skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Inilah Beberapa Nama Penyakit Malnutrisi!

Inilah Beberapa Nama Penyakit Malnutrisi!

Malnutrisi atau gizi buruk merupakan status kondisi seseorang yang kekurangan nutrisi, atau nutrisinya di bawah standar rata-rata. Status malnutrisi dibagi menjadi tiga bagian, yakni malnutrisi karena kekurangan protein (disebut kwashiorkor), karena kekurangan karbohidrat atau kalori (disebut marasmus), dan kekurangan keduaduanya.

Malnutrisi ini biasanya terjadi pada anak balita (bawah lima tahun) dan ditampakkan oleh membusungnya perut (busung lapar). Gizi buruk adalah suatu kondisi di mana seseorang dinyatakan kekurangan zat gizi, atau dengan ungkapan lain status gizinya berada di bawah standar rata-rata. Zat gizi yang dimaksud bisa berupa protein, karbohidrat dan kalori.

Gizi buruk (severe malnutrition) adalah suatu istilah teknis yang umumnya dipakai oleh kalangan gizi, kesehatan dan kedokteran. Gizi buruk adalah bentuk terparah dari proses terjadinya kekurangan gizi menahun.

Ciri penyakit malnutrisi antara lain:

– Banyak orang mengeluh kelelahan sepanjang hari dan merasa lemas. Hal ini mungkin juga disebabkan oleh anemia yang disebabkan oleh kekurangan gizi.

– Lebih rentan terkena penyakit infeksi.

– Proses penyembuhan menjadi terhambat atau lama, bahkan penyembuhan luka kecil.

– Mudah marah dan pusing.

Gejala yang paling umum adalah penurunan berat badan. Misalnya, mereka yang telah kehilangan lebih dari 10% dari berat badan dalam waktu tiga bulan.

– Kulit dan rambut menjadi kering. Kulit tampak kering, dan bersisik. Rambut bisa berubah kering, tak bernyawa, kusam dan tampak seperti jerami. Kuku bisa menjadi rapuh dan mudah patah.

– Beberapa pasien menderita diare persisten atau sembelit jangka panjang.

– Menstruasi mungkin tidak teratur atau berhenti sama sekali pada wanita kurang gizi.

– Depresi adalah kondisi mental yang umum dialami oleh penderita kekurangan gizi. Ini bisa menjadi penyebab ataupun dampak dari malnutrisi.

– Kelemahan otot dan kelelahan. Otot-otot tubuh tampak loyo dan seolah tidak ada kekuatan yang memadai untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari.

Orang-orang yang memiliki resiko mengalami kekurangan gizi:

– Penderita anoreksia nervosa.

– Penderita demam lama, hipertiroid, luka bakar atau kanker.

– Bayi dan anak kecil yang napsu makannya buruk.

– Remaja dalam masa pertumbuhan yang pesat.

– Wanita hamil dan wanita menyusui.

– Orang tua.

– Orang yang menjalani diet untuk jangka panjang.

– Vegetarian.

– Penderita ketergantungan obat atau alkohol yang tidak cukup makan.

– Penderita AIDS.

– Pemakaian obat yang mempengaruhi napsu makan, penyerapan atau pengeluaran zat gizi.

– Penderita penyakit menahun pada saluran pencernaan, hati atau ginjal, terutama jika terjadi penurunan berat badan sampai 10-15%.

Orang-orang yang memiliki resiko mengalami kelebihan gizi:

– Anak-anak dan dewasa yang makannya banyak tetapi tidak melakukan olah raga.

– Kelebihan berat badan lebih besar dari 20%.

-Makanan yang mengandung lemak tinggi dan garam tinggi.

– Orang yang mengkonsumsi asam nikotin (niasin) dosis tinggi, untuk mengobati hiperkolesterolemia.

– Wanita yang mengkonsumsi Vitamin B6 (piridoksin) dosis tinggi, untuk mengobati sindroma premenstrual.

– Orang yang mengkonsumsi Vitamin A dosis tinggi, untuk mengobati penyakit kulit.

– Orang yang mengkonsumsi zat besi atau mineral lainnya dalam dosis tinggi, tanpa resep dari dokter.

Penanganan Medis Untuk Penyakit Malnutrisi

Prinsip pengobatan adalah makanan yang mengandung banyak protein bernilai tinggi, banyak cairan, cukup vitamin dan mineral, masing-masing dalam bentuk yang sudah dicerna dan diserap. Karena toleransi makanan masih rendah pada permulaan, maka makanan jangan diberikan sekaligus banyak, tetapi dinaikkan bertahap setiap hari.

Diperlukan makanan yang mengandung protein 3-4 gram/ kg BB/ hari 150-175 kalori. Antibiotik diberikan jika terdapat infeksi penyakit penyerta marasmus. Antibiotik efektif harus diberikan parenteral selama 5-10 hari.

Dampak Lanjutan Penyakit Malnutrisi

Sebagai dampak lanjutannya, seorang anak yang mengidap malnutrisi dapat mengalami kerusakan organ dan sistem, seperti jantung, ginjal, lambung, usus, paru-paru, maupun otak. Kerusakan organ-organ penting tersebut merupakan alasan mengapa mereka mengalami kerusakan mental, kehilangan intelektual, dan lambat pertumbuhannya.

UNICEF juga menambahkan bahwa dampak malnutrisi dapat berlangsung hingga dewasa dan menjadi pemicu serangan jantung, diabetes, serta tekanan darah tinggi. Namun, bukan berarti Anda tak dapat menemukan solusi ampuh dalam mencegah terjadinya malnutrisi.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..