berhubungan satu sama lain.

  1. Mudah marah

Selain mudah merasa gelisah, seseorang yang terserang penyakit hepatitis akan menjadi mudah marah. Hal ini disebabkan gangguan yang terjadi pada organ hati mengganggu kondisi psikologis sehingga penderita tidak dapat mengontrol emosinya. Itulah yang membuat penderita menjadi mudah marah dan tidak bisa berpikir dengan tenang.

  1. Kulit lebih terlihat kuning

Pada penyakit hepatitis atau penyakit hati salah satu gejala yang mudah tampak yang ditimbulkan adalah warna yang kekuning-kuningan yang terlihat pada kulit. Hal ini terjadi karena fungsi hati tidak dapat berjalan dengan normal. Sebagaimana diketahui bahwa hati berfungsi untuk menyaring racun dan dan sebagai sistem ekskresi, dapat dibayangkan jika fungsi pengeluaran atau ekskresi saja tidak dapat berjalan dengan baik, maka pengeluaran pada tubuh pasti juga akan buruk hasilnya.

  1. Kuku berwarna kunig

Seperti halnya pada kulit, kuku juga sedikit berubah menjadi berwarna kuning. Hal ini terjadi disebabkan virus hepatitis dapat terjadi akibat dari penggunaaan gunting kuku bersamaan. Dimana virus hepatitis menyebar juga di bagian kuku orang yang awalnya dalam kondisi sehat setelah menggunakan gunting kuku yang sama dengan yang digunakan oleh penderita hepatitis sakit atau virus hepatitis itu, baik virus hepatitis A, virus hepatitis B, maupun  viru hepatitis C. Dengan demikian, diperlukan pengetahuan yang baik terkait cara menjaga kesehatan kuku untuk mencegah hal tersebut.

  1. Mata yang putih menjadi kuning

Selain pada bagian kuku dan kulit yang berubah menjadi kuning, ternyata ciri-ciri hepatitis lainnya yang dapat timbul adalah mata putih berwarna kuning. Hal ini menandakan bahwa adanya zat racun yang menyebar ke seluruh tubuh sehingga warna putih pada mata berubah menjadi kekuning-kungingan. Jika hal tersebut telah terjadi maka harus segera memeriksakan diri ke dokter agar penyakit hepatitis tidak semakin parah.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.