skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Sakit Kuning

Gejala Sakit Kuning

Penyakit kuning atau yang disebut dengan Jaundice yang merupakan salah satu gangguan dari suatu penyakit dan gangguan salah satu organ tubuh. Penyakit kuning atau jaundice atau sejenisnya menyerang organ hati. Organ hati yang terletak didalam dan memiliki bentuk yang cukup besar dan memiliki peranan dan tugas yang besar pula.

Fungsi organ hati sebagai berikut:

– Menetralisir racun-racun dari tubuh

– Sintesis (pembuatan protein dan pemecah protein)

– Tempat penyimpanan vitamin dan mineral

– Membantu spengolahan makanan

– Mengubah zat buangan dan racun untuk dikeluarkan dalam empedu dan urine

– Memproduksi enzin dan hormon

– Pusat metabolisme tubuh

Adapun ciri ciri penderita penyakit kuning pada orang dewasa sebagai berikut.

– Gatal-gatal,

– Demam,

– Sering Muntah,

– Nyeri sendi,

– Nyeri perut,

– Cepat lelah atau lesu,

– Kulit dan mata berubah warna menjadi kuning,

– Urine yang berwarna kuning tua dan terlihat pada kuku menguning.

Penyebab Penyakit Kuning

Penyakit kuning terjadi akibat adanya penumpukan zat berwarna kuning yaitu bilirubin di dalam darah dan jaringan tubuh. Bilirubin merupakan zat sisa uraian sel darah merah. Sebelum dibuang oleh tubuh, bilirubin dibawa terlebih dahulu menuju hati melalui aliran darah. Di dalam hati, bilirubin dicampur dengan cairan empedu, kemudian melewati sistem pencernaan untuk dibuang.

Sebagian besar bilirubin dibuang dari tubuh dalam bentuk kotoran dan sebagian kecil dibuang dalam bentuk urin, inilah mengapa urin atau air kencing berwarna kuning dan tinja berwarna kuning atau kecokelat-coklatan.

Yang menjadi penyebab penyakit kuning ialah zat bilirubin ini menumpuk atau banyak di dalam hati sehingga hati tidak mampu memprosesnya menyebabkan zat bilirubin tersebar ke seluruh tubuh bersamaan dengan darah yang berakibat pada perubahan fisik menjadi kuning, lalu penyebab nya juga bisa terjadi karena hati tidak berfungsi dengan baik walau pun secara normal zat bilirubin tidak terlalu banyak.

Karena hati tidak berfungsi dengan baik sehingga zat bilirubin tersebar keseluruh tubuh menyebabkan gejala fisik berubah menjadi kuning dan juga penyebab nya bisa terjadi karena organ pembuangan zat bilirubin tidak berfungsi dengan baik akibatnya pun sama gejala fisik berubah menjadi kuning.

Penyebab penyakit kuning, dibedakan menjaid 3 jenis, yaitu:

  1. Penyebab penyakit kuning karena pre-hepatic

Penyakit kuning karena pre-hepatic terjadi ketika kadar bilirubin meningkat akibat penguraian sel darah merah yang terjadi lebih cepat dibandingkan biasanya sehingga hati tidak mampu memprosesnya dengan baik. Beberapa faktor penyebab yang mempengaruhinya antara lain:

– Anemia hemolitik

– Malaria

– Talasemia

– Sindrom Gilbert

– Sferositosis turunan

– Anemia sel sabit

  1. Penyebab penyakit kuning karena intra-hepatic

Penyakit kuning intra-hepatic disebabkan oleh gangguan atau kerusakan pada hati yang mengakibatkan organ tersebut kurang mampu memproses bilirubin dengan sempurna.

Beberapa faktor penyebab yang menyebabkan kerusakan pada hati antara lain:

– Hepatitis A, B, dan C

– Hepatitis autoimun

– Sindrom Dubin-Johnson

– Sindrom Gilbert

– Leptospirosis

– Demam kelenjar

– Kanker hati

– Sirosis

– Peradangan saluran empedu atau cholangitis

– Kerusakan hati akibat alkohol, narkoba, overdosis obat, atau zat kimia lainnya.

  1. Penyebab penyakit kuning karena post-hepatic

Penyakit kuning post-hepatic terjadi ketika terdapat gangguan pada proses pembuangan cairan empedu yang mengandung bilirubin ke dalam sistem pencernaan akibat empedu mengalami gangguan atau kerusakan.

Beberapa faktor penyebab yang menyebabkan kerusakan pada hati antara lain:

– Batu empedu

– Radang pankreas atau pankreatitis

– Kanker pankreas

– Kanker pada saluran atau kantong empedu

Diagnosis penyakit kuning

Temuilah dokter jika Anda mengalami gejala-gejala penyakit kuning. Ada beberapa jenis tes yang mungkin ditawarkan oleh dokter guna mendeteksi penyebab penyakit kuning, di antaranya tes urine, tes darah, dan tes fungsi hati. Selain itu, ada juga tes pemindaian yang biasanya ditawarkan apabila dokter mencurigai penyakit kuning disebabkan oleh kerusakan di dalam organ hati atau saluran empedu.

Pengobatan penyakit kuning

Pengobatan penyakit kuning tergantung dari penyebab, jenis, dan tingkat keparahannya. Sebagai contoh, operasi mungkin akan ditawarkan oleh dokter jika penyakit kuning disebabkan oleh saluran empedu yang tersumbat. Contoh lainnya adalah transfusi darah, jika penyakit kuning disebabkan anemia sel sabit. Jika penyakit kuning disebabkan oleh kerusakan hati yang sudah sangat parah, kemungkinan dokter akan menawarkan transplantasi atau pencangkokan hati.

Pencegahan penyakit kuning

Karena ada ragam masalah kesehatan yang bisa menyebabkan penyakit kuning, maka tidak semua kasus dapat dicegah. Meski begitu, untuk meminimalkan risiko terkena penyakit tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya dengan menjaga berat badan tetap pada batas yang sehat, membatasi konsumsi minuman beralkohol, melakukan vaksinasi hepatitis A dan B, serta tidak menyuntikkan narkoba ke tubuh agar terhindar dari hepatitis C.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.