skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
6 Gejala Penyakit Batu Empedu Yang Harus Kamu Tahu

6 Gejala Penyakit Batu Empedu Yang Harus Kamu Tahu

Batu empedu merupakan organ berbentuk buah pir kecil yang terletak di bagian perut sebelah kanan, dan tersembunyi di bawah hati. Kantung empedu menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Selama makan, kantung empedu akan berkontraksi (menciut), sehingga mengeluarkan sedikit cairan empedu yang berwarna hijau kecokelatan ke dalam usus halus.

Cairan empedu berguna dalam penyerapan lemak dan beberapa vitamin (A,D,E,K). empedu merupakan campuran dari asam empedu, protein, garam kalsium,pigmen dan unsur lemak (kolesterol). Sebagian dari empedu yang memasuki usus halus akan diteruskan dan dikeluarkan melalui feses.

Kelainan utama yang dapat timbul pada kantung empedu adalah terbentuknya batu. Hal ini juga dapat terjadi pada saluran empedu. Batu empedu disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin dan garam kalsium yang mengeras.

Belum begitu jelas apa sebenarnya yang menjadi penyebab terbentuknya penyakit ini, namun telah diketahui bahwa batu empedu terjadi oleh karena hal-hal sebagai berikut:

Cairan Empedu yang mengandung kolesterol tinggi.

Normalnya, cairan empedu mengandung bahan kimia yang cukup untuk melarutkan kolesterol yang diekskresikan oleh hati. Tapi jika jumlah kolesterol terlalu banyak daripada kemampuan empedu untuk melarutkannya, maka kolesterol berlebih dapat membentuk menjadi kristal dan akhirnya menjadi batu (Batu empedu kolesterol). Ini merupakan jenis batu empedu terbanyak.

Namun kita dapat melihat gejala penyakit batu empedu ini yaitu:

  1. Sering Gemetar

Penderita batu empedu juga akan merasa sering gemetar dan kondisi gerakan tubuh yang sulit dikendalikan. Jika sudah kronis maka penderita bisa pinsan atau kehilangan gerakan secara mendadak. Hal ini menjadi kondisi komplikasi dari pencernaan yang buruk, kurang nutrisi dan juga keseimbangan tubuh yang terus memburuk.

  1. Diare Kronis dan Gas Belerbihan

Penderita batu empedu juga bisa mengalami diare yang sangat parah. Diare ini akan menyebabkan penderita sering buang air besar dengan karakter tinja yang lebih encer. Berat badan akan semakin menurun dan kurang nafsu makan.

Jika gejala ini terus berlanjut maka bisa menyebabkan batu empedu yang sangat parah atau kronis. Gejala awal kondisi ini sering ditandai dengan gas berlebihan, kembung dan sering mual.

  1. Kram Perut

Umumnya penderita batu tidak menyadari kondisinya hingga dilakukan pemeriksaan. Hal ini disebabkan karena batu empedu sering menyebabkan rasa sakit kemudian hilang sendiri. Namun semakin lama maka rasa sakit bisa menjadi lebih parah.

Selain nyeri perut yang menyebar ke perut maka juga sering menyebabkan kram perut. Kram perut akan membuat penderita sama sekali tidak bergerak karena sangat sakit.

  1. Terasa Sangat Kenyang

Kram perut dan nyeri perut yang terjadi pada penderita batu empedu memang sangat menyiksa. Namun kondisi ini bisa menyebabkan penurunan nafsu makan yang sangat drastis. Jika semakin lama terjadi maka penderita sama sekali tidak merasa lapar.

Hal ini disebabkan karena perut yang sudah mengalami kolik akan merasa sangat kenyang. Penyakit ini mungkin juga telah menyebabkan gangguan kerja pada saluran pencernaan.

  1. Gangguan Pencernaan

Penderita juga bisa mengalami gangguan pencernaan yang sangat buruk. Gejala ini sering ditandai dengan rasa mual dan keinginan untuk muntah secara terus menerus. Mual dan muntah yang sudah terjadi selama satu bulan lebih bisa menunjukkan gejala batu empedu yang kronis. Namun banyak penderita yang merasa bahwa ini gejala maag, gas berlebihan atau masuk angin.

  1. Detak Jantung Semakin Cepat

Salah satu gejala yang sering diremehkan oleh penderita batu empedu kronis adalah detak jantung yang semakin cepat. Detak jantung yang semakin cepat terjadi karena jantung mengikuti metabolisme tubuh. Tubuh yang kekurangan oksigen juga mendorong jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Kondisinya bisa lebih buruk untuk penderita yang memang menderita kelainan jantung.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.