skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pengobatan Penyakit Hipotensi Yang Bisa Kamu Lakukan Dirumah!

Pengobatan Penyakit Hipotensi Yang Bisa Kamu Lakukan Dirumah!

Seseorang akan dikatakan menderita penyakit hipotensi jika tekanan darah (TD) yang dimiliki sistolik-nya hanya mencapai 90 mm Hg atau kurang dari itu. Sementara diastolik nya hanya 60 mm Hg atau kurang dari itu. Orang dewasa normal memiliki tekanan 120/90 mm Hg.

Kejadian penyebab darah rendah pada wanita dan laki-laki sama. Meskipun demikian, ada kecenderungan hipotensi terjadi pada wanita karena perdarahan, menstruasi berlebih atau darah berkurang sewaktu melahirkan.

Hipotensi hampir mirip dengan anemia. Anemia terjadi karena seseorang menderita kekurangan sel darah merah atau haemoglobin. Pengukuran anemia dilakukan melalui serangkaian test darah. Bahaya anemia hampir sama dengan hipotensi.

Sementara hipotensi terjadi bila seseorang mengalami tekanan darah yang cenderung lebih rendah dari tekanan darah normal. Pengukuran hipotensi melalui alat yang disebut tensimeter.

Jika terkena penyakit hipotensi, pengobatan secepatnya harus dilakukan, jangan Anda biarkan hingga berlarut-larut, sebab dapat mengakibatkan penyakit lain muncul. Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat, sebaiknya lakukan terlebih dahulu cara-cara sederhana dan aman ini untuk mengobati penyakit hipotensi:

  1. Gunakan stoking kompresi

Jika Anda mengalami hipotensi, ada baiknya untuk mencoba menggunakan stoking kompresi untuk mengatasinya. Stoking ini dapat memberikan tekanan ekstra pada kaki dan perut Anda, sehingga dapat membantu memperbaiki sirkulasi dan meningkatkan tekanan darah.

Namun, sebelum menggunakan stoking ini disarankan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter, karena tidak semua orang dapat menggunakannya.

  1. Berdiri secara bertahap

Selepas Anda bangun tidur di pagi hari, usahakan untuk tidak langsung berdiri tegak. Lakukan peregangan terlebih dahulu di tempat tidur atau mencoba gerakan fisik lainnya untuk meningkatkan detak jantung dan aliran darah di sekitar tubuh. Begitupun jika Anda ingin beranjak setelah duduk beberapa lama, usahakan untuk menggerak-gerakkan badan terlebih dahulu sebelum berdiri.

  1. Hindari berdiri dalam jangka waktu lama

Seringkali aktivitas sehari-hari dikantor atau diluar ruangan memaksa kita untuk berdiri lama. Namun tahukah Anda ternyata bukan hanya duduk terlalu lama saja yang dapat menimbulkan beberapa resiko kesehatan, berdiri terlalu lama pun sama akibatnya. Oleh karena itu usahakan untuk duduk atau berbaring sebentar jika Anda merasa sudah terlalu lama berdiri.

Selain mencegah timbulnya beberapa resiko kesehatan, cara ini juga diketahui dapat membantu mencegah hipotensi yang dimediasi secara neurologis (hipotensi yang disebabkan oleh miskomunikasi antara jantung dan otak).

  1. Hindari kafein di malam hari, dan batasi konsumsi minuman beralkohol

Pada dasarnya kafein dapat meningkatkan tekanan darah, namun perlu diperhatikan waktu konsumsinya. Sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol dimalam hari. Mengapa? karena kafein memiliki efek yang membuat tubuh ingin selalu kencing atau kita biasa menyebutnya dengan ‘beser’ sehingga dapat menyebabkan penurunan tekanan darah pada pagi harinya.

Nah begitupun juga dengan alkohol, seringnya konsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung alkohol dapat menurunkan tekanan darah. Selain memang mudharatnya lebih besar daripada manfaatnya, alkohol juga akan membuat tubuh dalam keadaan dehidrasi sehingga menyebabkan skala tekanan darah menurun.

  1. Makan dengan porsi kecil namun sering

Cara ini dapat membantu mencegah hipotensi postprandial (hipotensi setelah makan), terutama mengatasinya. Stoking ini dapat memberikan tekanan ekstra pada kaki dan perut Anda, sehingga dapat membantu memperbaiki sirkulasi dan meningkatkan tekanan darah.

Namun, sebelum menggunakan stoking ini disarankan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter, karena tidak semua orang dapat menggunakannya.

  1. Konsumsi lebih banyak garam

Jika biasanya para pakar merekomendasikan untuk membatasi konsumsi garam dalam makanan karena kandungan sodium yang dapat menyebabkan tekanan darah naik, lain halnya dengan penderita hipotensi. Bagi orang dengan hipotensi justru dianjurkan untuk meningkatkan asupan garam dalam makanan sehari-hari, karena garam dapat membantu meningkatkan tekanan darah.

Namun jangan berlebihan juga, karena pada kondisi tertentu konsumsi garam berlebihan malah akan memberi dampak buruk bagi kesehatan jantung, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. Jadi sebaiknya periksakan diri dulu ke dokter sebelum Anda meningkatkan asupan garam dalam makanan sehari-hari.

  1. Cukupi kebutuhan air sehari-hari

Cairan dapat meningkatkan volume darah dan membantu mencegah dehidrasi, keduanya menjadi faktor penting dalam mengobati hipotensi. Jadi untuk Anda yang memiliki hipotensi, biasakan untuk minum air putih dalam jumlah cukup, biasanya 8-10 gelas perhari, tergantung aktivitas Anda.

  1. Mengubah dosis obat

Jika ternyata penyebab hipotensi Anda akibat dari konsumsi obat, maka dokter akan mengubah dosisnya atau menyarankan menggunakan obat alternatif.

Oleh karena itu, ketika mengonsumsi obat-obatan sebaiknya Anda memantau terus tekanan darah Anda dan catatlah setiap perubahan yang terjadi sehabis mengonsumsi obat, terutama obat darah tinggi. Kemudian beritahukan segera ke dokter agar mendapat solusi terbaik.

  1. Obat-obatan

Jika memang diperlukan, Anda dapat mengonsumsi beberapa obat darah rendah di apotek yang dapat digunakan untuk mengobati hipotensi sesuai pentunjuk dokter. Misalnya obat fludrokortison, yang dapat meningkatkan volume darah dan sering digunakan untuk mengobati hipotensi.

  1. Mengobati kondisi yang mendasarinya

Jika setelah pemeriksaan, dokter mendapati hasil bahwa hipotensi Anda disebabkan oleh adanya kondisi kesehatan yang mendasarinya, mungkin Anda akan dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani tes dan perawatan lebih lanjut.

Misalnya, jika hipotensi itu terkait dengan masalah hormon, maka Anda akan dirujuk ke spesialis yang disebut endokrinologi yang mungkin akan meresepkan obat pengganti hormon.

Apa Itu Staminacare!?

Staminacare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Nanotechnology Organik yang di produksi khusus untuk mengatasi masalah Anda, yaitu Menjaga Stamina tubuh dan Memperkuat atau Meningkatkan Daya Tahan tubuh. Formula Organik Staminacare adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang Tim Formulator kami lakukan.

Formula Organik Staminacare mengandung asam amino esensial yang berfungsi untuk regenerasi sel. Berbagai protein esensial yang terkandung dalam Formula ini mudah untuk diserap oleh tubuh dan memberikan energi yang cukup untuk proses metabolisme tubuh..