skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Ada Berapa Jenis Dari Penyakit Hemangioma Itu?

Ada Berapa Jenis Dari Penyakit Hemangioma Itu?

Hemangioma adalah sejenis tumor yang berasal dari pertumbuhan abnormal jaringan pembuluh darah. Akibat pertumbuhan tidak normal ini, akan muncul semacam massa yang timbul dengan warna merah karena penuh dengan darah.

Sebenarnya kasus hemangioma tak asing pada anak-anak terutama pada usia bayi dan batita. Mereka kerap menampakkan rona kebiruan pada kulit yang kadang hanya dipandang sebagai tanda lahir. Kadang muncul di area permukaan kulit kepala, tangan, kaki sampai di pantat. Biasanya di usia ini rona kebiruan akan memudar seiring usia dan akan hilang sepenuhnya setidaknya di usia 7 tahun atau kadang malah lebih cepat.

Pada anak kemunculan Hemangioma dianggap sebagai kejadian biasa efek dari proses pembentukan pembuluh darah belaka. Sehingga kerap kali tak diatasi sama sekali kecuali hemangioma kemudian membentuk benjolan massa yang muncul dari permukaan.

Namun ketika hemangioma mendadak muncul ketika seseorang menginjak usia dewasa, disaat inilah pasien perlu waspada. Tumor tak ganas yang sifatnya hanya sebagai penyimpangan perilaku jaringan pembuluh darah ini kadang bisa menimbulkan masalah berat, tak sekedar merusak penampilan kulit karena munculnya massa di permukaan kulit.

Jenis Dari Penyakit Hemangioma

Berikut ini adalah jenis jenis dari penyakit hemangioma:

  1. Spindle cell hemangioma

Spindle cell hemangioma (hemangioendothelioma) merupakan lesi vaskular yang tidak jelas dimana biasanya berlokasi di dermis atau subkutis dari ekstremitas distal (terutama sekali pada tangan).

  1. Gorham disease

Gorham disease dapat menimbulkan nyeri tumpul atau lemah dan jarang dicurigai lebih awal pada evaluasi dengan radiografi. Penderita biasanya berumur kurang dari 40 tahun. Secara histologi Gorham disease khas menampakkan hipervaskularisasi dari tulang. Proliferasi vaskular sering mengisi kanalis medularis.

  1. Intramuscular hemangioma

Intramuscular hemangioma sering terjadi pada dewasa muda, 80-90% diderita oleh orang yang berumur kurang dari 30 tahun. Hemangioma ini lebih sering terjadi pada ekstremitas inferior, terutama di paha dan khas ditunjukkan dengan massa pada palpasi dan perubahan warna pada permukaan kulit di sekitar area hemangioma.

Intramuscular hemangioma bisa asimptomatik atau dapat juga muncul dengan gejala-gejala seperti pembesaran ekstremitas, peningkatan suhu pada area hemangioma, perubahan warna pada permukaan kulit, dan sakit

  1. Synovial hemangioma

Synovial hemangioma kasusnya jarang terjadi. Pada artikulasio sinovial terdapat eksudat cairan yang berulang, nyeri, dan menunjukkan gejala gangguan mekanik.

  1. Osseus hemangioma

Osseus hemangioma sering ditemukan dalam bentuk kecil-kecil, tetapi dapat menyebabkan nyeri dan bengkak. Pada tulang tengkorak dapat berhubungan dengan bengkak, eritema, lunak, atau kelainan bentuk. Pada kasus-kasus yang jarang, vertebrae hemangioma bisa menyebabkan penekanan pada korda dan fraktur, tapi kebanyakan vertebrae hemangioma biasanya asimptomatik.

Osseus hemangioma biasanya solid (melibatkan satu tulang) atau fokal (melibatkan satu tulang atau tulang di dekatnya pada satu area). Penulis lain memberi definisi yang berbeda. Beberapa penulis mengatakan bahwa hemangiomatosis merupakan multipel hemangioma yang berlokasi di antara tulang yang saling berdekatan atau bersebelahan.

Multipel hemangioma juga dihubungkan dengan cystic angiomatosis tulang dimana tidak didapatkan komponen jaringan lunak. Skeletal-ektraskeletal angiomatosis diartikan sebagai hemangioma yang mempengaruhi kanalis vertebralis, selama tidak berada satu tempat.

  1. Choroidal hemangioma

Choroidal hemangioma dapat tumbuh di dalam pembuluh darah retina yang disebut koroid. Jika terdapat pada makula (pusat penglihatan) atau terdapat kebocoran cairan dapat menyebabkan pelepasan jaringan retina (retinal detachment). Perubahan ini dapat mempengaruhi penglihatan. Kebanyakan choroidal hemangioma tidak pernah tumbuh atau terjadi kebocoran cairan dan mungkin dapat diobservasi tanpa pengobatan.

Timbulnya Penyakit Hemangioma

Hemangioma muncul ketika bayi lahir atau minggu awal setelah kelahiran berbentuk tanda merah yang bisa berada dimana saja di bagian tubuh. Terutama pada bagian muka dan leher.

Pada tahun pertama usia anak, hemangioma bisa tumbuh hingga memiliki diameter tujuh sentimeter. Setelah itu hemangioma berhenti tumbuh dan menghilang perlahan. Meski nantinya hemangioma sudah menghilang, bekas atau sisa warna dimana hemangioma berada masih ada.

Segera hubungi dokter jika hemangioma berdarah, bengkak, atau mengalami peradangan dan infeksi.

Penanganan Penyakit Hemangioma

Kebanyakan kasus hemangiona tidak memerlukan penanganan khusus. Meski demikian, masalah ini masih menjadi perdebatan antara orangtua dan dokter.

Para orangtua berpendapat jika hemangioma perlu ditangani secara serius karena dapat menimbulkan masalah estetika dan psikologis pada anak. Sedangkan para dokter berpendapat jika hemangioma tidak perlu penanganan khusus karena akan menghilang sendiri seiring waktu.

Tambah lagi, efek samping dari terapi untuk menghilangkan hemangioma bisa berakibat negatif pada anak. Lain halnya jika hemangioma sudah mengganggu hidup si anak, beberapa cara bisa ditempuh untuk mengatasi hemangioma, diantaranya :

– Operasi dengan laser. Teknik ini bisa menghentikan pertumbuhan hemangioma ataupun menghilangkan gejala jika terjadi peradangan pada hemangioma.

– Obat-obatan kortikosteroid. obat kortikostreoid ini bisa diberikan lewat oral, injeksi, ataoun dioleskan ke kulit. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakanlah ketika anak sedang dalam masa pertumbuhan. Terkadang pengobatan jangka panjang dibutuhkan.

Hanya saja efek sampingnya bisa berupa terhambatnya pertumbuhan anak, naiknya kadar gula darah, hipertensi, dan katarak.