skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
8 Obat Sakit Hepatitis B Alami!

8 Obat Sakit Hepatitis B Alami!

Proses pengobatan hepatitis B biasanya dilakukan oleh dokter spesialis hati (ahli hepatologi). Jenis penanganan terhadap hepatitis B dilakukan tergantung pada berapa lama pasien terinfeksi. Apakah hepatitis B akut (jangka pendek) atau hepatitis B kronis (jangka panjang).

Serta menjaga kenyamanan sehari-hari bagi penderita dan keseimbangan gizinya. Selain mengkonsumsi obat-obatan dari dokter, berikut adalah beberapa pengobatan penyakit hepatitis B secara alami:

  1. Mengkudu

Khasiat buah mengkudu atau noni atau pace ini sangat banyak sekali, sehingga tidak mengherankan jika saat ini banyak sekali obat herba dengan bahan dasar mengkudu dijual di pasar obat Indonesia.

Anda tidak akan kesulitan menemukan obat herbal dari bahan dasar mengkudu dalam bentuk jus maupun kapsul.

Selain bisa digunakan untuk menormalkan tekanan darah tinggi dan gula darah seseorang, mengkudu ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit hepatitis yang akut.

Kandungan antioksidan yang ada di dalam buah mengkudu dipercaya sangat efektif untuk melemahkan virus hepatitis yang ada di dalam tubuh seseorang.

Cara mengobati hepatitis menggunakan megkudu ini sangat mudah sekali yaitu sebagai berikut ini:

– Ambil buah noni yang sudah masak. Buah mengkudu yang sudah masak ini memiliki bau yang sangat khas.

Sehingga bagi anda yang ingin mengetahui matang atau tidaknya anda bisa mencium dari baunya. Jika kurang yakin, anda bisa melihat kulit dari buah mengkudu.

Buah mengkudu yang mentah memiliki warna hijau sedangkan buah mengkudu yang matang memiliki warna putih agak kekuningan.

– Cuci bersih buah mengkudu itu kemudian anda bisa mengupasnya.

– Setelah dikupas anda bisa memaarut buah mengkudu itu.

– Peras dan saring sari buah mengkudu tersebut.

– Anda bisa mengkonsumsi buah mengkudu sebanyak dua kali dalam sehari. Ada bisa mengkonsumsinya saat pagi maupun saat sore hari. Lakukanlah cra ini secara teratur.

  1. Kunyit

Kunyit untuk kesehatan sudah tidak perlu diragukan lagi karna kunyit terbukti berkhasiat untuk kesehatan dan berguna untuk mengatasi berbagai macam masala kesehatan.

Jika selama ini kunyit banyak digunakan untuk mengatasi berbagai macam masalah dengan perut, kunyit pun bisa digunakan untuk mengatasi hepatitis B akut bukan kronis.

Kunyit bsa digunakan untuk mengatasi hepatitis b akut dikarenakan kunyit tersebut memiliki minyak atsiri.

Minyak atsiri bersamaan dengan kurkumin terbukti mampu mengatasi berbagai macam masalah penyakit salah satunya adalah hepatitis.

Kunyit juga bisa digunakan untuk menyembuhkan serta meringankan gejala penyakit lain seperit tifus, diabetes, usus buntu, diare, keputihan, perut kembung, nyeri haid serta masih banyak lagi lainnya.

Fungsi minyak atsiri pada kunyit berfungsi sebagai anti mikroba dan anti hiv. Minyak itu berguna untu menghambat pertumbuhan sel kanker yang ada di dalam tubuh seseorang.

Cara mengobati hepatitis b akut menggunakan kunyit ini sangat mudah sekali yaitu sebagai berikut ini:

– Siapkan beberapa rimpang kunyit dalam ukuran sedang. Kupas dan cuci bersih kunyit tersebut.

– Setelah di cuci bersih anda bisa memarunya kemudian mengambil air kunyit tersebut.

– Setelah itu anda bisa mengkonsumsi air saringan kunyit itu sebanyak tiga kali dalam sehari sampai virus yang ada di dalam tubuh anda berhasil dilemahkan dengan kunyit tersebut.

  1. Brotowali

Ambillah 1 jari batang brotowali, dan 3 gelas air, serta 1 sendok makan madu murni. Kemudian potonglah batang brotowali setelah itu direbus dengan 3 gelas air sampai yang tersisa adalah 1 gelas saja.

