skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pengertian Penyakit Diare Beserta Penyebabnya

Pengertian Penyakit Diare Beserta Penyebabnya

Penyakit Diare adalah salah satu gangguan perut yang terjadi secara umum baik untuk anak-anak atau orang dewasa. Diare akan membuat tinja menjadi lebih lunak, cair dan frekuensi buang air besar menjadi meningkat. Diare biasanya bisa disembuhkan selama dua atau tiga hari, bahkan jika tidak diobati. Serangan diare bisa terjadi pada semua orang termasuk bayi.

Diare bisa disebabkan karena gangguan perut yang bersifat sementara. Namun diare juga bisa disebabkan karena infeksi atau penyakit lain yang menyerang usus.

Berikut ini adalah beberapa penyebab penyakit diare:

  1. Infeksi virus

Diare tidak hanya disebabkan oleh infeksi dari bakteri tapi juga infeksi virus seperti cytomegalovirus, herpes virus, virus hepatitis, dan Norwalk virus.

  1. Parasit

Berbagai jenis parasit yang tinggal di dalam air atau makanan juga menyebabkan diare dan menjadi pemicu diare yang sering terjadi pada anak-anak. Beberapa jenis parasit yang menyebabkan diare adalah Entamoeba histolitica, Cryptosporidium, dan Giardia lamblia.

  1. Obat

Konsumsi obat jenis antibiotik yang berlebihan.

  1. Penyakit radang usus

Iritasi pada usus dan usus yang tidak bisa bekerja dengan baik.

  1. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri dari jenis Eschericia coli, Sammonella,Shigella, dan Campylobacter menjadi bakteri yang sering ditemukan pada penderita diare. Hal ini banyak ditemukan pada kasus keracunan makanan

  1. Alergi makanan

Anak-anak dan bayi sering mengalami diare karena menunjukkan reaksi alergi terhadap beberapa jenis makanan seperti susu dan makanan ringan yang mengandung berbagai bahan tambahan makanan.

Gejala Penyakit Diare

Diare biasanya terjadi dengan beberapa gejala awal, namun beberapa gejala ini bisa muncul dengan cepat sehingga sering tidak disadari. Beberapa gejala diare yang biasanya sering terjadi yaitu:

– Demam dan sakit kepala.

– Pada kondisi tertentu maka tinja bisa disertai dengan darah.

– Gejala diare yang disebabkan virus sering ditandai dengan darah dalam tinja, demam dan tubuh menggigil.

– Rasa sakit pada perut setelah buang air besar atau sebelum buang air besar.

– Perut kembung dan mual serta menjadi tidak nyaman karena sering buang air besar.

– Buang air besar sama sekali tidak dapat ditunda.

Penularan Penyakit Diare

Penyakit diare sebagian besar (75%) disebabkan oleh kuman seperti virus dan bakteri. Penularan penyakit diare melalui orofekal terjadi dengan mekanisme berikut ini:

  1. Melalui air yang merupakan media penularan utama

Diare dapat terjadi bila seseorang menggunakan air minum yang sudah tercemar, baik tercemar dari sumbernya, tercemar selama perjalanan sampai kerumah-rumah, atau tercemar pada saat disimpan dirumah. Pencemaran di rumah terjadi bila tempat penyimpanan tidak tertutup atau apabila tangan yang tercemar menyentuh air pada saat mengambil air dari tempat penyimpanan.

  1. Melalui tinja terinfeksi

Tinja yang sudah terinfeksi mengandung virus atau bakteri dalam jumlah besar. Bila tinja tersebut dihinggapi oleh binatang dan kemudia binatang tersebut hinggap dimakanan, maka makanan itu dapat menularkan diare keorang yang memakannya.

Pencegahan Untuk Penyakit Diare

Meskipun diare sering terjadi secara umum namun sebenarnya diare bisa di cegah. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah diare:

– Hindari konsumsi air yang sudah lama didiamkan di tempat tanpa dilengkapi dengan penutup.

– Sajikan makanan sesegera mungkin setelah masak dan hindari menyimpan makanan pada suhu kamar karena dapat memicu pertumbuhan bakteri diare.

– Jaga kebersihan lingkungan rumah dan tempat pekerjaan agar tidak terkena kontaminasi dari sumber bakteri, virus maupun parasit penyebab diare.

– Hindari konsumsi makanan yang kurang bersih dan tidak dijamin kebersihannya.

– Biasakan mencuci tangan setelah melakukan berbagai aktifitas. Cara mencuci tangan tangan yang benar yaitu dengan sabun atau bahan yang mengandung desinfekan selama 2o detik.

– Gunakan pembersih tangan ketika bepergian untuk mencegah bakteri penyebab diare masuk ke tubuh lewat tangan.

– Hindari mengkonsumsi makanan yang telah lama disimpan dalam mesin pendingin atau kulkas.

Anda dapat membaca artikel kita lainnya disini