skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Hemangioma Itu Penyakit Apa?

Hemangioma Itu Penyakit Apa?

Hemangioma Itu Penyakit Apa? Hemangioma adalah pertumbuhan jaringan pembuluh darah non-kanker. Kondisi ini biasanya tampak pada pada kulit atau organ internal, terutama hati. Mereka biasanya bawaan, yang berarti bahwa kebanyakan orang mengalami ini ketika masih dalam kandungan yang akhirnya tampak ketika lahir.

Hemangioma pada hati jarang menimbulkan gejala. Biasanya, hemangioma pada hati tidak ditemukan sampai dilakukannya tes untuk kondisi yang tidak terkait, yang disebut “temuan insidental.” Hemangioma kulit tampak sebagai goresan kecil pada bayi dan tumbuh lebih besar ketika beranjak menjadi anak kecil. Namun, sebagian besar hemangioma kulit menghilang pada usia 10 tahun.

Hemangioma biasanya kecil, tetapi dalam beberapa kasus mereka dapat tumbuh besar, atau menjadi suatu lesi dan membutuhkan operasi pengangkatan. Tidak ada cara untuk mencegah pertumbuhan hemangioma pada kulit atau organ.

Hemangioma kulit berkembang ketika kelompok pembuluh darah bersama-sama membentuk benjolan tunggal. Para ahli tidak yakin mengapa kelompok pembuluh darah bergerombol bersama-sama seperti ini, tetapi para ahli menduga bahwa hal itu disebabkan oleh protein tertentu yang diproduksi di plasenta selama kehamilan (waktu ketika penderita berada dalam kandungan).

Pada kulit

Hemangioma kulit dapat terbentuk pada lapisan atas kulit atau pada lapisan lemak di bawahnya (disebut lapisan subkutan). Pada awalnya, mungkin tampak tanda lahir merah pada kulit. Perlahan-lahan, tanda lahir itu akan mulai menonjol ke atas kulit.

Pada hati

Hemangioma ada di dalam hati dan di permukaan hati. Hemangioma ini dianggap sensitif terhadap estrogen. Selama menopause, banyak wanita menggunakan terapi pengganti estrogen karena penurunan kadar estrogen alami. Namun, pasokan estrogen berlebih dapat memacu pertumbuhan hemangioma hati.

Pada dasarnya hemangioma dibagi menjadi dua yaitu hemangioma kapiler dan hemangioma kavernosum. Hemangioma kapiler (superfisial hemangioma) terjadi pada kulit bagian atas, sedangkan hemangioma kavernosum terjadi pada kulit yang lebih dalam, biasanya pada bagian dermis dan subkutis. Pada beberapa kasus kedua jenis hemangioma ini dapat terjadi bersamaan atau disebut hemangioma campuran

  1. Hemangioma kapiler

– Strawberry hemangioma (hemangioma simplek)

Hemangioma kapiler terdapat pada waktu lahir atau beberapa hari sesudah lahir. Lebih sering terjadi pada bayi prematur dan akan menghilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Tampak sebagai bercak merah yang makin lama makin besar. Warnanya menjadi merah menyala, tegang dan berbentuk lobular, berbatas tegas, dan keras pada perabaan. Involusi spontan ditandai oleh memucatnya warna di daerah sentral, lesi menjadi kurang tegang dan lebih mendatar.

– Granuloma piogenik

Lesi ini terjadi akibat proliferasi kapiler yang sering terjadi sesudah trauma, jadi bukan oleh karena proses peradangan, walaupun sering disertai infeksi sekunder. Lesi biasanya soliter, dapat terjadi pada semua umur, terutama pada anak dan tersering pada bagian distal tubuh yang sering mengalami trauma. Mula-mula berbentuk papul eritematosa dengan pembesaran yang cepat. Beberapa lesi dapat mencapai ukuran 1 cm dan dapat bertangkai, mudah berdarah.

  1. Hemangioma kavernosum

Lesi ini tidak berbatas tegas, dapat berupa makula eritematosa atau nodus yang berwarna merah sampai ungu. Bila ditekan akan mengempis dan cepat mengembung lagi apabila dilepas. Lesi terdiri dari elemen vaskular yang matang. Bentuk kavernosum jarang mengadakan involusi spontan. Hemangioma kavernosum kadang-kadang terdapat pada lapisan jaringan yang dalam, pada otot atau organ dalam.

Pengobatan Penyakit Hemangioma

Hemangioma cenderung untuk menghilang seiringnya waktu, sehingga dokter biasanya tidak memerlukan perawatan karena dapat memberikan efek samping pada kulit. Namun, apabila hemangioma mulai mempengaruhi penglihatan atau kemampuan dalam beraktivitas, dokter dapat memberikan beberapa perawatan:

  1. Laser dapat digunakan untuk menghilangkan hemangioma, meringankan rasa sakit dan nyeri.
  2. Beta blockers (dengan propranolol sebagai perawatan utama) yang berupa gel dapat dioleskan ke kulit. Namun, jenis obat ini dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, glukosa tinggi dan wheezing.
  3. Obat-obatan corticosteroid adalah pilihan alternatif dari obat-obatan beta blocker. Obat ini dapat diberikan melalui suntikan, pil atau krim kulit.