skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pengertian Penyakit Hepatitis A Dan B Menurut Ahli!

Pengertian Penyakit Hepatitis A Dan B Menurut Ahli!

Di lingkungan sekitar yang di tinggali oleh manusia ada berbagai macam jenis virus dan bakteri. Virus dan bakteri bisa masuk ke dalam tubuh manusia apabila daya tahan tubuh sedang kurang baik karena tidak mampu melawan infeksi virus.

Jika virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan infeksi, juga bisa berujung dengan penyakit.

Penyakit yang bisa terjadi akibat ada nya infeksi virus salah satu nya hepatitis. Penyakit hepatitis merupakan penyakit yang akan menyebabkan gangguan kesehatan pada hati, bahkan bisa menyebabkan hati menjadi rusak.

Penyakit hepatitis bukanlah penyakit langka, karena banyak orang yang telah mengalami penyakit hepatitis.

Ada lima jenis penyakit hepatitis yang bisa dialami, yaitu penyakit hepatitis A, B, C, D, dan juga penyakit penyakit hepatitis E.

Kelima tiga jenis penyakit ini bisa bertahap terjadi nya jika infeksi penyakit semakin parah. Penyakit hepatitis bisa dialami oleh anak anak atau juga bisa dialami oleh orang dewasa.

Namun akan lebih mudah dialami oleh orang yang sering mengkonsumsi minum minuman alkohol, tidak menjaga kesehatan nya dengan baik sehingga daya tahan tubuh yang menurun drastis.

Berikut ini perbedaan lebih jelas antara Hepatitis A dan B seperti dilansir Mayoclinic:

Penyakit Hepatitis A

Jenis Hepatitis yang disebabkan virus HVA ini atau hepatitis A dapat ditemukan pada kotoran (tinja) dan cara penularannya bisa melalui makanan atau minuman yang terinfiksi virus tersebut dan juga bisa menular melalui hubungan badn antara penderita dengan orang yang masih sehat.

Orang yang terkena atau terinfeksi hepatitis A biasanya jarang fatal terutama bagi mereka yang masih muda.

Untuk mengetahui infeksi perlu dilakukan tes darah, namun pencegahan sangat diperlukan seperti pemberian vaksin sangat efektif dilakukan terutama bagi anak-anak.

Gejala Hepatitis A

Gejala pada jenis penyakit ini biasanya serupa dengan gejala penyakit lainnya sehingga jarang sekali seseorang mengetahui bahwa dirinya terjangkit atau terinfeksi penyakit yang cukup berbahaya. Gejala yang muncul biasanya seperti mual dan muntah termasuk badan lemas dan mudah lelah.

Dalam beberapa kasus, penyakit ini tidak meimbulkan gejala sama sekali atau sedikit saja gejala yang muncul terutama mereka yang masih usia muda.

Namun biasanya gejala akan muncul setelah 2-6 minggu setelah terinfeksi dan akan berakhir setelah delapan minggu kemudian.

Beberapa gejala hepatitis A dintaranya:

– Badan demam.

– Air seni berwarna gelap.

– Otot terasa nyeri.

– Mencret saat buang air.

– Mual dan muntah.

– Nafsu makan hilang.

– Nyeri pada perut kanan dibawah rusuk.

– Badan lemas dan terasa lelah.

– Kulit dan putih mata berubah warna mrnjadi kuning.

Sejak pertama kali terinfeksi dan gejala menghilang biasanya penyakit ini akan kembali kambuh setelah 6 bulan kemudian.

Namun pada umumnya hepatitis A jarang berakibat fatal dan penderita masih bisa beraktivitas seperti biasa dan bisa sembuh, hanya saja diperlukan istirahat cukup dan menjaga kebersihan.

Hal yang harus diketahui bahwa infeksi hepatitis A sangat berkaitan dengan kebersihan. Agar terhindar dari penyakit ini usahakan untuk selalu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan, seperti selalu mencuci tangan sebelum makan dan lain-lain.

Sebagian besar infeksi hepatitis A tidak sampai berkembang lebih serius seperti yang terjadi pada hepatitis B dan C dimana pada kondisi yang lebih serius bisa berkembang menjadi kanker hati.

Namun jenis penyakit ini, sebaiknya tetap perlu diwaspadai mengingat mereka yang terinfeksi hepatitis A, tentu saja akan mengganggu produktivitas dan aktivitas terlebih jika harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Untuk pengobatan hepatitis A sendiri sebenarnya tidak ada yang spesifik karena pada pada umumnya mereka yang terinfeksi akan bisa pulih kembali dalam 1 atau 2 bulan.

Penyakit Hepatitis B

Hepatitis B adalah jenis penyakit yang bisa menimbulkan peradangan dan merusak hati sehingga membuat hati menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Penyakit ini masuk dalam dalam kategori penyakit berbahaya.

Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia WHO memperkirakan ada sekitar 780 ribu jiwa meninggal dunia setiap tahunnya akibat mengidap penyakit ini.

Penyakit yang disebabkan Virus tipe B (HVB) ini dapat menular pada orang lain yang sehat melalui darah, kontak seksual, jarum suntik atau transfusi darah.

Penularan juga bisa terjadi dari seorang ibu hamil yang mengedap hepatitis terhadap janin yang dikandungnya.

Pada kasus tertentu atau sebagian penderita bisa menjadi hepatitis kronis yang dapat menyebabkan kanker hati atau serosis hati.

Orang sehat yang terinfeksi penyakit ini tidak akan terlihat mengidap sebuah penyakit, karena biasanya gejala akan mmuncul setelah 3 bulan kemudian baik yang bersifat ringan atau langsung parah.

Gejala yang muncul sama dengan hepatitis A seperti mual, muntah, badan demam, nyeri otot dan lain-lain.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B

Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah.

Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.