skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab Penyakit Diare Pada Anak Balita

Penyebab Penyakit Diare Pada Anak Balita

Penyakit diare tidak hanya menyerang orang dewasa, penyakit yang di sebabkan oleh bakteri ini juga dapat menyerang balita anda di rumah. Penyakit yang tergolong tidak terlalu berbahaya ini mungkin juga akan memberikan dapat yang lebih buruk jika dibiarkan begitu saja.

Diare yang menyerang balita anda mungkin masih normal namun ketika diare yang dialaminya telanjur terus menerus juga akan buruk bagi kesehatan organ organ lainnya. Diare adalah penyakit yang gejalanya dapat dilihat. karena diare adalah sebuah penyakit yang menyerang saluran pencernaan.

Dan pada balita diare sangat dimungkinkan terjangkiti atau dialami mengingat balita masih belum lengkap pertumbuhan oragannya dan juga pengetahuan akan kesehatan masilah minim. Diare biasanya terjadi yaitu ketika anak mengeluarkan fases atau buang air besar lebih dari 4 kali dalam sehari.

Penyebab penyakit diare pada anak balita adalah:

– Terjadi infeksi parasit, virus bahkan jamur.

– Balita mengalami alergi pada makanan tertentu.

– Keracunan makanan.

– Mengkomsumsi jus secara berlebihan.

Beberapa penyebab diatas adalah salah satu penyebab balita terkena diare, jika anda tidak ingin anaknya mengalami penyakit diare sebaiknya anda menghindari beberapa hal tersebut, jangan terlalu memaksakan anak anda untuk makan atau minum jus karena jika terlalu banyak mengkomsumsi jus anak anda bisa mengalami diare.

Gejala penyakit diare pada anak balita yaitu:

– Balita yang mengalami diare biasanya akan muntah-muntah.

– Wajah dan tubuhnya akan terlihat lesu dan lemas.

– Balita mengalami demam diatas 39 derajat celcius.

– Jika balita BAB akan terdapat nanah dalam tinjanya.

– Tinja pada balita akan berwarna merah karena mengandung darah didalamnya.

Jika balita anda mengalami beberapa gejala diatas berarti balita anda sedang mengalami sakit diare, jika sudah seperti itu anda harus cepat membawanya kerumah sakit jangan samapai anak anda mengalami diare yang lebih lama karena bisa berakibat fatal untuk kesehatannya.

Pengobatan Penyakit Diare Pada Balita

Pengobatan penyakit diare pada balita yaitu:

– Antibiotik dan antiparasit tidak boleh digunakan secara rutin untuk anak yang sedang terserang penyakit diare, untuk kebanyakan kasus penyakit diare pada anak balita yang ada antibiotik yang diberikan kepada anak anda tidak ada manfaatnya, kecuali pada anak yang sedang mengalami disentri.

– Obat-obat antidiare meliputi antimotilitas (contoh loperamid), absorben (contoh norit) yang diberikan untuk anak anda tidak terbukti dapat memberikan efek yang baik dan nyata pada diare yang terjadi pada balita yang sudah akut.

– Diare membutuhkan penggantian cairan dan elektrolit tanpa melihat penyebabnya. Tujuan terapi diare yang dilakukan untuk anak anda yang disebut rehidrasi ini adalah untuk mengoreksi kekurangan cairan dan elektrolit secara cepat, kemudian mengganti cairan yang hilang sampai diare pada balita berhenti.

– Makanan harus diberikan terus untuk anak anda yang masih terus mengeluarkan kuman yang ada di dalam tubuhnya melalui kotoran anak. Semua cairan yang keluar dari dalam tubuh anak harus diganti dengan memberikan makan kepada anak anda lebih sering dari biasanya dan dengan porsi yang lebih sedikit tentunya. Ditambah lagi dengan frekuensi yang teratur.

Sebaliknya justru dengan pemberian antidiare akan memberikan efek yang membahayakan untuk tubuh anak anda. Obat-obat ini tidak boleh diberikan pada anak yang berusia kurang dari 5 tahun.

Cara mencegah penyakit diare pada anak balita adalah:

– Jika anak anda sering main dilantai sebaiknya anda selalu menjaga kebersihan lantai rumah jangan sampai lantai rumah anda kotor karena kuman bisa menempel pada balita saat dia bermain dilantai.

– Untuk para orang tua mereka juga harus menjaga kebersihan dirinya agar saat merawat balitanya para orang tua tidak menularkan mikroorganisme pada balitanya.

– Untuk balita yang masih mengkomsumsi ASI ataupun susu formula sebaiknya ibunya selalu menjaga kebersihan botol susu anaknya, jangan lupa untuk mencuci botol setiap hari dan merendamnya sebentar diair panas agar kuman dibotol bisa mati.

– Cuci tangan balita anda usahan agar tangannya selalu dalam keadaan bersih.

– Bagi balita yang sudah bisa mencerna makanan yang lainnya sebaiknya anda memperhatikan makanan dan minuman yang dikomsumsi balita anda terutama untuk kebersihan makanan dan minuman.

Anda dapat membaca artikel kita lainnya disini