skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pengertian Penyakit Hipotensi Adalah …

Pengertian Penyakit Hipotensi Adalah …

Hipotensi adalah kondisi di mana tekanan darah di bawah normal. Penyebab terjadinya hipotensi ini cukup banyak, sehingga bisa diderita oleh siapapun dan kapan pun.

Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, risiko terkena hipertensi ataupun hipotensi biasanya juga semakin meningkat. Apalagi seiring bertambahnya usia, aliran darah yang dialirkan menuju otot jantung dan otak semakin menurun jumlahnya.

Penyebab Penyakit Hipotensi

Penyebab hipotensi sebenarnya tidak selalu bisa diprediksi secara jelas. Akan tetapi umumnya kondisi hipotensi ini bisa berhubungan dengan masalah gangguan hormon. Misalnya seperti thypothyroidism atau kondisi di mana tiroid kurang aktif.

Bisa juga terjadi karena diabetes atau hipoglikemia. Selain itu penggunaan obat yang salah juga cukup berpotensi menyebabkan hipotensi. Terutama penggunaan obat hipertensi yang berlebihan.

Beberapa masalah yang membuat kinerja jantung tidak maksimal lagi juga bisa memengaruhi volume darah normal sehingga bisa menjadi salah satu penyebab hipotensi. Misalnya seperti penyakit gagal jantung, penyakit serangan jantung, gangguan pada katup jantung, atau denyut nadi yang melemah.

Ketika seseorang mengalami hipotensi, biasanya ritme jantung cenderung tidak stabil. Gangguan-gangguan pada jantung tersebut bisa mengakibatkan tekanan darah menurun sebagai bentuk perlindungan tubuh untuk menjaga sirkulasi darah di dalam tubuh tetap berjalan.

Penyebab hipotensi seperti yang tadi sudah kami jelaskan biasanya terjadi karena ada pemicu yang sudah berlangsung sejak lama. Misal seperti diabetes, mengonsumsi obat ataupun karena penyakit jantung. Namun demikian ternyata ada juga kondisi yang bisa membuat tekanan darah manusia turun secara mendadak. Dan ternyata kondisi seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi meregang nyawa.

Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab hipotensi secara mendadak diantaranya adalah kehilangan darah terlalu banyak karena terjadinya perdarahan. Misal saat proses persalinan, kecelakaan dan sebagainya.

Suhu tubuh yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah juga bisa menjadi salah satu pemicu turunnya hipotensi secara mendadak. Selain itu Anda juga harus waspada terhadap sepsis atau infeksi darah yang sudah terlanjur parah. Paslanya masalah tersebut bisa menjadi penyebab hipotensi yang cukup berbahaya.

Tanda Penyakit Hipotensi

Di bawah ini adalah beberapa tanda-tanda apabila mengalami penyakit hipotensi:

– Keringat dingin, biasanya sering terjadi di telapak kaki dan tangan.

– Penderita akan sering mengeluh sakit kepala (pusing).

– Penderita akan sering mengalami kebingungan.

– Penglihatan kadang-kadang akan dirasakan kabur (mata berkunang-kunang) apalagi sehabis duduk terlalu lama kemudian langsung berdiri atau berjalan, bahkan tidak hanya itu, orang dengan penyakit darah rendah akan mengalami hipotensi orthostatik yang biasanya terjadi ketika orang tersebut berdiri setelah duduk atau berbaring.

Dalam kondisi tersebut ia akan merasakan keadaan serasa pingsan bahkan bisa jadi pingsan dan biasanya tanda itu akan hilang kembali setelah duduk atau berbaring kembali dalam beberapa menit.

– Merasa cepat lelah atau tak bertenaga jika melakukan aktivitas.

– Penderita sering menguap.

-Biasanya penderita akan tampak pucat dan memiliki denyut nadi yang terasa lemah, hal ini karena suplai darah yang tidak maksimum ke seluruh bagian tubuh.

Akibat Penyakit Hipotensi

Hipotensi akan membuat jantung terlalu rendah kekuatannya untuk membawa oksigen dan nutrisi untuk organ vital seperti otak, jantung dan ginjal. Akibatnya, pada saat dibutuhkan, organ tersebut tidak mampu bekerja dengan baik. Pada beberapa kasus tekanan darah rendah bisa membahayakan jiwa.

