skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Sakit Hepatitis B

Gejala Sakit Hepatitis B

Hepatitis B adalah penyakit hati yang sangat serius. Hepatitis B adalah infeksi hati yang paling umum di dunia. Di seluruh dunia sekitar 350 juta orang menderita virus hepatitis B, di antaranya, lebih dari 250.000 meninggal karena penyakit terkait hati setiap tahun.

Hati dapat menjadi meradang akibat infeksi. Hepatitis B disebabkan oleh infeksi dengan virus hepatitis B virus hepatitis B. Virus hepatitis B adalah penyebab utama dari Hepatitis B. virus bisa ditransfer dari satu orang ke orang lain.

Virus hepatitis B ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui darah sehingga virus ini juga disebut virus yang ditularkan melalui darah.Risiko terkena hepatitis B akan meningkat jika Anda:

– Berbagi sikat gigi, alat cukur, dan handuk yang sudah terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi.

– Menggunakan obat-obatan terlarang dan berbagi jarum suntik serta peralatan lainnya (misalnya, sendok atau bong).

– Berhubungan seks dengan pengguna obat-obatan terlarang yang memakai dan berbagi jarum suntik.

– Memiliki luka terbuka dan terjadi kontak dengan darah yang terinfeksi.

– Menjalani transfusi darah di klinik atau rumah sakit yang tidak memeriksa darah untuk hepatitis B. Semua darah yang akan digunakan dalam transfusi harus dites untuk berbagai penyakit, termasuk hepatitis B.

– Bekerja dan berurusan dengan darah. Paramedis dan staf laboratorium memiliki risiko lebih tinggi terhadap ketidaksengajaan tertusuk jarum suntik bekas.

– Menjalani pengobatan atau perawatan gigi di klinik atau rumah sakit dengan peralatan yang tidak steril.

– Menindik atau menato tubuh di tempat yang peralatannya tidak steril.

Gejala

Seseorang yang memiliki infeksi hepatitis B dapat mengalami beberapa gejala atau tanda-tanda yang biasanya mulai muncul sekitar 1 hingga 4 bulan setelah infeksi. Adapun gejala hepatitis B tersebut diantaranya adalah:

– Sakit pada bagian perut

– Urin berwarna gelap

– Demam

– Kelemahan dan kelelahan yang ekstrem

– Sakit kepala

– Diare atau sembelit

– Timbulnya rasa nyeri pada sendi

– Kehilangan selera makan

– Mual dan muntah

– Timbulnya ruam pada kulit

– Jaundice (menguningnya kulit dan bagian putih mata)

Faktor Resiko

Resiko hepatitis B akan meningkat jika Anda:

– Berhubungan seks tanpa kondom dengan lebih dari satu pasangan

– Berbagi peralatan dengan seseorang yang memiliki infeksi HBV kronis

– Memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan darah manusia

– Memiliki infeksi menular seksual seperti gonore atau klamidia

– Berbagi jarum saat penggunaan narkoba

– Menerima hemodialisis untuk stadium akhir (ginjal) penyakit ginjal

– Perjalanan ke daerah dengan tingkat infeksi HBV tinggi, seperti Afrika, Tengah dan Asia Tenggara, dan Eropa Timur

Komplikasi Akibat

Memiliki infeksi Hepatitis B kronis dapat mengakibatkan komplikasi serius, seperti:

  1. Jaringan parut hati (sirosis)

Infeksi hepatitis B dapat menyebabkan peradangan yang menyebabkan jaringan parut yang luas dari hati (sirosis). Jaringan parut di hati dapat mengganggu kemampuan hati untuk berfungsi.

  1. Kanker hati

Orang dengan infeksi hepatitis B kronis memiliki peningkatan risiko kanker hati.

  1. Infeksi hepatitis D

Siapapun yang terinfeksi HBV kronis juga rentan terhadap infeksi dengan yang lain strain virus hepatitis – hepatitis D. Anda tidak dapat terinfeksi dengan hepatitis D kecuali Anda sudah terinfeksi dengan HBV. Setelah kedua hepatitis B dan hepatitis D membuatnya lebih besar kemungkinan Anda akan mengembangkan komplikasi hepatitis.

  1. Gagal hati

Kegagalan hati akut adalah suatu kondisi di mana fungsi-fungsi vital dari hati ditutup. Ketika itu terjadi, transplantasi hati diperlukan untuk mempertahankan kehidupan.

  1. Masalah ginjal

Infeksi hepatitis B dapat menyebabkan masalah ginjal yang pada akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal. Anak-anak lebih mungkin untuk pulih dari masalah ginjal dibandingkan orang dewasa, yang mungkin mengalami gagal ginjal.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.