Jika sudah dingin, maka saringlah dan ditambahkan dengan 1 sendok madu murni. Minumlah ramuan ini 2 kali sehari, dan dosisnya adalah masing-masing setengah gelas.

  1. Tomat

Obat Hepatitis yang Alami dengan menggunakan dua buah tomat yang masak, gula pasir secukupnya saja.

Cara membuatnya adalah dengan mencuci dan memotong buah tomat. Setelah itu di rebus dengan air secukupnya saja.

Jika sudah mendidih, maka lumatkan dan digiling kemudian diperas. Air perasan tadi kemudian ditambahkan dengan gula kemudian diminum dengan dosis 2 kali sehari.

  1. Mahkota Dewa

Mahkota dewa merupakan tumbuhan yng terkenal di dunia herbal. Mahkota dewa ini sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Sehingga tanaman ini banyak dibudiayakan bahkan banya orang yang menanam tanaman mahkota dewa ini di halaman rumahnya.

Mahkota dewa memliki kandungan seperti tanin, flavonoid, fenol, linan, minyak atsiir dan masih banyak lainnya dimana semua kandungan itu berguna dalam mengatasi berbagai macam masalah penyakit salah satunya adalah penyakit hepatitis.

Cara mengatasi peyakit hepatitis menggunakan mahkota dewa ini adalah sebagai berikut ini:

– Ambil beberapa buah mahkota dewa yang telah matang. Ingat hanya buah mahkota dewa yang matang saja yang digunakan.

Jangan mengambil buah mahkota dewa yang mentah. Buah mahkota dewa yang matang adalah buah yang memiliki warna merah.

Meski terlihat menggiurkan dari luar, sebaiknya anda jangan mengkonsumsinya dalam keadaan mentah atau tanpa diolah sebab buah mahkota dewa beracun dalam keadaan mentah.

– Setelah anda mengambil buah mahkota dewa yang matang, anda bisa mencuci bersih buah mahkota dewa tersebut. Setelah anda cuci bersh masukkanlah ke dalam panic.

– Tambahkan tiga gelas air ke dalam panci tersebut. Rebus sampa mendidih.

– Saat mendidih, sisakan air rebusannya menjadi setengahnya saja .

– Saring, kemudian saat air rebusan berubah menjadi hangat anda bisa meminum air rebusan itu sebanyak tiga kali dalam sehari.

– Mengkonsumsi air rebusan buah manhkota dewa bisa membuat sisem imun anda menjadi meningkat.

  1. Bugenfil

Ambillah 9-15 gram bugenfil yang sudah terlebih dahulu dikeringkan, kemudian 3 gelas air, dan 1 sendok makan madu murni.

Cara membuatnya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu, setelah itu potonglah batang bugenfil tipis-tipis, dan kemudian dimasukkan ke dalam panci email dan ditambahkan dengan 3 gelas air.

Rebuslah sampai air yang tersisa adalah 1 gelas saja. Kemudian jika sudah dingin, saringlah. Setelah itu tambahkan dengan madu murni.

Air saringan diminum paling tidak adalah 2 kali dalam sehari, diminum di pagi dan sore hari dengan masing-masing dosisnya adalah setengah gelas.

  1. Temulawak

Temulawak merupakan obat herbal yang sudah tidak diragukan lagi khasiatnya. Selain bisa digunakan untuk mengatasi masalah nafsu makan, ternyata kandungan kurkumin pada temulawak bisa digunakan untuk mengatasi virus hepatitis.

Selain kandungan kurkumin yang ada di dalam temulawak, ada kandungan xanthorhiza rx yang bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Kurkumin kaya akan antioksidan dan sifatnya sebagai hepatoksik.Temulawak ini jika dikonsumsi secara teratur bisa meningkatkan sistem imun tubuh.

Sistem imun yang meningkat bisa berguna untuk melemahkan virus yang ada di dalam tubuh manusia.

  1. Daun pare

Ambillah segenggam daun pare segar, secangkir air matang, dan juga garam secukupnya saja. Aturan pembuatannya adalah cucilah daun pare terlebih dahulu, kemudian dibilas dengan air matang.

Setelah itu tumbuklah daun sampai halus dan ditambahkan dengan 1 cangkir air. Aduklah dengan merata dan ditambahkan sedikit garam.

Kemudian saringlah ramuan obat hepatitis yang alami itu. Minumlah di pagi hari serta diminum sebelum makan. Sebaiknya resep ini tidak diminum oleh ibu hamil karena akan berdampak terjadinya keguguran.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.