skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pedoman Pemberian Makanan Pada Balita Malnutrisi!

Pedoman Pemberian Makanan Pada Balita Malnutrisi!

Makanan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan juga untuk keperluan pertumbuhan. Orang yang tidak cukup mendapat makanan, baik sebagian atau seluruhnya, akan mengalami keadaan yang disebut malnutrisi. Malnutrisi sangat berbahaya, terlebih bagi anak, wanita dan orang lanjut usia.

Anak yang kekurangan gizi akan tumbuh lebih kurus atau lebih pendek dari kebanyakan anak lainnya. Si anak juga biasanya lebih rewel dan lebih rentan menjadi sakit di banding anak lain yang cukup gizi. Pada masyarakat miskin, malnutrisi sering dijumpai pada anak-anak, padahal anak-anak sedang memerlukan gizi untuk pertumbuhan dan kesehatannya.

Berikut adalah gejala penyakit malnutrisi yang bisa diamati dari fisik dan tumbuh kembang anak seperti:

– Berat badan kurang / di bawah normal.

– Pertumbuhan lambat.

– Otot lemah.

– Perut kembung.

– Mudah mengalami patah tulang.

– Fungsi organ tubuh ada yang mengalami masalah.

– Penderita bisa saja mengalami keterbelakangan mental.

– Kekurangan energi dan mudah kelelahan.

– Pusing.

– Imunitas tubuh yang lemah.

– Tubuh kesulitan melawan infeksi.

– Kulit yang kering dan bersisik.

– Gusi membengkak dan mudah berdarah.

– Pembusukan gigi.

– Kesulitan berkonsentrasi.

– Lambat dalam memberikan reaksi.

Pemberian makanan bagi anak dengan malnutrisi antara lain:

– Karena sebagian alat pencernaan tubuh anak yang menderita gizi buruk belum berfungsi dengan baik, maka bentuk makanan sampaianak mencapai berat badan 7kg mengikuti bentuk makanan pendamping ASI (MP ASI), berupa makanan cair, lembik dan lunak.

– Petugas harus selalu memantau dan membina melalui konselingdengan cara kunjungan ke rumah tangga paling sedikit sekalidalam seminggu

– Jika anak sudah diberi makan sesuai ketentuan, tetapi dalam satubulan berat badan tidak naik, anak harus segera dirujuk kepuskesmas

– Jika anak sudah mencapai berat badan 7 kg dan telah diberimakanan orang dewasa, akan tetapi berat badannya tidak naik,maka anak harus kembali diberi makanan formula seperti semula

– Dalam mempersiapkan dan memberikan makanan formula, harus selalu dijaga kebersihannya, antara lain: mencuci tangan sebelummemasak, alat makan harus selalu dicuci terlebih dahulu, bahanmakanan harus dimasak, harus selalu menggunakan air yangsudah dimasak

– Bila menggunakan produk hasil industri, gunakan jenis produkmakanan bayi untuk umur 4 bulan keatas, dan untuk anak dibawah4 bulan bila ada indikasi medis anak diberi susu formula.

– Apabila anak belum mencapai umur 2 tahun maka ASI tetap diberikan. Bila selama dirawat anak tidak diberi ASI, maka setelahkembali dari rawat inap anak harus tetap diberi ASI.

– Balita gizi buruk setelah kembali dari rawat inap di Puskesmaas /Rumah Sakit, perlu diikuti dengan pengamatan dan perhatian terusmenerus terhadap kesehatan dan gizi, antara lain denganpemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

– Pemberian makanan sedapat mungkin dibuat dari bahan makananyang tersedia di rumah tangga, harga murah dan pembuatannyamudah. Disamping itu anak gizi buruk setelah kembali dari rawatinap harus tetap mendapat vitamin A di posyandu dua kali setahundan sirup besi.

– Anak yang menderita gizi buruk biasanya mempunyai masalah pada fungsi alat pencernaan, sehingga dalam pemberianmakanannya memerlukan perhatian khusus. Sebagai patokanyang digunakan dalam pemberian makanan kepada anak giziburuk adalah berat badan, bukan umur.

Cara yang paling baik dalam mencegah malnutrisi pada anak adalah dengan memberikan anak makanan yang bergizi seimbang. Makanan bergizi seimbang sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Anda sebagai orangtua harus mencukupi kebutuhan gizi anak, mencakup:

– Vitamin dan protein, bisa ditemukan dalam sayuran dan buah-buahan.

– Karbohidrat, yang bisa diperoleh dari nasi, roti, mie, pasta, dan lainnya.

– Protein, yang bisa didapat dari ikan, ayam, daging, telur, susu, tahu, tempe, dan lainnya.

– Lemak (usahakan lemak sehat), bisa diperoleh dari ikan berlemak (seperti tuna dan salmon), alpukat, kacang-kacangan, dan lainnya.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..