skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penjelasan Penyakit Ginjal Polikistik Dan Gejalanya

Penjelasan Penyakit Ginjal Polikistik Dan Gejalanya

Terdapat banyak sekali organ organ penting yang ada didalam tubuh seperti jantung,ginjal,paru paru dan banyak lainnya. Ginjal merupakan organ yang terdapat dibagian belakang atas kanan dan kiri tubuh manusia.

Ginjal berbentuk seperti kacang merah dengan ukuran sekepalan tangan manusia. Sama seperti organ tubuh lainnya terdapat berbagai penyakit yang terdapat pada ginjal. Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai penyakit ginjal polikistik.

Pengertian Ginjal Polikistik

Polikistik merupakan penyakit awam yang jarang dikenal masyarakat, penyakit ini menyerang bagian penting dalam tubuh kita yaitu ginjal. Secara Bahasa Polikistik berasal dari dua kata yaitu poly dan cystic.

Poly berarti banyak dan Cystic yang berarti rongga tertutup yang tidak normal yang dilapisi oleh epitel yang mengandung bahan semisolid atau cairan. Dapat disimpulkan secara sederhana bahwa polikistik adalah banyak cystic (kista) pada ginjal.

Kista dapat berbentuk multiple, bilateral, dan berkembang yang lama lama dapat merusak parenkim ginjal yang normal akibat adanya penekanan. Ginjal dapat menjadi besar dalam ukuran yang besar dan berisi oleh sekumpulan kista yang bentuknya mirip anggur.

Kista kista yang menyerupai anggur ini terisi hemorargik. Namun kista kista ini bersifat non kanker jadi kemungkinan untuk menyebabkan kanker sangat tipis mendekati tidak mungkin. Namun bukan berarti kista ini tidak bersifat kanker fungsi ginjal akan baik baik saja.

Dengan adanya kista maka akan membuat fungsi ginjal lama lama akan menurun hingga dapat menyebabkan gagal ginjal apabila penanganannya lamban. Kista yang terdapat pada ginjal ini dapat menyebar ke organ organ lain yang ada didalam tubuh lainnya seperti jantung, liver bahkan bagian terpenting otak.

Apabila kista telah menyebar ke bagian bagian penting lainnya yang ada didalam tubuh maka akan menyebabkan pada jantung, otak , stroke bahkan bisa menyebabkan kematian.

Oleh karena itu meski bukan penyakit yang banyak diderita oleh pengidap penyakit ginjal, namun harus diperhatikan hal hal apa saja yang menyebabkan penyakit ini, bagaimana ciri ciri nya dan bagaimana cara penangan dan pengobatannya.

Dalam kasus penyakit ginjal polikistik atau yang bisa disingkat PKD (Polycystic Kidney Disease) terdapat tipe penyakit ini.

  1. PKD Autosom Resesif (ARPKD) yang merupakan kasus terbanyak dalam kasus PKD, PKD kasus ini dapat menurun karena hanya dengan satu orang tua yang mengalami PKD maka akan menurun kepada anak anaknya. Berdasarkan kapan sesorang mengalami gejala PKD, ARPKD dibagi lagi menjadi 4 klasifikasi yaitu Perinatal,neotal, bayi dan remaja.
  2. Jenis PKD yang kedua ialah PKD Autosom Dominan (ARPKD). ARPKD jarang terjadi dikarenakan penyakit ini disebabkan oleh kedua orang tua yang mengalami penyakit PKD, sehingga dominan yang terjadi membuat penyakit PKD menurun ke keturunannya.
  3. Jenis PKD yang terakhir adalah ACKD, PKD jenis ini tidak seperti 2 jenis PKD sebelumnya yang merupakan penyakit bawaan. Namun ACKD dapat terjadi apabila sesorang telah memiliki penyakit ginjal dan berisiko menderita ACKD.

Gejala Penyakit Ginjal Polikistik

Kista semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia, disertai dengan penurunan aliran darah ke ginjal dan terbentuknya jaringan parut pada ginjal sehingga bisa terbentuk batu ginjal dan pada akhirnya terjadi gagal ginjal.

Penyakit ginjal polikistik biasanya baru menimbulkan gejala saat awal atau pertengahan masa dewasa, terkadang gejala yang ada sangat ringan sehingga penderita tidak mengetahui bahwa dirinya memiliki penyakit tersebut.

Tetapi gejala yang sering muncul berupa:

  • Sering berkemih
  • Adanya darah di dalam air kemih
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri perut
  • Rasa nyeri kram yang hebat
  • Infeksi saluran kemih berulang
  • Kelelahan dan rasa mual
  • Terkadang disertai adanya tekanan darah tinggi

Kesehatan ginjal harus tetap dijaga untuk membantu mencegah terjadinya komplikasi penyakit ginjal polikistik.

Dengan mengendalikan tekanan darah serta melakukan pola hidup sehat seperti mengkonsumsi makanan rendah garam, banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, menjaga berat badan tetap ideal, berhenti merokok dan berolahraga secara teratur dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit ginjal polikistik.

Pengobatan Penyakit Ginjal Polikistik

Saat ini, belum ada obat untuk penyakit ginjal polikistik. Namun, sudah banyak penelitian yang mengkaji penyakit ini. Banyak penelitian menunjukkan bahwa beberapa perawatan dapat memperlambat laju penyakit ginjal, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum menggunakan perawatan ini pada pasien.

Sementara itu, banyak perawatan pendukung yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperlambat hilangnya fungsi ginjal pada orang dengan gejala penyakit ginjal polikistik, antara lain dengan:

  • Mengontrol tekanan darah dengan cermat
  • Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dari kandung kemih atau infeksi ginjal
  • Memperhatikan banyaknya darah dalam urin saat keluar pertama kali
  • Mengonsumsi obat untuk mengontrol rasa sakit (bicarakan dengan dokter Anda tentang obat yang dijual bebas yang aman dikonsumsi jika Anda memiliki penyakit ginjal)
  • Menerapkan gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok, olahraga, mengontrol berat badan dan mengurangi asupan garam.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.