skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Komplikasi Penyakit Hipotensi Yang Harus Kamu Tau!

Komplikasi Penyakit Hipotensi Yang Harus Kamu Tau!

Hipotensi merupakan suatu penyakit yang diseebabkan oleh suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang dibawah garis normal. Penderita penyakit hipotensi biasanya memiki tekanan darah 90/60 mmHg, hal ini terlihat begitu rendah dibandingkan dengan tekanan darah normal yang mencapai 120/80 mmHg.

Namun pada kasus kasus tertentu yakni seseorang yang mempunyai tekanan darah 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg masih merasa normal dan belum terjadi gejala tertentu.

Berbeda dengan seseorang yang tekanan darahnya mencapai titik rendah 90/60 mmHg yang biasanya ditandai dengan pusing, sering menguap bahkan pada kasus tertentu penderita penyakit tekanan darah rendah bisa saja pingsan.

Apabila kondisi ini terus terjadi tentunya bukanlah masalah yang sepele sebab tekanan darah rendah bisa menyebabkan penderitanya mengalami kematian karena kekurangan oksigen sehingga organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal.

Hipotensi terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

– Kulit pucat (pucat karena sakit).

– Pening atau badan terasa ringan.

– Pingsan.

– Penglihatan kabur.

– Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur.

– Merasa kebingungan.

– Mual atau merasa tidak enak badan.

– Lemah.

– Merasa kedinginan.

– Merasa haus atau dehidrasi-dehidrasi bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun.

– Susah fokus atau berkonsentrasi.

Komplikasi Penyakit Hipotensi

Komplikasi penyakit hipotensi bisa berakibat fatal, mulai dari kerusakan pada otak, stroke, sampai kematian yang disebabkan oleh gagalnya kerja jantung. Gejala penyakit darah rendah dapat dikenali dengan gejala berupa wajah pucat, pusing mendadak, cepat lelah, bahkan pingsan.

Jika duduk lama dan langsung berdiri, pandangan akan kabur dan berkunang-kunang, sering menguap dan ngantuk, keringat dingin, serta denyut nadi yang terasa lambat. Jika dibiarkan tanpa adanya pengobatan efektif serta aman, lama-kelamaan tekanan darah akan semakin turun dan bisa menyebabkan komplikasi stroke, kerusakan otak, dan gagal jantung.

Cara Mengatasi Penyakit Hipotensi

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit hipotensi, seperti:

  1. Makan sayuran sehat

Untuk mengatasi hipotensi anda perlu beberapa sayuran segar yang banyak mengandung vitamin dan gizi yang baik, sayuran bisa membantu dan mengatasi darah rendah secara praktis tidak perlu repot membeli obat darah rendah karena darah rendah bisa diatasi dengan makanan darah rendah dan enak dan juga bergizi.

Sayuran yang bisa anda makan adalah sayuran kol, sawi, brokoli, bayam, kembang kol, daun katuk, kangkung, dan wortel sayuran tersebut banyak terdapat di pasar-pasar atau supermarket selain harganya yang terjangkau sayuran tersebut mempunyai kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh anda.

  1. Makan daging dan ikan

Daging sapi dan ikan baronang bisa menjadi menu makanan yang lezat untuk di santap di siang hari, daging dan ikan baronang mempunyai sumber protein dan gizi yang cukup banyak untuk kebutuhan tubuh tetapi anda harus mengkomsumsi makanan tersebut dalam porsi yang secukupnya dan jangan berlebihan karena makanan tersebut bisa membuat anda gemuk jika setiap hari di komsumsi.

Cukup menyiapkan menu masakan daging sapi atau ikan barongang dua sampai tiga kali seminggu dan di tambah dengan sayuran segar agar tekanan darah anda bisa normal dan anda bisa mendapatkan tubuh yang sehat.

  1. Minum jus sehat

Buah-buahan yang segar selain bisa memuaskan rasa dahaga anda bisa juga menjadi obat hipotensi yang enak dan alami, buah-buahan bisa anda komsumsi secara langsung atau bisa juga anda berkreasi menjadi minuman yang sehat. Anda bisa makan buah seperti melon, apel, buah naga, tomat, pisang, alpukat, lemon, mangga, pepaya, sirsak, anggur, kiwi, cherry, delima, kismis, blewah, dan jambu biji.

Macam-macam buah tersebut bisa anda jus atau di makan langsung setiap harinya berbagai buah yang segar bisa meningkatkan tekanan darah didalam tubuh dan juga bisa menjadi makanan yang sehat untuk anda.

  1. Olahraga

Selain makanan cara mengatasi hipotensi bisa dengan olahraga yang teratur, banyak berbagai jenis olahraga yang bisa membantu meningkatkan tekanan darah.

Anda bisa mulai dengan olahraga berlari, berenang, lompat tali, aerobik, fitnes, atau senam dan bila anda tidak ingin terlalu capek dan ingin olahraga yang santai anda bisa bersepeda atau yoga untuk mempunyai tubuh sehat anda harus melakukan pola hidup yang sehat juga jadi jangan lupa untuk selalu komsumsi makanan sehat dan lakukan olahraga secara rutin.

Mengurangi Risiko Penyakit Hipotensi

Untuk mengurangi risiko hipotensi, Anda bisa melakukan hal-hal berikut:

– Hindari berdiri untuk jangka waktu lama.

– Hindari meminum minuman berkafein di malam hari.

– Lebih baik mengonsumsi makanan dalam porsi kecil.

– Untuk menghindari hipotensi ortostatik, ketika berdiri dari posisi duduk atau berbaring, lakukan secara perlahan-lahan.

– Jika Anda sedang menjalani pengobatan, periksakan tekanan darah secara rutin.

– Minum air putih yang banyak.

– Meningkatkan asupan garam.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..