skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Penyakit Demam Thypoid Pada Anak

Gejala Penyakit Demam Thypoid Pada Anak

Demam Thypoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi dan umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Penyakit yang banyak terjadi di negara-negara berkembang dan dialami oleh anak-anak ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya.

Tifus dapat menular dengan cepat. Infeksi demam tifoid terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil tinja yang mengandung bakteri. Pada kasus yang jarang terjadi, penularan terjadi akibat terkena urine yang terinfeksi bakteri.

Berdasarkan sebuah penelitian, ditemukan bahwa tifus menjangkiti sebanyak 800 hingga 100 ribu penduduk Indonesia sepanjang tahun 2008. Ini membuktikan bahwa tifus masih masih merupakan penyakit endemik dan masalah kesehatan yang serius di negara ini.

Sanitasi yang buruk dan terbatasnya akses air bersih diduga menjadi penyebab utama berkembangnya penyakit tifus. Belum sempurnanya sistem kekebalan tubuh diduga menjadi penyebab penyakit ini lebih banyak dialami anak-anak.

Berikut ini gejala penyakit demam thypoid pada anak yang harus diwaspadai orang tua, antara lain:

  1. Kehilangan nafsu makan

Karena demam, sakit kepala, dan diare, maka bayi atau anak-anak yang terkena thypoid menjadi kehilangan nafsu makan. Karena hilanya selera makan ini, berat badan anak jadi menurun drastis.

  1. Gangguan pencernaan

Thypoid merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Selain itu, penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang mengganggu pencernaan. Oleh karena itu, anak-anak dan bayi akan mengalami gangguan pencernaan, seperti diare. Hal ini karena usus mereka terinfeksi oleh bakteri penyebab thypoid.

  1. Kehilangan kesadaran

Akibat diare yang terus menerus dan rasa sakit yang tidak dapat ditahan, maka bayi dan anak-anak yang menderita thypoid dapat mengalami pingsan. Jika keadaannya sudah seperti ini, maka tidak ada solusi lain kecuali membawanya rumah sakit atau puskesmas terdekat.

  1. Demam naik turun

Tidak hanya demam berdarah yang membuat demam menjadi naik turun. Akan tetapi, thypoid juga ditandai dengan gejala tersebut. Misalnya, di pagi hari demam anak menjadi tinggi, tetapi sore harinya turun. Begitu sebaliknya hingga beberapa hari.

  1. Demam

Gejala utama yang dirasakan oleh bayi dan anak-anak adalah demam tinggi yang disertai dengan sakit kepala. Gejala ini sering kali membuat orang tua terkecoh dan hanya memberikan obat penurun panas pada anaknya. Secara tidak langsung, thypoid akan semakin berkembang karena tidak kunjung ditangani.

Pencegahan Penyakit Demam Thypoid

Jika Anda sedang berada dalam daerah yang berkembang virus thypoid, sebaiknya Anda melakukan hal berikut guna pencegahan thypoid:

  • Mencuci tangan secara benar dan teratur
  • Hindari mengonsumsi minuman yang tidak jelas kebersihannya
  • Hindari buah dan sayuran mentah
  • Pastikan makanan yang Anda konsumsi panas/hangat dan baru saja dimasak.

Sedangkan jika Anda baru saja terpapar virus penyakit ini, hendaknya Anda melakukan hal berikut sehingga tidak menyebarkannya kepada orang lain:

  • Mencuci tangan dengan lebih sering. Gunakan air hangat, dan sabun terutama sebelum Anda menikmati makanan.
  • Bersihkan peralatan rumah tangga Anda seperti wc, gagang pintu, telepon, dsb
  • Hindari untuk bertanggungjawab terhadap penyediaan makanan. Pastikan Anda mendapat persetujuan dari dokter untuk boleh melakukan sentuhan terhadap makanan yang disajikan untuk orang lain
  • Gunakan peralatan Anda sendiri, dan pastikan seluruhnya bersih dan terawatt sehingga tidak menyebarkannya kepada orang lain.

Diagnosa Penyakit Demam Thypoid

Diagnosa penyakit demam typhoid bisa dibuat dengan cara membiakan kuman yang berada dalam darah, sumsum tulang ataupun dalam kotoran penderita penyakit ini.

Lalu dengan test Widal untuk menentukan jumlah titer konsentrasi antibody yang dibentuk oleh tubuh untuk melawan kuman Salmonella typhi ini, yaitu titer antibody O (somatik kuman) dan titer antibody H (bulu getar flagela kuman), tentu sebelumnya kita harus memikirkan kemungkinan penyakit lain yang mirip gejalah dan tandanya, seprti penyakit malaria, disentri atau penyakit radang paru pneumonia.

Seringkali penderita diberikan pengobatan antibiotika khloramfenicol sambil menunggu hasil test Widal dan biakan kuman dari darah dan kotorannya. Ini disebabkan proses test Widal ini memakan waktu, sehingga menjadi terlambat pengobatannya bila harus menunggu hasil test Widal ini.