skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Awal Penyakit Perlemakan Hati

Gejala Awal Penyakit Perlemakan Hati

Penyakit hati berlemak atau perlemakan hati yang terjadi pada individu yang tidak mengkonsumsi alkohol secara berlebihan (NAFLD) adalah bentuk paling umum penyakit hati di Amerika Serikat. Seperti namanya, hal ini terkait dengan akumulasi lemak yang abnormal dalam hati.

Secara sederhana, perlemakan hati berkembang akibat makan terlalu banyak. Ketika jumlah nutrisi (terutama lemak) memasuki hati melebihi kemampuan kita untuk menghabiskannya, lemak terakumulasi dalam hati. Penyebab terkait adalah resistensi insulin-menurunnya kemampuan hormon ini untuk membersihkan nutrisi dari aliran darah. Insulin meningkatkan penyimpanan lemak di hati.

Kebanyakan pasien tidak memiliki gejala yang terlihat, meskipun mereka mungkin menderita kelelahan, kelesuan, dan ketidaknyamanan pada perut kanan bagian atas. Dalam kasus yang lebih serius, penyakit ini dapat menyebabkan hepatitis, gagal hati, dan/ atau sirosis.

Gejala Awal Penyakit Perlemakan Hati

  • Hilang nafsu makan
  • Berat badan berkurang
  • Badan terasa lelah dan lemah
  • Konsentrasi terganggu
  • Bingung
  • Mual
  • Nyeri pada bagian tengah perut atau pada perut atas sebelah kanan
  • Pembengkakan hati

Pada kasus yang jarang terjadi, perlemakan hati juga bisa menyebabkan gejala berupa timbulnya bercak-bercak berwarna gelap pada kulit lengan dan leher.

Penyebab Penyakit Perlemakan Hati

Ada 2 penyebab utama penyakit perlemakan hati:

  • Penyakit perlemakan hati alkoholik: Tingkat keparahan bervariasi tergantung jenis, jumlah, dan lamanya konsumsi alkohol.
  • Penyakit perlemakan hati non-alkoholik: Biasanya terkait dengan sindrom metabolik, seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi, dan virus hepatitis C.

Mekanisme dari Penyakit Perlemakan Hati

Salah satu fungsi utama hati adalah menyimpan tenaga. Konsumsi berlebihan dari beberapa jenis makanan menyebabkan menumpuknya lemak di dalam hati. Lemak yang berlebihan itu kemudian menumpuk dalam sel-sel hati.

Obesitas, diabetes, kolestrol tinggi, konsumsi alkohol yang berlebihan, penurunan berat badan yang cepat, dan malnutrisi merupakan faktor yang menyebabkan penyakit perlemakan hati. Tetapi, beberapa pasien menderita penyakit ini tanpa adanya kondisi tersebut.

Faktor Resiko untuk Penyakit Perlemakan Hati

  • Obesitas: Sekitar 20% orang gemuk mengidap penyakit perlemakan hati
  • Berat badan berlebihan: Orang dengan indeks massa tubuh (IMT) di antara 25 dan 30 beresiko terkena penyakit ini
  • Diabetes
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Makanan yang sangat manis: mengkonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan, seperti teh hijau yang manis, adalah sebuah faktor resiko.

Pencegahan Penyakit Perlemakan Hati

  1. Jaga asupan makanan

Dalam rangka mencegah perlemakan hati sangat penting bagi anda untuk memilih makanan sehat. Makan makanan tinggi lemak membuat hati menjadi rentan mengalami perlemakan hati.

  1. Tingkatkan asupan asam lemak omega-3

Omega-3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan hati. Mengkonsumsi makanan tinggi omega-3 seperti kacang-kcangan, ikan salmon dan minyak zaitun dapat menurunkan lemak di organ hati dengan mengurangi jumlah kolesterol jahat dalam tubuh.

Jika merasa sulit memenuhi asupan omega-3 dari makanan, anda bisa mengambil suplemen omega-3 seperti minyak ikan. Tetapi, sangat disarankan jika anda mendapatkan omega-3 dari makanan kaerena lebih alami.

  1. Jauhi alkohol

Jika anda adalah seorang peminum, hal pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi perlemakan hati adalah berhenti minum minuman beralkohol.

Menurut University of Maryland Medical Center, hati memiliki kemampuan untuk memperbaiki setiap kerusakan yang diakibatkan penyalahgunaan alkohol dengan cara berhenti minum.

Jadi sangat penting bagi anda untuk menghindari minuman beralkohol, bahkan bagi anda yang tidak memiliki masalah perlemakan hati sekali pun.

  1. Menurunkan berat badan

Berat badan berlebih dapat menaikkan risiko terkena perlemakan hati. Sehingga anda harus menjaga kestabilan berat badan pada tingkat normal.

Ada banyak hal positif yang bisa membantu anda mendapatkan berat badan ideal, yaitu dengan cara berolahraga dan mengurangi makanan berlemak.

Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari atau paling tidak 3 kali seminggu. Menurunkan berat badan bisa membantu anda meningkatkan kesehatan organ hati dan mengurangi risiko perlemakan hati.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.