skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Media Penularan Pada Hepatitis B

Media Penularan Pada Hepatitis B

Penyakit hepatitis B adalah masalah global. Ada 2 miliar orang di dunia yang diperkirakan terinfeksi Virus Hepatitis B (HVB). Menurut data WHO, saat ini sudah lebih dari 400 juta manusia di seluruh dunia menderita hepatitis B kronis yang berisiko berkembang menjadi sirosis dan kanker hati.

Sekurangnya ada 1 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Data ini menempatkan Hepatitis B sebagai penyebab kematian nomor sembilan di dunia. Sebanyak 75% dari pembawa virus hepatitis B berada di Asia Pasific.

Hepatitis B adalah penyakit infeksi pada hati yang berpotensi fatal yang disebabkan oleh virus hepatitis B dan merupakan salah satu penyakit yang sering ditemui dan menular. Penularan hepatitis B sangat cepat. VHB 100 kali lebih cepat dari VIH/AIDS.

Penyakit hepatitis terdiri dari hepatitis akut, yaitu hepatitis dengan jangka pendek, biasanya kurang dari 6 bulan dan mampu direspons dengan baik oleh sistem kekbalan tubuh. Hepatitis kronik adalah hepatitis B jangka pangjang yang tidak dapat diatasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Ganasnya Virus Hepatitis B

Ada satu fakta yang boleh dibilang mengejutkan. Dari tujuh jenis infeksi virus hepatitis, mulai dari hepatitis A hingga hepatitis G, hepatitis B merupakan jenis yang paling ditakuti. Karena hepatitis B yang disebabkan oleh virus (HBV), punya daya rusak melebihi virus HIV penyebab penyakit AIDS. HBV seratus kali lebih ganas daya kerjanya dan sepuluh kali lebih banyak menularkan penyakit tersebut daripada virus HIV.

Penularan Hepatitis B

  1. Cara Penularan Hepatitis B vertika (penularan perinatal)

Merupakan penularan VHB dari ibu yang menderita hepatiti B akut atau pengidap hepatitis B kronis kepada bayinya pada saat dalam kandungan (masa kehamilan) atau sewaktu persalinan. Jika infeksi hepatitis akut terjadi pada masa kelamilan trisemester pertama dan kedua, umumnya penularan jarang terjadi.

Namun, jika hepatitis akut terjadi pada masa kehamilan trisemester ketiga maka penularan lebih sering terjadi. Penularan dari ibu pengidap hepatitis B kornis kepada bayinya mengidap hepatitis B kronis. bayi yang terinfeksi tersebut mungki menderita hepatitis akut atau lebih sering terjadi adalah akan berkembang menjadi infeksi yang menetap dan menjadi kronik.

  1. Cara Penularan Hepatitis B melalui kulit

Penularan ini terjadi jika bahan yang mengandung partikel virus hepatitis B (HBsAg) masuk ke dalam kulit. Contohnya, kasus penularan terjadi akibat transfusi darah yang mengandung HBsAg positif, hemodialisis (cuci darah) pada penderita gagal ginjal kronik, serta melalui alat suntik yang tidak steril, seperti penggunaan jarum suntik bekas, jarum akupuntur yang tidak steril, alat tato, alat cukur dan yang saat ini merupakan cara penularan terbanyak adalah melalui penyuntikan narkoba secara bergantian.

Virus hepatitis B tidak bisa menembus pori-pori kulit, tetapi dapat masuk melalu kulit yang terluka dan mengalami kelainan dermatologik.

  1. Cara Penularan Hepatitis B melalui selaput lendir

Penularan dapat terjadi melalui mulut (peroral) yaitu jika bahan yang mengandung virus mengenai selaput lendir mulut yang terluka, misalnya karena peradangan mulut atau sesudah mencabut gigi dan bisa juga melalui ciuman. Selain itu, penularan virus hepatitis B dapat melalui selaput lendir alat kelamin (seksual) akibat berhubungan seksual dengan pasangan yang mengandung HBsAg positif yang bersifat infeksius, baik dengan pasangan heteroseksual maupun homoseksual.

Betulkah Air susu dapat menularkan hepatitis B?

Pada umumnya virus hepatitis B akan ditularkan melalui lapisan permukaan luar tubuh sepertu luka pada bagian kulit atau luka lapisan mukosa. Sedangkan berdasarkan penularan secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu vertikal dan juga horizontal. Penularan vertikal yaitu dari ibu ke bayi sedangkan untuk horizontal dari anak ke anak.

Sedangkan untuk jumlah konsentrasi virus hepatitis B dimulai dengan urutan yang terbanyak yaitu darah, cairan kewanitaan, air liur dan juga air susu ibu. Hepatitis B dapat menginfeksi melalui darah sehingga perlakuan persalinan pada ibu menjadi salah satu pemicu virus ini menyebar pada bayi.

Air susu memang menjadi salah satu alat untuk penyebaran virus hepatitis B mengingat sangat berhubungan sekali dengan interaksi yang terjadi antara kesehatan ibu dan bayi melalui air susu akan tetapi penelitian tentang asi yang dihubungkan dengan hepatitis B yang dilakukan di dunia menyatakan bahwa ASI tidak meningkatkan hepatitis B.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.