skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Penyakit Diare Akut Dan Gejala Dehidrasi

Gejala Penyakit Diare Akut Dan Gejala Dehidrasi

Penyakit Diare adalah salah satu gangguan perut yang terjadi secara umum baik untuk anak-anak atau orang dewasa. Diare akan membuat tinja menjadi lebih lunak, cair dan frekuensi buang air besar menjadi meningkat.

Penyakit Diare biasanya bisa disembuhkan selama dua atau tiga hari, bahkan jika tidak diobati. Serangan penyakit diare bisa terjadi pada semua orang termasuk bayi. Diare akut (mendadak) adalah diare yang berlangsung kurang dari dua minggu.

Banyaknya cairan tubuh yang dikeluarkan bersama tinja dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat dibedakan menjadi dehidrasi berat, sedang dan ringan. Penyakit Diare akut adalah jenis diare yang paling sering terjadi. Penyebab utamanya adalah:

– Kecemasan.

– Infeksi usus akibat kuman, bakteri, ataupun virus pada air dan makanan yang terkontaminasi, ataupun kontak dengan orang lain yang lebih dulu terinfeksi.

– Efek samping obat-obatan.

– Mengonsumsi terlalu banyak minuman bersoda atau beralkohol.

Selain buang air besar dalam bentuk semicair dan cair, gejala diare akut kadang disertai muntah, darah atau lendir pada tinja, demam, sakit kepala, ataupun sakit pada kaki, dan sakit perut. Di atas semua gejala tersebut, dehidrasi adalah hal yang paling harus dihindari dari diare. Lemas, kram otot, sakit kepala, dan mulut kering adalah beberapa gejala dari dehidrasi.

Pada umumnya, diare akut akan sembuh dalam beberapa hari setelah mengonsumsi obat dan istirahat cukup. Segera periksakan diri ke dokter jika diare yang dialami turut disertai:

– Diiringi demam tinggi yang tidak kunjung reda.

– Keluar darah saat muntah atau buang air besar.

– Muntah dalam jumlah banyak atau frekuensi tinggi.

– Mengalami sakit perut yang tidak tertahankan.

Begitu juga jika Anda seorang manula, sedang hamil, atau mengidap epilepsi, diabetes, radang usus, penyakit ginjal, atau sedang mengalami pelemahan sistem kekebalan tubuh karena sedang menjalani kemoterapi.

Bahaya Penyakit Diare Akut

Diare terdengar memang salah satu penyakit yang sangat umum. Diare bisa terjadi pada bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Diare membutuhkan perawatan yang cepat sesuai dengan penyebabnya. Namun jika diare tidak diobati atau sudah diobati dan tidak menunjukkan kemajuan maka bisa mengalami kondisi yang berbahaya. Bahaya diare akut yang paling sering terjadi adalah dehirasi.

Dehidrasi dapat terjadi karena tubuh kehilangan banyak cairan yang keluar bersama tinja. Bahkan diare juga bisa menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jika kondisi ini tidak diatasi maka bisa menyebabkan kematian mendadak. Karena itu ketika anak-anak atau orang dewasa terkena diare maka harus waspada terhadap dehidrasi.

Kondisi sering dehidrasi pada tubuh juga bisa mengakibatkan:

– Penyebab anyang anyangan.

– Penyebab darah kental.

– Penyebab gagal ginjal.

Gejala Dehidrasi

Ada beberapa gejala umum yang harus diwaspadai oleh semua orang termasuk untuk anak-anak dan orang dewasa. Berikut tanda-tanda dehidrasi untuk orang dewasa:

– Sering haus meskipun sudah minum air putih sering.

– Kulit menjadi lebih kering.

– Tubuh akan semakin lemah dan sulit untuk melakukan kegiatan.

– Kepala sering pusing.

– Air urin memiliki warna yang lebih pekat dan gelap.

– Sering buang air kecil dan sulit untuk dikontrol.

Gejala dehidrasi pada anak-anak adalah:

– Mulut dan lidah menjadi lebih kering.

– Bayi atau anak-anak akan semakin rewel dan selalu menangis.

– Tidak buang air kecil selama lebih dari tiga jam.

– Mata, pipi dan perut menjadi lebih cekung.

– Bayi dan anak-anak akan terlihat lebih lemah dan tidak bergairah.

– Demam dan kulit tidak akan elastis apabila dicubit.

Cara Perawatan Dehidrasi

Dehidrasi adalah salah satu penyebab kematian mendadak tertinggi pada bahaya diare, terutama yang terjadi pada anak-anak dan bayi. Banyak orang yang mengira bahwa diare bisa sembuh sendiri dan tidak membutuhkan perawatan. Tapi ketika sudah menderita dehidrasi maka perawatan disarankan di rumah sakit atau klinik.

Perawatan untuk dehidrasi bisa dilakukan dengan menggantikan semua cairan yang hilang agar keseimbangan cairan dalam tubuh bisa kembali pulih. Ketika penderita dirawat maka harus menerima cairan infus dan obat pencegah diare sesuai dengan penyebabnya. Diare yang disebabkan karena bakteri atau virus membutuhkan penanganan yang lebih serius.

Anda dapat membaca artikel kita lainnya disini