skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apa Saja Faktor Pemicu Penyakit Vertigo?

Apa Saja Faktor Pemicu Penyakit Vertigo?

Vertigo merupakan perasaan halusinasi seolah-olah lingkungan atau diri sendiri bergerak atau yang lebih sering lagi berputar, keadaan ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada sistem keseimbangan.

Sebenarnya, vertigo bukanlah bagian dari suatu penyakit, melainkan hanya sebagai gejala dari suatu penyakit yang sedang diderita. Banyak faktor penyebab timbulnya vertigo. Kebanyakan orang mengalami vertigo saat kondisi psikologi sedang terguncang suatu masalah yang menimbulkan stress, depresi dan migrain.

Faktor Pemicu Penyakit Vertigo

Pada awalnya gejala dari penyakit vertigo hanya sebatas rasa pusing biasa, akan tetapi lambat laun rasa pusing tersebut semakin bertambah kuat sehingga membuat penderitanya sampai-sampai tidak bisa beraktifitas seperti biasa. Salah satu faktor pemicu dan penyebab penyakit vertigo adalah adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi menyampaikan sinyal ke bagian otak.

Sistem ini memiliki fungsi juga membantu menjaga keseimbangan tubuh. Pada penderita vertigo sistem ini tidak bisa berjalan dengan baik yang menyebabkan si penderita bakal merasakan pusing disertai sensai berputar-putar.

Faktor pemicu dan penyebab penyakit vertigo selanjutnya karena terjadinya infeksi pada telinga dalam. Infeksi ini bisa sampai menjalar ke bagian organ dalam telinga sehingga rasa pusing yang dirasakan juga jauh lebih hebat.

Disamping infeksi telinga dalam masih ada faktor pemicu dan penyebab penyakit vertigo yang lainnya yaitu trauma pada kepala. Mereka yang pernah mengalami kecelakaan hingga sampai mengalami trauma kepala memiliki kemungkinan besar terkena vertigo.

Jadi bagi anda yang sebelumnya pernah mengalami kecelakaan yang berakibat trauma pada kepala mesti lebih waspada dan jangan anggap remeh apabila anda kerap kali merasa pusing yang datang secara tiba-tiba.

Untuk gejala awal penyakit vertigo sendiri diantaranya sakit kepala yang hebat, keringat dingin, rasa mual yang hebat disertai dengan rasa ingin muntah, pendengaran menjadi terganggu saat sakit kepala datang, pandangan menjadi kabur dan reaksi mata yang menjadi kurang peka.

Tanda Penyakit Vertigo

Berikut ini adalah tanda-tanda dari penyakit vertigo:

  1. Mual

Rasa mual dan hendak muntah timbul karena sensasi berputar tersebut membuat Anda menjadi pusing. Seperti halnya naik kendaraan, mual yang dirasakan akan menyerupai mabuk.

  1. Gangguan pendengaran

Ketika Anda mengalami vertigo, maka kualitas dan kemampuan pendengaran Anda akan cenderung menurun. Hal ini mungkin bisa diakibatkan karena gangguan pada saraf pendengaran Anda.

  1. Sering berkeringat

Yang dimaksud keringat disini bukan keringat ketika aktifitas olahraga, akan tetapi keluar keringat dingin disertai pusing dan mual.

  1. Pingsan

Pingsan akibat vertigo memang mirip dengan pingsan karena faktor cuaca, kelelahan, atau perut yang kosong. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk meneliti apakah pingsan ini disebabkan oleh vertigo atau bukan.

  1. Objek di sekitar serasa berputar

Ketika Anda mengalami vertigo, maka kepala akan serasa berputar dan begitupun obyek di sekitar Anda. Kejadian ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau didahului oleh rasa pusing terlebih dahulu.

  1. Pusing

Sudah jelas rasa pusing akan melanda Anda yang mengidap vertigo. Rasa pusing ini kerap muncul dalam intensitas yang berbeda.

  1. Susah makan

Tanda berikutnya adalah gejala susah untuk menelan makanan, penderita vertigo akan mengalami kesulitan menelan makan karena rasa mual yang dialami. Jika makan tertelan, penderita akan merasakan mual dan ingin muntah.

  1. Kehilangan keseimbangan

Kehilangan keseimbangan terjadi karena adanya masalah pada sistem saraf Anda. Anda akan merasa sempoyongan dalam berdiri, berjalan, maupun dalam memegang sesuatu.

Cara Mengatasi Penyakit Vertigo

Anda dapat melakuka latihan vestibular untuk mengatasi vertigo. Latihan vestibular sebagai berikut:

– Lakukan praktek otot mata dengan mengikuti kemana arah objek yang bergerak, fokuskan mata pada obyek stasioner.

– Berdiri tegak, buka mata dan kemudian tutup. Lakukan 5 kali.

– Gerakan kepala berputar. Pasang dagu ke dada, putar kepala ke kiri, dan mengubah ke arah kanan, lakukan 3 kali.

– Gerakan wajah menghadap ke atas, lalu turun dengan perlahan-lahan sampai menghadap ke bawah. Kemudian naik lagi menghadap ke atas perlahan-lahan dan lakukan 3 kali.

– Melatih gerakan kepala miring, yaitu dengan mencoba untuk tetap telinga bagian kiri ke bahu kiri. Tahan sampai 15 detik, kemudian lakukan pada telinga sebaliknya. Ulangi setiap bagian telinga masing 3 kali.

– Duduk dengan posisi punggung lurus dan mata terbuka. Lalu berdiri. Pada saat Anda berdiri, tutup mata dan Ulangi 3 kali.

– Melatih gerakan bola mata Anda ke kanan dan ke kiri secara horizontal dengan mata terbuka. Ulangi pada setiap arah masing-masing 3 kali. Kemudian lanjutkan dengan menggerakkan bola mata ke atas dan ke bawah secara vertikal.