skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Beberapa Jenis Penyakit Hemangioma Ada Disini!

Beberapa Jenis Penyakit Hemangioma Ada Disini!

Hemangioma adalah tumor jinak yang disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pembuluh darah. Hemangioma adalah kondisi bawaan lahir, biasanya muncul sebagai benjolan merah pada kulit, dan dapat muncul pada bagian tubuh manapun.

Jenis Penyakit Hemangioma

Berikut beberapa jenis dari Hemangioma:

  1. Synovial hemangioma

Synovial hemangioma kasusnya jarang terjadi. Pada artikulasio sinovial terdapat eksudat cairan yang berulang, nyeri, dan menunjukkan gejala gangguan mekanik.

  1. Osseus hemangioma

Osseus hemangioma sering ditemukan dalam bentuk kecil-kecil, tetapi dapat menyebabkan nyeri dan bengkak. Pada tulang tengkorak dapat berhubungan dengan bengkak, eritema, lunak, atau kelainan bentuk. Pada kasus-kasus yang jarang, vertebrae hemangioma bisa menyebabkan penekanan pada korda dan fraktur, tapi kebanyakan vertebrae hemangioma biasanya asimptomatik.

Osseus hemangioma biasanya solid (melibatkan satu tulang) atau fokal (melibatkan satu tulang atau tulang di dekatnya pada satu area). Penulis lain memberi definisi yang berbeda. Beberapa penulis mengatakan bahwa hemangiomatosis merupakan multipel hemangioma yang berlokasi di antara tulang yang saling berdekatan atau bersebelahan.

Multipel hemangioma juga dihubungkan dengan cystic angiomatosis tulang dimana tidak didapatkan komponen jaringan lunak. Skeletal-ektraskeletal angiomatosis diartikan sebagai hemangioma yang mempengaruhi kanalis vertebralis, selama tidak berada satu tempat.

  1. Choroidal hemangioma

Choroidal hemangioma dapat tumbuh di dalam pembuluh darah retina yang disebut koroid. Jika terdapat pada makula (pusat penglihatan) atau terdapat kebocoran cairan dapat menyebabkan pelepasan jaringan retina (retinal detachment). Perubahan ini dapat mempengaruhi penglihatan. Kebanyakan choroidal hemangioma tidak pernah tumbuh atau terjadi kebocoran cairan dan mungkin dapat diobservasi tanpa pengobatan.

Hemangioma dapat terjadi saat bayi masih berada dalam kandungan dan menghilang saat bertumbuh dewasa. Hemangioma umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun, namun biasanya pada awal kelahiran.

Sepertiga kasus hemangioma muncul sejak lahir. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Pada saat awal kemunculannya, hemangioma ini akan terlihat benjolan berwarna merah seperti tanda lahir. Dan biasanya akan mulai nampak setelah usia bayi satu minggu sampai dengan 4 minggu setelah lahir.

Bahkan tak jarang 1 sampai 2 bulan setelah kelahirannya. Pada banyak kasus, umumnya benjolan memiliki diameter sekitar 1 hingga 4 cm.

Pada usia 1 hingga 7 tahun biasanya hemangioma ini akan mulai menyusut bentuknya dan biasanya akan menciut pada usia anak berusia 10 hingga 12 tahun. Bahkan ada beberapa kasus menemukan, hemangioma ini akan menghilang pada usia anak 10 hingga 13 tahun.

Hemangioma terbentuk ketika proses regenerasi dan pertumbuhan sel pembuluh darah mengalami penyimpangan sehingga akhirnya membentuk gumpalan pelebaran dan penggumpalan pembuluh darah otomatis, dengan adanya hemangioma ini, maka darah yang masuk ke area ini akan tersumbat di dalamnya dan akhirnya membuat pembuluh darah menonjol keluar dari posisinya.

Munculah pembengkakan yang memang berbentuk gumpalan. Pembentukan gumpalan pembuluh darah ini bisa sangat beragam posisinya. Posisi tersering adalah pada pembuluh darah halus di sekitar kulit dan itu sebabnya kebanyakan kasus menampakan kemunculan hemangioma di permukaan kulit.

Namun hemangioma bisa muncul di arteri dekat jantung dan paru-paru, dekat kepala, dalam area hati dan di banyak area lain. Meski berdasar data, memang tak semua kasus kerap terjadi.

Sebagaimana dijelaskan di atas, hampir tak ada efek samping yang muncul dari kehadirn hemangioma ini selain masalah penampilan.

Tapi bagaimanapun hemangioma berisi darah sehingga ketika terjadi benturan sangat mungkin menyebabkan perdarahan besar.Selain itu adanya kemungkinan kemunculan hemangioma di area vital yang ketika terjadi penyumbatan bisa berakibat fatal terhadap kesehatan seperti pada jantung, paru-paru, otak dan hati.

Hemangioma tidak mudah disingkirkan kecuali dengan operasi pengangkatan jaringan. Tak banyak tindakan yang bisa disarankan kecuali dengan terapi obat kartikosteriod yang diyakini bisa mengecilkan ukuran hemangioma. Sayangnya terapi ini terbukti bisa menyebabkan masalah penurunan fungsi pada pankreas dan bahkan bisa menyebabkan hipertensi.

Diagnosis Penyakit Hemangioma

Secara klinis diagnosis hemangioma tidak sukar, terutama jika gambaran lesinya khas, tapi pada beberapa kasus diagnosis hemangioma dapat menjadi susah untuk ditegakkan, terutama pada hemangioma yang letaknya lebih dalam.

Diagnosis hemangioma selain dengan gejala klinis, juga dapat ditegakkan dengan pemeriksaan penunjang lain. Penggunaan teknik pencitraan membantu dalam membedakan kelainan pembuluh darah dari beberapa proses neoplasma yang agresif.

Ultrasonografi dengan Doppler merupakan cara yang efektif, karena tidak bersifat invasif dan dapat menunjukkan gambaran aliran darah yang tinggi yang merupakan karakteristik dari hemangioma, demikian dapat membedakan antara hemangioma dengan tumor solid.

Pada penggunaan X-ray, hemangioma jenis kapiler, X-ray jarang digunakan karena tidak dapat menggambarkan masa yang lunak, sedangkan pada hemangioma kavernosum biasanya dapat terlihat karena terdapat area kalsifikasi.

Kalsifikasi ini terjadi karena pembekuan pada cavitas cavernosum (phleboliths). Isotop scan pada hemangioma kapiler dapat menunjukkan peningkatan konsistensi dengan peningkatan suplai darah, tapi cara ini jarang digunakan. Angiografi menunjukkan baik tidaknya pembuluh darah juga untuk mengetahui pembesaran hemangioma karena neo-vaskularisasi. Magnetic Resonance Imaging (MRI) menunjukkan karakteristik internal dari suatu hemangioma dan lebih jelas membedakan dari otot-otot yang ada di sekitarnya.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.