skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab, Pengobatan Faktor Resiko Penyakit Ginjal

Penyebab, Pengobatan Faktor Resiko Penyakit Ginjal

Penyebab, Pengobatan Faktor Resiko Penyakit Ginjal – Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang bertugas dalam menyaring serta membuang limbah didalam tubuh lewat air seni.

Tidak hanya itu saja, ginjal juga memiliki beberapa fungsi lainnya seperti: menyeimbangkan kadar garam dan mineral, memproduksi rinen sebuah enzim yang bertugas mengatur tekanan darah, menjaga kesehatan tulang, serta berfungsi mengatur kadar senyawa aktif yang membantu otot-otot dan jantung tetap berfungsi.

Penyakit ginjal akut adalah kondisi ginjal yang secara tiba-tiba berhenti berfungsi. Jika kondisi ini tidak segera ditangani mengakibatkan kadar garam dan unsur kimia yang abnormal di dalam tubuh. Keadaan ini membuat organ lain terpengaruh dan tidak bisa bekerja dengan baik.

Adapun gejala yang mungkin timbul pada penderita penyakit ginjal yaitu:

– Rasa haus berlebih.

– Pusing saat mengubah posisi tubuh (ortostatik), ini disebabkan karena penurunan tekanan darah.

– Denyut nadi cepat (>100x/menit).

– Bibir kering.

– Produksi keringat berkurang.

– Nyeri pinggang.

– Nyeri di daerah perut bawah.

Penyebab dan Faktor Resiko Penyakit Ginjal

Mayoritas penyakit ginjal terjadi karena berkurangnya aliran darah ke ginjal. Berikut beberapa hal yang bisa menurunkan aliran darah ke ginjal:

– Beberapa obat-obatan tertentu yang bisa mengganggu suplai darah ke ginjal atau bahkan mengganggu ginjal. Contohnya obat anti inflmasi non-steroid (OAINS), obat untuk hipertensi, dan antibiotik tertentu.

– Jumlah darah yang dipompa jantung di bawah normal, ini terjadi karena penyakit jantung atau penyakit fungsi hati.

– Gangguan pada pembuluh darah, yang disebabkan pembengkakan dan penyumbatan pada pembuluh darah utama menuju ginjal.

– Cairan pewarna, yang digunakan pada uji pencitraan tubuh dan sinar X.

– Volume darah yang rendah, hal ini terjadi akibat perdarahan, muntah dan diare berlebihan, serta dehidrasi parah.

Selain karena berkurangnya aliran darah ke ginjal, penyakit ginjal juga bisa dipicu oleh dua penyebab berikut:

– Tersumbatnya saluran urine, sehingga limbah dari ginjal tidak bisa dibuang melalui urine.

– Kerusakan langsung di ginjal, yang bisa disebabkan oleh timbunan kolesterol, penggumpalan darah, glomerulonefritis, penyakit lupus, multiple myeloma, skleroderma, thrombotic thrombocytopenic purpura, infeksi, dan obat-obatan tertentu.

Ada beberapa hal yang meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ginjal, yaitu:

– Terkena infeksi parah.

– Mengalami dehidrasi.

– Berusia 65 tahun atau lebih.

– Sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit.

– Memiliki risiko tinggi menderita sumbatan saluran urine.

– Mengidap diabetes.

– Mengidap penyakit hati.

– Pembuluh darah pada lengan dan kaki tersumbat.

Pengobatan Penyakit Ginjal

Banyak pasien ginjal yang meninggal dalam waktu satu tahun, setelah terdiagnosa kanker ginjal dan tidak melakukan pengobatan. Dan, beberapa di antaranya dapat bertahan hidup selama 2 sampai 5 tahun. Penyakit ginjal yang diderita oleh pasien, jika dapat terdeteksi sejak dini dan segera melakukan pengobatan, tentu keadaan dan kondisi pasien dapat terkontrol dengan baik juga efektif.

Saat ini, sudah terdapat banyak jenis pengobatan penyakit ginjal yang dapat dilakukan oleh pasien. Selain melakukan operasi tradisional, kemoterapi, terapi radiasi, saat ini sudah terdapat berbagai teknologi canggih dalam minimal invasive kanker, seperti cryotherapy, ablasi frekuensi radio dan terapi kekebalan biologi yang membawa harapan baru untuk pasien kanker ginjal.

Metode pengobatan minimal invasif kanker ginjal adalah:

  1. Terapi kekebalan biologi

Sebagai awal dari pengolahan biologis adalah kekebalan tubuh, kanker ginjal bagian tengah dan akhir. Metode pengobatan ini secara signifikan dapat mengurangi tingkat kekambuhan pada kanker ginjal, dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang kelangsungan hidup pasien.

  1. Cryotherapy

Merupakan perkembangan metode pengobatan yang relatif baru dan mengalami kematangan lebih cepat, di bawah bimbingan dari metode ultrasound atau CT-Scan, jarum cryo di arahkan ke dalam tumor, lalu masukkan gas argon, sehingga suhu tumor dapat berkurang dengan pesat.

Kemudian masukkan helium untuk berubah menjadi rewarming, lalu membuat menjadi beku, dan rewarming menjadi dua siklus. Jaringan tumor dapat dihancurkan dengan siklus panas dan dingin. Cryotherapy merupakan efek samping dari terapi fisik.

  1. Radiofrequency ablation

Dalam mengobati kanker ginjal RFA, metode pengobatan ini adalah cara yang terbaik. Radiofrequency Ablation dapat membunuh langsung tumor di dalam ginjal, dan membunuh dengan cepat sel-sel kanker di bawah bimbingan perangkat pencitraan dan perkutan.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.