skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Sakit Hepatitis

Gejala Sakit Hepatitis

Penyakit hepatitis yang merupakan adanya suatu kelainan pada organ hati atau mengalami peradangan dan pembengkakan. Peradangan yang biasanya ditandai dengan adanya peningkatan pada kadar enzim yang ada didalam hati. Pada peningkatan ini yang biasanya disebabkan oleh adanya gangguan pada bagian membran pada hati. Ada kedua faktor penyebab hepatitis misalnya terjadi pada faktor infeksi dan non infeksi. Faktor infeksi yang dapat disebabkan oleh adanya bakteri dan virus hepatitis, selain itu terjadinya karena adanya virus hepatitis A, B, C, D, E dan G dan masih banyak lagi penyebab hepatitis.

Penyebab Hepatitis

  1. Lingkungan yang kotor

Kita harus bisa menjaga lingkungan yang di tempati atau bekerja dalam keadaan bersih. karena bila tidak, maka akan menimbulkan sesuatu hal yang tidak di inginkan terjadi. beberapa penyakit yang di alami, bisa di karenakan oleh kondisi tersebut. contohnya penyebab penyakit hepatitis A dan penyakit cacingan. kedua penyakit ini sangat berbahaya sekali bila di alaminya. apalagiĀ  pada penyakit hepatitis yang penyakit ini menyerang pada bagian hati.

Semua penyakit yang menimpa pada tubuh kalian, jangan pernah di anggap remeh sedikit pun, karena nantinya kalian akan mengetahui akibatnya. Upaya atau tindakan yang paling tepat mengenai masalah yang di atas adalah harus pintar pintar menjaga kondisi ruang lingkup yang di singgahinya baik dalam pekerjaan atau rumah.

  1. Penggunaan jarum suntik

Jarum suntik ini di pakai dalam beberapa kalangan. Pihak rumah sakit, klinik kecantikan, pembuatan tato dan bahkan hal yang negatif pun bisa di lakukan dengan menggunakan jarum suntik. Jarum suntik di pakai sebanyak satu kali dalam satu orang dan todak boleh di gunakan kembali. Hal itu di haruskan, agar tidak menimbulkan sesuatu yang fatal.

Ada beberapa penyakit yang bisa menular melalui jarum suntik. Penyebab penyakit hepatitis A pun juga bisa terjadi karena hal ini. hepatitis termasuk penyakit yang berbahaya dan tidak boleh di biarkan begitu saja. segeralah untuk melakukan pengobatan yang paling tepat.

  1. Berkontak langsung pada pengidap hepatitis

Bila kita berkontak langsung kepada orang yang terkena penyakit hepatitis. Karena dengan cepat penyakit ini bisa menular kepada orang lain. itulah yang di masukkan ke dalam bagian dari penyebab penyakit hepatitis A. Untuk hak itulah kalian harus berhati hati lagi akan hal ini. pada penggunaan barang barang pribadi itu yang di pakai secara bersama sama juga tidak boleh di lakukan.

Gejala Hepatitis

  1. Tinja menjadi kaku dan keras

Karena tidak adanya penyaringan yang seharusnya dilakukan oleh hati maka tinja dapat berubah menjadi keras, bila diibaratkan seperti adukan semen. Warna tinja pun tidak hijau ataupun kuning, tetapi berubah menjadi putih. Hal ini menunjukan bahwa fungsi hati pada tubuh sedang mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Ini merupakan salah satu gejala yang dapat dilihat secara nyata. Jadi baik itu warna urine dan warna tinja merupakan tanda untuk mengetahui penyakit yang diderita seseorang.

  1. Demam tinggi

Karena metabolisme pada tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal dapat menjadi salah satu penyebab demam sehingga tubuh akan merespon lebih buruk sehingga penderita hepatitis akan meraskan demam yang tinggi disertai muntah dan juga kepala sering pusing. Semua ini merupakan gejala yang disebabkan oleh virus hepatitis.

  1. Nyeri pada persendian

Sama seperti nyeri pada otot, jika hati tidak berfungsi dengan normal maka persendian juga tidak dapat bekerja dengan normal. Hal ini dikarenakan selain persendian akan mudah merasa lelah, persendian juga akan memiliki daya tahan lebih rendah dibandingkan orang yang normal.

  1. Kulit lebih terlihat kuning

Pada penyakit hepatitis atau penyakit hati salah satu gejala yang mudah tampak yang ditimbulkan adalah warna yang kekuning-kuningan yang terlihat pada kulit. Hal ini terjadi karena fungsi hati tidak dapat berjalan dengan normal. Sebagaimana diketahui bahwa hati berfungsi untuk menyaring racun dan dan sebagai sistem ekskresi, dapat dibayangkan jika fungsi pengeluaran atau ekskresi saja tidak dapat berjalan dengan baik, maka pengeluaran pada tubuh pasti juga akan buruk hasilnya.

  1. Perut merasa nyeri

Perut akan merasa mudah nyeri karena perut adalah tempat penyimpanan organ-organ pencernaan dimana organ tersebut salah satunya adalah hati. Dengan demikian, gangguan pada organ hati dapat menjadi salah satu penyebab nyeri perut bagian bawah.

Bahan makanan penderita hepatitis

– Hindari makanan yang dapat menimbulkan gas, seperti mentimun, ubi, singkong, kacang merah, kol, sawi, lobak, nangka, durian.

– Hindari makanan yang telah diawetkan seperti sosis, ikan asin, kornet, dan lain-lain.

– Hindari makanan asam / cuka, gorengan, makanan berlemak tinggi.

– Hindari makanan seafood, kepiting, cumi.

– Hindari makanan atau minuman yang mengandung alkohol.

– Hindari makanan jeroan.

– Pilihlah bahan makanan yang kandungan lemaknya tidak banyak seperti daging yang tidak berlemak, ikan segar, ayam tanpa kulit.

– Sebaiknya pilih sayur-sayuran yang sedikit mengandung serat seperti bayam, wortel, bit, labu siam, kacang panjang muda, buncis muda, daun kangkung dan sebagainya.

– Bumbu bumbu jangan terlalu merangsang. Salam, laos, kunyit, bawang merah, bawang putih dan ketumbar boleh dipakai tetapi jangan terlalu banyak.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.