skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Ciri Penyakit Thypoid

Ciri Penyakit Thypoid

Typhoid atau lebih dikenal dengan tipus, tifus atau tipes adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan juga Salmonella paratyphi. Penderita yang terkena tipus akan mengalami demam tinggi, pusing, nafsu makan menurun hingga diare. Typhoid dapat menular melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi penderita.

Selain dengan antibiotik yng berguna sebagai obat, penderita tipus dapat menyuntikkan vaksin ke tubuh mereka meski bersifat sementara. Vaksin tersebut hanya diberikan kepada penderita atau kepada mereka yang melakukan perjalanan pada wilayah yang sedang marak terjadi tipus.

Ciri Penyakit Thypoid

Inilah ciri-ciri penyakit thypoid yang harus diwaspadai, sebagai berikut:

  1. Nadi terasa lemah

Dengan adanya infeksi bakteri salmoella typhi yang bersifat toksik turut mempengaruhi sistem kerja jantung dimana denyutnya menjadi lebih lambat. Kondisi ini dapat dideteksi dengan melambatnya pembuluh nadi/arteri.

Keadaan ini juga dapat menyebabkan penderitanya mudah lelah karena pasokan nutrisi ke seluruh jaringan menjadi berkurang. Oleh karena itu perlu dipantau tanda-tanda vital penderita typoid termasuk denyut nadi dan tekanan darahnya jangan sampai ngedrop karena dapat berpotensi menimbulkan syok.

  1. Lidah berwarna putih

Terjadinya proses inflamasi pada penyakit typoid, menimbulkan ciri-ciri gejala typoid yang cukup khas yaitu berupa lidah yang terlihat kotor/berwarna putih.

Keadaan ini dapat dilihat dengan jelas di cermin, karena terjadi perbedaan yang sangat mencolok antara bagian pinggir lidah yang berwarna merah sedangkan pada bagian tengahnya berwarna pucat/putih. Pada bagian tengah lidah biasanya juga terasa tebal.

  1. Pusing

Pusing pada kepala merupakan ciri-ciri sakit typoid yang biasanya datang menyertai demam. Pusing diakibatkan oleh adanya proses infeksi yang mempengaruhi syaraf menuju otak sehingga menimbulkan nyeri kepala/pusing.

Pusing ini juga dapat terjadi hilang timbul. Agar pusing berkurang maka sebaiknya penderita banyak beristirahat di tempat tidur dan dapat mengkonsumsi obat pereda sakit kepala.

  1. Badan terasa tidak nyaman

Pada awal proses infeksi bakteri salmonella typhi di dalam usus halus, pada umumnya terjadi ciri-ciri sakit typoid berupa rasa tidak nyaman pada badan. Rasa tidak nyaman ini berupa nyeri otot, badan lemah, letih, lesu, dan menurunnya gairah/semangat.

Penderita biasanya merasa mudah lelah walaupun tidak sedang melakukan aktifitas yang berat. Pada umumnya penderita enggan untuk melakukan aktifitas dan lebih memilih untuk berbaring di tempat tidur.

  1. Panas tinggi

Panas tinggi merupakan ciri-ciri sakit typoid yang paling lazim ditemui. Hal ini dikarenakan adanya peradangan yang ditimbulkan oleh bakteri salmonella typhi yang menimbulkan respon tubuh berupa panas tinggi/demam.

Demam pada penyakit typoid dapat terjadi naik turun, puncak demam biasanya terjadi pada malam hari. Suhu tubuh berkisar antara 38,5°C sampai 40°C. Jika terjadi demam, pertolongan pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan kompres pada penderita atau memberikan obat penurun panas.

Berikanlah minum sebanyak-banyaknya, sebab selain dapat menurunkan panas, banyak minum air putih juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan kuman penyakit.

Pencegahan Penyakit Thypoid

Berikut ini pencegahan penyakit thypoid, antara lain:

  • Hindari konsumsi sayur dan buah-buahan yang tidak dicuci
  • Hindari makanan yang sudah disimpan lama di mesin pendingin maupun di ruang terbuka
  • Perhatikan makanan agar tidak terkena lalat atau potensi kotoran yang lain
  • Selalu perhatikan gaya hidup yang bersih seperti mencuci buah sebelum dimakan, mencuci tangan sesering mungkin dan hindari konsumsi makanan yang tidak sehat.

Tips Pemulihan untuk Tipes

Penderita yang sudah mendapatkan perawatan biasanya tidak mendapatkan kesehatan seperti semula dalam waktu yang ceppat. Untuk mengatasi hal ini maka bisa dilakukan perawatan rumahan untuk mempercepat proses pemulihan. Berikut ini adalah perawatan untuk pemulihan tipes.

Konsumsi air dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Air juga membantu tubuh agar kembali mendapatkan stamina dan lebih cepat sehat seperti semula.

Hindari konsumsi makanan yang mengandung cabai, bahan tambahan dan berbagai makanan dari santan. Makanan ini bisa membuat kondisi usus yang terkena tipes menjadi lebih buruk.

Konsumsi bubur yang dicampur dengan sayuran atau lauk lain sehingga nutrisinya lebih mudah diserap oleh tubuh.

Hindari minuman alkohol dan semua jenis minuman yang mengandung kafein agar tubuh lebih sehat.