skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Dampak Negatif Penyakit Usus Buntu

Dampak Negatif Penyakit Usus Buntu

Usus buntu adalah bagian usus normal yang memiliki bentuk seperti cacing sehingga disebut juga dengan umbai cacing. Nama usus buntu sendiri merupakan istilah yang menggambarkan bahwa usus itu memang memiliki ujung yang buntu, tidak seperti usus lainnya yang ujungnya berlubang sampai anus.

Usus buntu yang juga memiliki nama apendix ini secara normal terletak di bagian perut kanan bawah, penyakit usus buntu terjadi ketika usus buntu mengalami peradangan, atau dalam istilah medis disebut Apendisitis.

Ketika terjadi radang, usus buntu akan membengkak, penuh dengan nanah yang terdiri dari bakteri dan sel-sel mati sebagai akibat dari infeksi. Jika penyakit radang usus buntu tidak diobati, maka usus buntu bisa semakin membengkak dan akhirnya bisa pecah (meledak), dan membuat isinya menyebar ke seluruh rongga perut sehingga berpotensi menyebabkan infeksi yang luas dan mengancam nyawa.

Penyakit usus buntu tentunya memiliki gejala awal yakni seperti sakit perut namun memang sakit perut adalah gejala yang hampir dialami oleh seluruh orang apalagi bagi kaum wanita sendiri yang tiap bulannya memang mengalami datang bulan jadi anda harus bisa mengetahui apakah ini dikarenakan sakit perut atau ada gejala lain yakni usus buntu.

Yang membedakan adalah rasa sakit yang ditimbulkan oleh usus buntu tidak akan berkurang tidak seperti sakit maag atau sedang datang bulan jadi jika anda mengalami sakit perut yang benar-benar membuat anda kesakitan anda harus segera memeriksakannya.

Dampak Negatif Penyakit Usus Buntu

Berikut ini adalah dampak negatif apabila seseorang sudah terkena penyakit usus buntu, antara lain:

  1. Mengurangi nafsu makan

Karena rasa sakit yang begitu menyiksa, penderita kemudian akan merasa tersiksa dan merasa tidak selera makan. Jika ini terjadi, kondisi akan memperburuk kesehatan penderita. Masalahnya akan meluas dan membuat penderita semakin menderita.

Belum lagi jika seorang penderita memiliki riwayat penyakit magh. Tentu hal ini akan semakin memperburuk keadaan. Bahaya penyakit usus buntu jika tidak segera dioperasi ini sebaiknya menjadi pelajaran bagi anda agar melakukan tindakan pengobatan secepatnya agar kondisi tubuh tidak semakin melemah.

  1. Memicu penyakit peritonitis

Perlu anda ketahui bahwa adanya penyakit usus bantu akan dapat menyebabkan masuknya kuman akibat adanya kotoran. Kuman tersebut bisa masuk ke organ tubuh yang lain sehingga akan menyebar keseluruh organ bagian perut.

Hal inilah yang kemudian akan menyebabkan penyakit peritonitis terjadi. Tak hanya itu saja, bagi para wanita keadaan ini akan berbahaya karena radang usus yang bocor akan membuat saluran indung telur menjadi rusak dan memungkinkan wanita tersebut menjadi mandul secara permanen.

  1. Rasa sakit yang tak kunjung sembuh

Karena sumber penyakitnya belum dibuang, maka tak heran jika penderita usus buntu akan selalu merasa kesakitan. Rasa sakit yang terjadi semakin lama akan terasa semakin menyiksa hingga banyak pula para penderita usus buntu yang hilang kesadaran akibat tidak kuat menahan rasa sakit yang ditimbulkan.

  1. Perut selalu terasa kembung

Bahaya penyakit usus buntu jika tidak segera dioperasi adalah dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman karena perutnya terasa selalu kembung dan seperti ingin buang angin, namun tidak bisa. Perut yang kembung ini kemudian akan disusul dengan rasa nyeri yang hebat. Karena itulah, demi kesehatan dan kenyamanan, sebaiknya operasi usus buntu segera dilakukan.

  1. Kematian

Karena infeksi yang terjadi semakin parah, serta komplikasi yang terjadi membuat penderita terancam jiwanya.