skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Kamu Harus Tau Pengertian Tentang Penyakit Thypoid!

Kamu Harus Tau Pengertian Tentang Penyakit Thypoid!

Penyakit Demam Tifoid (bahasa Inggris: Typhoid fever) yang biasa juga disebut typhus atau types dalam bahasa Indonesianya, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi terutama menyerang bagian saluran pencernaan.

Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang selalu ada di masyarakat (endemik) di Indonesia, mulai dari usia balita, anak-anak dan dewasa.

Sekitar 10 persen pengidap tifus (tipes) menderita komplikasi. Komplikasi terjadi ketika pengidap tifus terlambat atau tidak diobati dengan antibiotik yang tepat.

Komplikasi terjadi rata-rata tiga minggu setelah infeksi. Komplikasi yang paling umum terjadi adalah sistem pencernaan yang mengalami pendarahan internal dan infeksi yang menyebar ke jaringan sekitarnya hingga mengakibatkan usus atau sistem pencernaan pecah.

Penyebab Penyakit Typhoid

Infeksi Salmonella typhi dari mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi adalah penyebab utama dari demam typhoid. Sanitasi yang buruk dan terbatasnya akses air bersih diduga menjadi penyebab utama berkembangnya penyakit typhoid. Belum sempurnanya sistem kekebalan tubuh diduga menjadi penyebab penyakit ini lebih banyak dialami anak-anak.

Ada banyak faktor risiko untuk demam tifoid, yaitu:

  • Tinggal di negara berkembang, seperti India, Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan dan area lainnya
  • Anak-anak
  • Bekerja atau mengunjungi area dengan wabah demam tifoid
  • Mikrobiologis klinis yang menangani bakteri Salmonella typhi
  • Memiliki kontak dekat dengan orang yang terinfeksi atau baru saja terinfeksi typhoid.

Gejala Penyakit Typhoid

Gejala demam tifoid biasanya berkembang satu atau dua minggu setelah seseorang terinfeksi dengan bakteri Salmonella typhi. Dengan pengobatan, gejala demam tifoid meningkat dalam waktu tiga sampai lima hari.

Jika demam tifoid tidak diobati, kondisi biasanya semakin memburuk selama beberapa minggu dan ada risiko yang signifikan bahwa komplikasi yang mengancam jiwa dapat terjadi. Tanpa pengobatan, akan memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk sepenuhnya pulih dan gejala dapat kembali.

Gejala umum dari demam tifoid dapat mencakup:

  • Suhu tinggi yang bisa mencapai 39-40 °C.
  • Sakit kepala.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Nyeri otot.
  • Ruam terdiri dari bintik-bintik merah muda kecil.
  • Sakit perut.
  • Perasaan sakit.
  • Sembelit atau diare (dewasa cenderung mendapatkan sembelit dan anak-anak cenderung mendapatkan diare).
  • Kebingungan, seperti tidak tahu di mana anda berada atau apa yang terjadi di sekitar anda.

Pencegahan Penyakit Typhoid

Untuk mencegah penyakit ini, vaksinasi tifus harus dipadukan dengan perbaikan sanitasi dan penyediaan air bersih, serta kebiasaan hidup sehat. Perhatikan hal-hal berikut ini untuk menghindari risiko tertular tifus, antara lain yaitu:

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan dan minuman, serta setelah buang air.
  • Jika harus membeli minuman, sebaiknya minum air dalam kemasan.
  • Hindari bertukar barang pribadi seperti handuk, sprei, dan alat mandi. Cuci benda-benda tersebut secara berkala dalam air hangat.
  • Minimalisasi konsumsi makanan yang dijual di pinggir jalan karena mudah terpapar bakteri.
  • Bersihkan toilet, gagang pintu, telepon, serta keran air di rumah anda secara teratur.
  • Hindari es batu dalam minuman Anda. Juga sebaiknya hindari membeli dan mengonsumsi es krim yang biasa dijual di pinggir jalan.
  • Hindari konsumsi buah dan sayuran mentah, kecuali Anda mengupas atau mencucinya sendiri dengan air bersih.
  • Batasi konsumsi makanan boga bahari (seafood), terutama yang belum dimasak.
  • Sebaiknya gunakan air matang untuk menggosok gigi atau berkumur.
  • Hindari konsumsi susu yang tidak terpasteurisasi.