skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Obat Untuk Penyakit Perlemakan Hati

Obat Untuk Penyakit Perlemakan Hati

Perlemakan hati adalah suatu kondisi medis dimana ada penumpukan lemak hingga 10 persen di organ hati. Perlemakan hati ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti peradangan, yang pada gilirannya bisa memicu jaringan parut permanen (sirosis).

Sirosis adalah komplikasi serius yang dapat mengakibatkan kegagalan fungsi hati dan kematian. Perlemakan hati sering diakibatkan oleh minum minuman beralkohol, serta kondisi lain seperti obesitas, trigliserid tinggi dan diabetes.

Namun, dalam beberapa kasus perlemakan hati diakibatkan oleh sesuatu yang tidak jelas. Perlemakan hati umumnya tidak memiliki gejala pasti, dan orang baru mengetahuinya ketika mengalami komplikasi penyakit lain.

Gejala Penyakit Perlemakan Hati

Pada umumnya, perlemakan hati tidak menyebabkan tanda-tanda dan gejala yang terlihat. Bahkan saat gejala seperti lelah, mual, dan rasa sakit pada perut kanan atas diamati, biasanya gejala ini tidak berhubungan dengan perlemakan hati.

Kebanyakan pasien hanya mengetahui mereka mengidap kelemakan hati saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, atau tes kesehatan karena suatu alasan tertentu.

Penyebab Penyakit Perlemakan Hati

Berikut beberapa penyebab yang menjadi penyebab penyakit perlemakan hati:

  • Penyakit penumpukan asam fitanik (penyakit refsum)
  • Kekurangan kolesterol esterase
  • Kelainan bawaan pada metabolisme glikogen, galaktose, tirosin atau homosistin
  • Operasi bypass pada usus kecil
  • Keracunan vitamin A
  • Kehamilan
  • Kurang gizi dan diet rendah protein
  • Efek samping obat obatan
  • Bahan kimia
  • Diabetes
  • Obesitas (kegemukan)

Diatas merupakan beberapa penyebab bisa meningkatkan resiko seseorang menderita penyakit perlemakan hati ini apabila orang tersebut melakukan salah satu penyebab yang ada diatas.

Obat Untuk Penyakit Perlemakan Hati

Menurunkan berat badan dan menghindari alkohol adalah cara terbaik untuk mengobati perlemakan hati.

Jika Anda mengalami obesitas atau memiliki diabetes atau kolesterol tinggi, Anda harus menurunkan berat badan dan mengontrol gula darah serta kadar lemak dengan diet yang sehat dan olahraga teratur.

Dokter mungkin akan memberikan resep obat yang mengurangi steatohepatitis.

Dokter juga mungkin akan memberikan vaksinasi untuk hepatitis A dan hepatitis B yang membantu melindungi Anda dari virus penyebab kerusakan hati.

Apa Saja Tes yang Biasa Dilakukan Untuk Perlemakan Hati?

Kebanyakan pasien sering tidak menunjukkan gejala dan penyakit ini biasanya terdeteksi secara kebetulan pada saat pemeriksaan kesehatan di mana ditemukannya fungsi hati yang abnormal atau bahkan infeksi.

Dalam hal ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes lainnya untuk mengetahui faktor umum dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut (seperti hepatitis, alkohol, atau kelebihan zat besi dalam hati).

Tes ini meliputi tes darah, tes fungsi hati, enzim-enzim hati dan biopsi hati. Dokter mungkin akan menggunakan X-ray, USG, Computed Tomography (CT) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk membuat diagnosis yang akurat.

Bahaya Penyakit Perlemakan Hati

Untuk mengetahui bahaya perlemakan hati, pertama yang harus anda ketahui adalah fungsi hati bagi tubuh manusia. Hati berfungsi mengatur metabolisme tubuh termasuk membakar lemak dan membuang kelebihan lemak dari tubuh.

Ketika hati dalam keadaan normal (sehat) proses tersebut bisa dilakukan dengan baik. Tetapi sebaliknya, jika organ hati mengalami masalah seperti perlemakan hati, maka akan berakibat fatal.

Hal ini terjadi karena jika hati memiliki kelebihan lemak risiko penyakit lain seperti obesitas, stroke, kolesterol tinggi, dan tekanan darah menjadi meningkat. Semua ini akan menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan jika tidak dilakukan penanganan.

Bahkan, saat hati tidak bisa bekerja dengan semsetinya tubuh akan mengembangkan hepatitis atau sirosis hati, yang pada akhirnya akan menyebabkan kegagalan fungsi hati dan kanker hati.