skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Diagnosis Penyakit Gastritis Yang Dilakukan Oleh Dokter!

Diagnosis Penyakit Gastritis Yang Dilakukan Oleh Dokter!

Gastritis merupakan permasalahan kesehatan yang sangat umum. Lebih dari 10% pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan rasa sakit di ulu hati pasti terdiagnosa gastritis. Gastritis atau radang lambung adalah peradangan (luka dan bengkak) pada permukaan lambung.

Biasanya disebabkan oleh kebiasaan minum minuman keras, penggunaan obat anti inflamasi non steroid (NSAIDs) berkepanjangan seperti aspirin atau ibuproven, atau infeksi bakteri seperti Helicobacter pylori. Dapat juga terjadi karena komplikasi setelah operasi besar, luka traumatik, terbakar, atau infeksi yang parah. Penyakit seperti anemia pernicious, kelainan auto imun, dan refluks empedu kronis.

Seseorang yang menderita gastriris mengeluhkan merasa nyeri dan sakit, bersendawa, perut kembung, mual dan muntah, serta perasaan terbakar di bagian atas abdomen (biasanya di ulu hati). Rasa sakit muncul biasanya berada di bagian kiri atas abdomen hingga menjalar ke bagian punggung, seperti datang dan pergi dari perut ke punggung.

Umumnya rasa nyeri yang dialami digambarkan seperti ditusuk-tusuk atau digores benda tajam. Terdapat darah yang turut keluar saat muntah atau buang air besar menjadi tanda terdapat pendarahan pada lambung dan memerlukan tindakan medis sesegera mungkin.

Diagnosis Penyakit Grastitis

Tes diagnosis yang paling umum dilakukan untuk gastritis adalah endoskopi dengan biopsi lambung. Dokter biasanya akan memberikan obat pasien untuk mengurangi ketidaknyamanan dan kecemasan sebelum memulai prosedur endoskopi. Dokter kemudian akan memasukkan endoskopi, tabung tipis dengan kamera kecil di ujungnya, melalui mulut atau hidung pasien dan masuk ke perut.

Dokter menggunakan endoskop untuk memeriksa lapisan kerongkongan, perut, dan bagian pertama dari usus kecil. Jika perlu, dokter akan menggunakan endoskop untuk melakukan biopsi, yang melibatkan pengumpulan sampel kecil jaringan untuk pemeriksaan dengan mikroskop.

Pengobatan Penyakit Grastitis

Umumnya, pengobatan gastritis akan disesuaikan dengan faktor penyebab penyakit ini menyerang tubuh Anda. Karena itu, berkonsultasilah dengan dokter dan ceritakan riwayat kesehatan Anda secara lengkap. Ini akan membantu dokter Anda untuk menganalisis dan menegakkan diagnosa guna menentukan perawatan apa yang tepat untuk Anda.

Gastritis akut yang umumnya disebabkan oleh konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu, dapat diatasi dengan menghentikan penggunaan zat-zat tersebut.

Sedangkan, gastritis kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri heliobacter pylori, dapat diatasi dengan konsumsi obat-obatan bersifat antibiotik guna memberantas keberadaan bakteri tersebut dalam lambung Anda.

Beberapa jenis antibiotik yang sering diberikan, bisa jadi berupa amoksilin, klaritromisin (Biaxin), metronidazol, dan tetrasiklin.

Untuk menurunkan kadar asam yang tinggi dalam lambung Anda, boleh jadi dokter memberikan Anda obat jenis antasida, dimana selain menetralisir asam lambung berlebih, obat golongan ini juga mampu meredakan nyeri yang terjadi dan membantu pengeluaran gas yang timbul dari saluran pencernaan.

Jika Anda diresepkan obat jenis ini, pastikan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan lain secara berbarengan agar tidak terjadi kontraindikasi yang tidak diinginkan. Konsumsi antasida dapat dilakukan dua jam sebelum atau sesudah obat lain dikonsumsi.

Pengingat lain, sekalipun keluhan nyeri dapat hilang, konsumsi antasida sebenarnya tidak bersifat menyembuhkan melainkan hanya mengurangi gejala yang terjadi.

Penggunaan antasida dalam dosis besar dan dalam kurun waktu yang panjang dapat meningkatkan resiko osteoporosis, ensefalopati, dan gangguan fungsi ginjal. Karena sifat antasida hanya mengurangi asam, seringkali dokter akan memberikan rujukan obat lain berupa proton pump inhibitor guna mengontrol produksi asam berlebih dalam lambung.

Waspadalah terhadap dosis yang tinggi dari penggunaan obat ini, dimana efeknya dapat meningkatkan resiko patah tulang pada pinggul, pergelangan tangan, dan tulang belakang.

Jika ditemukan luka pada mukosa lambung, dokter akan meresepkan obat jenis sukralfat. Di dalam lambung, sukralfat akan menempel pada selaput dan membentuk lapisan guna melindungi selaput mukosa lambung dari gesekan penyebab iritasi/luka.

Meski begitu, obat ini pun tidak bersifat menyembuhkan luka. Dibutuhkan obat jenis fucoidan dalam hal ini. Selain berfungsi seperti sukralfat, fucoidan berperan dalam memicu kecepatan degenerasi sel luka pada lambung sekaligus memakan bakteri penyebab gastritis pada lambung.

Pencegahan Penyakit Gastritis

Pencegahan yang bisa dilakukan untuk terhindar dari penyakit gastritis adalah dengan cara menghindari penyebab terjadinya gastritis seperti atur pola makan secara teratur, hindari konsumsi alkohol secara berlebihan dan jangan mengkonsumsi obat dalam jangka waktu lama atau terlalu lama.

Apa Itu ElderlyCare?

Elderlycare adalah Produk PT. Autoimun Care Indonesia yang merupakan Formula Organik yang diciptakan khusus untuk membantu menyembuhkan penyakit Maag, membantu mengatasi Gangguan pada Sistem Pencernaan, dan membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Elderlycare ini di Produksi dengan teknologi canggih Nanotechnology yang dapat menjaga kesehatan dan membantu menyembuhkan gangguan pencernaan tubuh serta membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.