skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Ciri-Ciri Komplikasi Penyakit Ginjal Kronis

Ciri-Ciri Komplikasi Penyakit Ginjal Kronis

Ciri-Ciri Komplikasi Penyakit Ginjal Kronis – Ginjal merupakan organ berpasangan. Beratnya ± 125 gr, terletak pada posisi disebelah lateral vertebralis torakalis bawah, beberapa cm dsebelak kanan dan kiri garis tengah. Organ ini terbungkus oleh jaringan ikat tipis disebut kapsula renis. Disebelah anterior dipisahkan kavum abdomen dan isinya oleh lapisan peritoneum.

Disebelah posterior dilindungi oleh dinding toraks bawah. Darah dialirkan kedalam setiap ginjal melalui arteri renalis dan keluar dari dalam ginjal melalui vena renalis. Arteri renalis berasal dari aorta abdominalis dan vena renalis membawa darah kembali kedalam vena kava inverior. Urin terbentuk dalam unit-unit fungsional ginjal dalam nefron.

Ginjal terdiri dari bagian external (korteks), bagian internal (medulla), setiap ginjal terdiri dari ± 1 juta nefron. Fungsi nefron adalah proses pembentuka urin dimulai dari darah mengalir lewat glomerulus. Glomerulus yang merupakan struktur awal nefron (tersusun atas jonjot-jonjot kapiler) mendapat darah lewat vasa aferen dan mengalir balik lewat fasa eferen.

Ketika darah berjalan melewati struktur ini, filtrasi terjadi (air dan molekul-molekul kecil akan dibiarkan lewat, molekul besar tetap bertahan dalam aliran darah) cairan (filtrate) disaring lewat dinding jonjot-jonjot kapiler glomerulus dan memasuki tubulus ± 20% plasma lewat glomerulus disaring dalam nefron dengan jumlah sekitar 180 liter flitrat/hari.

Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal atau gagal ginjal adalah sebuah penyakit yang ditandai dengan gagalnya fungsi ginjal untuk tubuh. Kondisi Penyakit ginjal bisa terjadi pada orang yang sudah menderita penyakit tertentu dan Penyakit ginjal menjadi resiko atau bahaya dari Penyakit tersebut.

Ciri Penyakit Ginjal

Ciri penyakit ginjal harus diketahui oleh masyarakat luas agar banyak masyarakat yang mengetahui jika ada penyakit ginjal dalam dirinya. Mendeteksi dini penyakit ini akan lebih mudah mengatasinya dibandingkan mengobati ginjal ketika kronis.

Sayangnya banyak orang yang baru tahu jika dirnya terkena ginjal saat memasuki tahapan kronis. Saat sudah kronis, penyakit ginjal akan sulit disembuhkan.

Penderita ginjal di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat, pola hidup dan pola makan yang tidak terkontrol memudahkan seseorang terkena ginjal. Ginjal kronis akan menyebabkan gagal ginjal, pengobatan untuk penyakit ginjal harus seumur hidup. Oleh sebab itu pencegahan lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan gagal ginjal.

Penyakit ginjal ada banyak sekali jenisnya, sayang yang diketahui masyarakat hanyalah batu ginjal dan gagal ginjal saja. Setiap penyakit yang diderita oleh manusia pasti menimbulkan gejala dan ada ciri-cirinya.

Berikut ini merupakan ciri-ciri penyakit ginjal yang harus diwaspadai:

  1. Demam

Orang yang terkena infeksi ginjal, bisa mengalami demam ringan. Demam sebenarnya merupakan gejala suatu penyakit.

  1. Mual

Penderita ginjal beresko mengalami gejala mual, penyebabnya terjadi penumpukan cairan di dalam perut. Saa perut penuh dengan cairan, lambung menjadi tertekan, akhirnya menimbulkan rasa mual.

  1. Bengkak pada Tungkai

Ketika ginjal berhenti bekerja secara normal, maka ada banyak cairan ekstra yang gagal di buang oleh tubuh, cairan ini akan menempati ruang di mana saja di dalam tubuh. Itu sebabnya salah satu ciri-ciri gagal ginjal yang bisa kita lihat adalah pembengkakan pada kaki, lengan, tangan, atau wajah karena akumulasi cairan.

  1. Urin berwarna keruh

Ciri penderita yang mengalami infeksi ginjal adalah kondisi urinnya berwarna keruh. Dimana bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh akan menginfeksi ginjal, yang menyebabkan fungsi ginjal menurun dalam menyaring urin.

Komplikasi Penyakit Ginjal Kronis

Apabila penyakit ginjal menjadi kronis, maka kemungkinan komplikasi yang muncul yaitu:

  1. Ketidakseimbangan elektrolit

Begitu ginjal mulai tidak berfungsi dengan baik, ginjal tidak akan mampu untuk menyaring zat-zat yang tidak diinginkan dari darah. Hal ini menyebabkan sebagian zat kimia menyangkut di dalam darah, seperti zat-zat asam tertentu, kalium, dan fosfat, yang dapat mengakibatkan lemahnya otot dan denyut jantung yang tidak normal.

  1. Penyakit tulang

Apabila ginjal tidak dapat menyaring keluar kalsium, vitamin D, dan fosfat, zat-zat ini dapat secara mudah menumpuk dalam jumlah yang tidak sehat, sehingga dapat mengakibatkan penyakit-penyakit tulang.

  1. Aterosklerosis

Sebuah kondisi jantung yang terjadi oleh karena penyumbatan-penyumbatan atau penyempitan pembuluh-pembuluh darah di dalam jantung. Aterosklerosis dapat berkembang secara lebih cepat bagi pasien-pasien yang menderita penyakit ginjal kronis.

  1. Anemia

Terlihat dari kelemahan tubuh secara umum, kulit pucat, rasa lelah yang berkepanjangan (kronis), anemia muncul ketika ginjal tidak lagi mampu memproduksi erythropoietin dalam jumlah cukup. Erythropoietin merupakan hormon yang penting untuk menghasilkan sel-sel darah merah yang baru.

  1. Sindrom uremik

ketika sebagian zat tidak disaring keluar dari darah dan mencapai kadar tertentu, mereka cenderung untuk menjadi beracun. Sindrom uremik dapat memiliki efek-efek yang negatif terhadap saraf, usus, dan jantung.

Ketika kemampuan fungsi ginjal menurun ke bawah level tertentu, ini dapat dikategorikan sebagai penyakit ginjal. Penyakit ginjal dapat memiliki efek-efek yang serius bagi jantung, otak, dan tulang.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.