Penderita tekanan darah rendah, hindari risiko penderita hilang keseimbangan dan jatuh terjerembab. Efek dari jatuhnya ini yang berbahaya karena akan menyebabkan efek kesehatan lainnya. Ketika tidur, kadangkala penderita tekanan darah rendah tidak memperhitungkan ketersediaan oksigen dalam otaknya.

Langsung saja bangun dari tidur, dan pergi ke kamar mandi tanpa memberikan kesempatan oksigen untuk naik dan berkumpul dahulu di otak. Akibatnya penderita sering jatuh di kamar mandi, dan bisa berakibat fatal.

Pengobatan Penyakit Hipotensi Secara Alami

Berikut adalah beberapa obat hipotensi alami yang dapat Anda konsumsi:

  1. Daun Kemangi

Daun kemangi juga dianggap sebagai makanan untuk darah rendah. Karena daun tersebut mengandung banyak magnesium, potasium, vitamin B5 dan vitamin C yang efektif untuk mengatur tekanan darah. Anda dapat meminum ekstrak daun kemangi yang dicampur madu setiap hari dengan keadaan perut kosong atau cara lainnya, dengan mengunyah 4-5 helai daun kemangi pada pagi hari setiap hari.

  1. Akar licorice

Akar licorice yang lain adalah obay alami yang memang sangat terkenal bisa membantu membuat keadaan tekanan darah dalam keadaan normal. Selain itu bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah rendah yang penyebabnya disebabkan oleh rendahnya tingkat hormon kortisol.

Kemudian hal ini akan menghasilkan suatu enzim yang akan memecahkan kortisol dan juga adrenalin yang bisa membantu mendukung fungsi yang baik. Hal ini juga sangat efektif untuk membantu menyembuhkan kelelahan yang kronis terjadi.

  1. Garam

Kalau obat darah rendah yang satu ini sepertinya sudah tidak asing lagi ya. Sudah menjadi rahasia umum jika sodium yang terkandung dalam garam dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karenanya untuk yang menderita hipertensi batasi asupan garam pada makanan.

Sebaliknya, untuk penderita hipotensi tingkatkan asupan garam dalam makanan sehari-hari, tapi jangan berlebihan juga. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa garam dapat memiliki efek tidak baik terhadap kesehatan jantung jika dikonsumsi berlebihan.

Untuk merasakan khasiat garam sebagai peningkat tekanan darah caranya cukup mudah, cukup campurkan satu setengah sendok teh garam ke dalam segelas air dan minumlah. Jika Anda kurang suka meminum air larutan garam, tambahkan saja lebih banyak garam ke dalam masakan atau makanan Anda.

  1. Kopi

Mengonsumsi kopi, coklat panas atau minuman berkafein lainnya juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda untuk sementara. Minumlah secangkir kopi di pagi hari atau bersamaan dengan sarapan atau makan siang, terutama ketika Anda sedang mengalami hipotensi ortostatik.

Maka dijamin, tekanan darah Anda yang tadinya rendah akan meningkat. Selain itu juga, kopi memiliki banyak manfaat lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh, selama tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.

  1. Kismis

Dalam pengobatan tradisional India (Ayurveda), kismis telah lama digunakan dan dianggap sebagai obat tradisional yang sangat baik untuk mengobati hipotensi secara alami.

Caranya cukup dengan merendam 30 sampai 40 kismis dalam secangkir air semalaman, lalu dipagi harinya Anda dapat memakan dan meminum air rendamannya. Lakukan pengobatan alami ini selama beberapa minggu atau selama sebulan dan lihatlah hasilnya.

  1. Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa yang juga mampu menstabilkan tekanan darah serta bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Untuk hasil yang maksimal, Anda cukup memakan 2 siung bawang putih mentah pada malam hari atau 1 jam sebelum tidur. Cara lain mengonsumsi makanan untuk darah rendah tersebut adalah dengan menambahkannya beberapa siung bawang putih pada masakan Anda.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..