skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Penyakit Bronkitis Yang Dapat Terjadi Pada Lansia

Gejala Penyakit Bronkitis Yang Dapat Terjadi Pada Lansia

Penyakit Bronkitis adalah suatu penyakit yang ditandai adanya dilatasi (ektasis) bronkus lokal yang bersifat patologis dan berjalan kronik. Perubahan bronkus tersebut disebabkan oleh perubahan-perubahan dalam dinding bronkus berupa destruksi elemen-elemen elastis dan otot-otot polos bronkus. Bronkus yang terkena umumnya bronkus kecil (medium size), sedangkan bronkus besar jarang terjadi.

Bronkitis kronis dan emfisema paru sering terdapat bersama-sama pada seorang pasien, dalam keadaan lanjut penyakit ini sering menyebabkan obstruksi saluran nafas yang menetap yang dinamakan cronik obstructive pulmonary disease (COPD).

Di negara barat, kekerapan bronkitis diperkirakan sebanyak 1,3% diantara populasi. Di Inggris dan Amerika penyakit paru kronik merupakan salah satu penyebab kematian dan ketidak mampuan pasien untuk bekerja. Kekerapan setinggi itu ternyata mengalami penurunan yang berarti dengan pengobatan memakai antibiotik.

Di Indonesia belum ada laporan tentang anka-angka yang pasti mengenai penyakit ini. Kenyataannya penyakit ini sering ditemukan di klinik-klinik dan diderita oleh laki-laki dan wanita. Penyakit ini dapat diderita mulai dari anak bahkan dapat merupakan kelainan congenital.

Seperti halnya pada gangguan kesehatan lainnya, komplikasi bronkitis pada umumnya dapat terjadi jika penyakit bronkitis terlambat untuk di ketahui dan di tangani ataupun penanganan yang di lakukan kurang tepat. Tentu saja kondisi ini akan memperburuk kondisi sang penderita.

Seperti halnya pada saat penderita mulai mengalami gejala bronkitis ringan yang sering kali di anggap sebagai gejala penyakit sederhana dan kerap di abaikan. Sehingga tak jarang gejala bronkitis tersebut bertahan lama, dan berdampak buruk sehingga terjadi komplikasi gangguan pernapasan lainnya.

Gejala Penyakit Bronkitis

Bronkitis banyak diartikan oleh masyarakat umum sebagai penyakit sesak napas akut terutama bagi mereka yang aktif dalam rokok. Mereka yang menderita bronkitis umumnya akan menunjukkan gejala umum seperti:

– Tidak nafsu makan.

– Berkeringat malam.

– Lemas.

– Berat badan turun.

– Demam, segala macam penyakit kebanyakan menyebabkan demam, hal ini disebabkan terjadinya perlawanan terhadap penyakit oleh imun tubuh.

– Sesak atau nyeri di dada saat batuk.

– Tak jarang batuk juga disertai percikan darah.

– Adanya batuk berdahak yang berlangsung lama

Pengobatan Penyakit Bronkitis

Penyakit bronkitis bisa disembuhkan dengan beberapa metode pengobatan. Berikut penjelasan selengkapnya.

  1. Pengobatan Bronkitis Akut

Bronkitis akut biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan perawatan medis secara khusus. Untuk mempercepat penyembuhan, berikut beberapa metode pengobatan yang bisa anda lakukan sendiri:

– Berhenti atau hindari lingkungan asap, baik asap rokok maupun sumber asap lainnya. Asap bisa

– Memperbanyak intensitas istirahat.

– Banyak minum air putih. Asupan air putih akan membantu mengencerkan dahak atau lendir yang ada di paru-paru sehingga mudah dikeluarkan dari dalam paru-paru. Selain itu, asupan air putih secara cukup akan membantu mencegah tubuh dari dehidrasi.

– Sebaiknya anda tidak mengkonsumsi obat batuk, karena batuk sebenarnya merupakan reaksi alamiah yang justru akan membantu keluarnya dahak dari dalam paru-paru.

memperburuk kondisi paru-paru dan juga penyakit bronkitis itu sendiri.

– Untuk meredakan sakit tenggorokan, anda bisa mengkonsumsi air lemon yang dicampur dengan madu.

Untuk bronkitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri biasanya dokter akan memberikan antibiotik. Namun untuk bronkitis yang disebabkan oleh infeksi virus, pemberian antibiotik tidak akan memberikan dampak apapun.

  1. Pengobatan Bronkitis Kronis

Bronkitis kronis akan menyebabkan paru-paru anda lebih rentan terkena infeksi. Kondisi semacam ini kemungkinan akan ditangani dengan pemberian vaksinasi flu tahunan atau vaksinasi pneumonia. Berhenti merokok dan juga menghindari asap juga menjadi salah satu solusi untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.

Untuk membantu mengeluarkan dahak dari dalam paru, dokter kemungkinan akan memberikan obat bernama mucolytic. Obat tersebut berguna untuk mengencerkan lendir yang ada di dalam paru-paru sehingga mudah untuk dikeluarkan. Sebaiknya anda tidak membeli obat secara bebas karena pengaruh obat tersebut bisa saja memperburuk kondisi penyakit bronkitis.

Itulah beberapa hal terkait dengan penyakit bronkitis. Dengan mengetahui gejala-gejala dan juga penyebab bronkitis diharapkan anda akan lebih berhati-hati dan juga bisa melakukan pencegahan secara dini. Melakukan pengobatan dengan cara yang tepat sesuai dengan gejala yang dirasakan juga bisa mempercepat proses penyembuhan.

Apa Itu Pulmohealer?

Obat Penyakit Paru-Paru Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.