skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pencegahan Untuk Penyakit Ginjal

Pencegahan Untuk Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal adalah hilangnya fungsi ginjal. Apabila hanya 10% dari ginjal yang berfungsi, pasien dikatakan sudah sampai pada Penyakit ginjal end-stage renal disease (ERSD) atau Penyakit ginjal tahap akhir. Penyakit ginjal mungkin akut yaitu berkembang sangat cepat dalam beberapa jam atau dalam beberapa hari.

Penyakit ginjal dapat juga kornik yaitu terjadi perlahan dan berkembang perlahan, mungkin dalam beberapa tahun. Karena ginjal memiliki peran vital dalam mempertahankan homeostasis, Penyakit ginjal menyebabkan efek sistemik multipel.

Semua upaya untuk mencegah Penyakit ginjal amat penting. Dengan demikian, Penyakit ginjal harus diobati secara agresif. Akibat Penyakit ginjal maka fungsi ginjal berkurang, ada retensi cairan dalam tubuh yang mengakibatkan edema dan kelebihan beban cairan.

Penyebab Penyakit Ginjal

Beberapa hal yang mungkin dapat menyebabkan penyakit ginjal yaitu:

  1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Tekanan darah tinggi juga akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah yang tidak terkontrol, yang dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah ginjal juga.

Tekanan darah juga sering meningkat akibat Penyakit ginjal kronis, dan tekanan darah yang sangat tinggi dapat merusak fungsi ginjal, sehingga tekanan darah tinggi dan kerusakan ginjal saling membuat hubungan sebab-akibat.

  1. Pengaruh Obat yang Dikonsumsi

Obat-obatan, baik itu yang dijual bebas maupun yang didapat melalui resep dokter adalah penyebab Penyakit ini yang berbahaya. Bagi Anda yang sering mengkonsumsi obat, baik multivitamin atau obat ringan antibiotik, maka cobalah untuk mengurangi dosis pemakaiannya.

Obat-obatan tersebut berpotensi untuk membuat ginjal Anda bermasalah. Khususnya, obat keras, seperti obat kanker, jantung, dan darah tinggi. Konsultasikan dengan dokter yang menangani tentang efek samping dari obat tersebut sebelum dikonsumsi dalam jangka panjang.

  1. Kerusakan saraf di sekitar kandung kemih

Kerusakan pada saraf atau sumsum tulang belakang bisa membuat seseorang tidak menyadari bahwa infeksi sudah menyebar hingga ginjal.

Gejala Penyakit Ginjal

Adapun berikut ini adalah gejala yang umum dari penyakit ginjal:

– Sakit kepala.

– Lethargi.

– Berat badan berkurang.

– Depresi.

– Kelelahan fisik dan mental.

– Mudah tersinggung.

Pencegahan Untuk Penyakit Ginjal

  1. Memenuhi asupan mineral bagi tubuh

Tubuh manusia terdiri dari sebagian besar air, oleh karena itu dalam seseorang tidak dapat bertahan hidup tanpa asupan mineral. Dengan mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas dalam satu hari akan menghindarkan tubuh mengalami gejala dehidrasi. Selain itu, air mineral yang masuk kedalam tubuh akan membantu kerja ginjal dalam membuang zat beracun melalui proses detoksifikasi.

Selain itu, air mineral juga dapat membantu menstabilkan volume serta konsentrasi darah didalam tubuh manusia. kinerja sistem pencernaan dalam memproses asupan makanan yang masuk juga dapat terbantu. Bahkan apabila kita memenuhi jumlah minimal asupan air dalam seharinya dapat membuat tubuh mempunyai suhu yang normal.

  1. Tidak membiasakan menahan kencing

Kencing atau buang air kecil yang selalu ditahan akan berdampak tidak baik bagi kinerja ginjal. Bahkan proses filterisasi darah yang dilakukan oleh ginjal dapat terhambat. Pada saat proses filterisasi berlangsung maka cairan urin yang berada didalam kandung kemih harus segera dibuang ketika telah melebihi jumlah penampungan cairan limbah.

Secara medis, seseorang akan merasakan gejala ingin buang air kecil ketika kandung kemih telah terisi sebanyak 120 hingga 150 ml cairan urin.

Pada jumlah cairan ini, kandung kemih sebenarnya masih mampu menahan cairan dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Meskipun demikian apabila dilakuakan dalam jangka waktu yang lama akan membuat kandung kemih merenggang melebihi kapasitas tampungan urin.

Dampak dari hal tersebut yakni terpengaruhnya proses filter darah ynag dilakukan oleh ginjal. Untuk itu, sebaiknya ketika tubuh telah merasakan panggilan alam, sebaiknya tidak menahannya terlalu lama.

  1. Meminimalisir penggunaan garam untuk dikonsumsi

Ketika seseorang mengkonsumsi garam dalam kadar tertentu maka natrium didalam tubuh akan meningkat. Apabila hal ini terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama maka seseorang berpotensi menderita batu ginjal.

Meningkatnya kadar natrium didalam tubuh secara tidak langsung juga meningkatkan tekanan darah serta memicu terbentuknya batu ginjal. Untuk itu, sebaiknya kita memperhatikan jumlah asupan garam yang kita konsumsi dalam seharinya.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.